Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (137)


__ADS_3

Setelah mendengar semua penjelasan dari Fabian, Siksa pun langsung melamun memikirkan bagaimana perasaan Aliya.


"Kak, bagaimana jika Aliyaa menyimpan perasaan yang sama dengan Kak Bian. Kisah cinta kalian pasti terhalang oleh Tante Miranda, Tante Miranda nggak mungkin mau mengalah kita lihat saja sekarang sikap nya sudah seperti itu dengan Aliyaa."


Irfan mulai memikirkan hal tersebut Miranda pasti berbuat nekad kepada Aliyaa jika dia mengetahui semuanya.


"Fabian, jika kamu benar-benar mencintai Aliyaa harus mau menerima apapun yang terjadi dengan Aliyaa dan harus bisa menjaga Aliyaa."


Fabian merasa sangat beruntung sekali, ternyata pengakuan ini memang yang terbaik untuk nya.


Dan dia tidak menyangka jika Irfan pun mendukung nya.


"Aku mencintai Aliyaa dengan cinta bukan dengan nafsu, dan aku pun pasti akan menjaga Aliyaa sampai akhir hidup kuu."


Siska melihat kesungguhan hati Fabian kepada Aliya.


"Aku dukung Kakak jika tujuan Kakak adalah untuk membuat Aliyaa bahagia, tapi aku mohon jangan sakiti hati Aliyaa dia sekarang sudah kekurangan kasih sayang dari Tante Miranda."

__ADS_1


Fabian tersenyum bahagia ketika mendengar perkataan dari Siska.


"Terimakasih banyak Siska kamu adalah sahabat terbaik untuk Aliyaa dan seseorang yang sangat baik sekali untuk Kakak."


Siska pun merasa sangat senang sekali ketika bisa mengetahui semuanya.


"Lalu kapan Kakak bisa mengatakan perasaan hati Kakak sama Aliyaa,? atau Kakak harus berterus terang dulu kepada Aliyaa atau memutuskan hubungan dengan Tante Miranda. Astaga Kak aku jadi pusing kalau ada di posisi Kakak."


Irfan pun langsung tertawa ketika mendengar perkataan Siska.


Siska langsung melirikan mata kepada Fabian dia melihat wajah Fabian yang mendadak menjadi lemas ketika mendengar perkataan Irfan.


"Ya, benar sekali masalah utama ada pada Miranda. Dia tidak mau melepaskan begitu saja mungkin karena dia sudah menghabiskan banyak uang untuk kuu dari juga yang membiayai kuliah kuu, dan belum lagi fasilitas yang lain nya mungkin dia rugi."


Fabian langsung menundukan kepalanya nya dia seperti tidak tahu harus bagaimana lagi untuk bisa lepas dari Miranda.


Siska pun langsung tersenyum manis kepada Om Irfan dia terus tersenyum kepada Om Irfan.

__ADS_1


Om Irfan pun di buat salah tingkah dengan Siska yang tiba-tiba terus tersenyum kepada nya.


"Kamu baik-baik saja kan Siska, kamu kenapa jadi seperti itu."


Irfan langsung menggeserkan kursi nya menjauh dari Siska.


"Om Irfan kan cinta sama Tante Miranda, kenapa Om Irfan nggak memperjuangkan cinta Om Irfan kepada Tante Miranda jadi bisa membantu Kak Bian juga kan. Bisa saling menguntungkan satu sama lain nya."


Fabian pun langsung tersenyum mendengar perkataan Siska.


"Yaaa, setuju sekali itu adalah cara mempermudah perjuangan ini. Fan ambil hati Miranda dengan ketampanan muu ituu."


Irfan pun langsung menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak semua yang kalian pikirkan, Miranda kenyataan lebih menyukai brondong daripada lelaki seumuran nya. Dia lebih memilih untuk menafkahi lelaki nya daripada di beri nafkah oleh seorang lelaki."


Fabian dan Siska pun langsung terdiam mereka berdua pun menyadari kenyataan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2