Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (128)


__ADS_3

Fabian terbaru dari tidurnya dia pergi ke kantor pagi-pagi sekali karena dia tahu Miranda tidak mungkin masuk berkerja.


"Ahhhhhh, hari ini adalah hari Aliyaa pulang dari Rumah Sakit. Aku tidak bisa bersama nya karena hari ini di kantor sangat sibuk sekali hmmm aku harus mengganti kan perkerjaan Miranda."


Fabian merasa sangat tidak semangat dan dia pun langsung berniat untuk menghubungi Siska.


"Lebih baik aku kirim pesan untuk Siska dan meminta Pak Denies untuk menjemput Siksa agar Aliyaa tidak terlalu sedih."


Fabian pun mulai mengeluarkan handphone dia mengirim kan pesan untuk Siska dan Pak Denies.


^^^* Siska, ini Kak Bian. Hari ini Aliyaa pulang dari Rumah Sakit, bisa kah kamu menemani Aliyaa nanti Kakak minta Pak Denies untuk menjemput kamu di Rumah sekitar pukul 08:00.*^^^


Setelah mengirimkan pesan untuk Siska, Fabian pun langsung mengirimkan pesan kepada Pak Denies.


*Pak Denies, hari saya tidak bisa menemani Aliya pulang dari Rumah Sakit karena harus mengantikan posisi Bu Miranda di kantor karena dia tidak masuk untuk berkerja. Tolong jemput Siska sekitar pukul 08:00 supaya Aliyaa tidak terlalu sedih.*


Setelah mengirimkan pesan untuk Siksa dan Pak Denies, Fabian langsung menjalankan mobilnya menuju ke kantor nya.

__ADS_1


"Miranda.... Miranda, di mana hati nurani mu sebagai seorang Ibu. Dulu kamu begitu sangat sayang dengan Aliyaa tapi sekarang menjadi seperti ini."


Fabian di perjalanan terus saja memikirkan Aliyaa dia sangat sedih tidak bisa ada di samping Aliyaa di saat dia sudah sehat tapi di sisi lain dia juga harus bertanggung jawab atas pekerjaan nya.


Fabian keluar dari mobil nya dia langsung berlari ke ruangan Miranda harus menyiapkan presentasi yang akan di lakukan pagi ini juga.


"Astaga aku harus prestasi jam 09:00, aku harus menyiapkan semuanya sendiri."


Fabian begitu sangat bertanggung jawab sekali dengan perkejaan karena posisi dia merupakan asisten pribadi Miranda.


Setelah menyelesaikan pekerjaan nya, Fabian langsung bersiap untuk pergi ke perusahaan lain.



Dan Fabian pun seperti yang mempunyai perusahaan tersebut, Miranda yang baru terbangun dari tidurnya pun tidak ingat sama sekali jika hari ini adalah hari yang sangat penting sekali.


Hari prestasi untuk berkerja sama dengan perusahaan yang sangat besar yang bisa berpengaruh besar terhadap perubahan perusahaan nya.

__ADS_1


Fabian mulai mempersiapkan diri nya untuk bisa memberikan yang terbaik untuk perusahaan Miranda.


Dia melakukan ini semua untuk Aliyaa bukan karena Miranda.


***


Siska terkejut ketika mendapatkan pesan dari Fabian.



"Astaga, Aliyaa dia kenapa yah. Kenapa aku nggak tahu kalau dia itu sakit hmmmm Yaa Tuhan Aliyaa semoga kamu baik-baik saja."


Siska pun langsung bersiap-siap karena dia akan di jemput oleh supir pribadi nya Aliyaa.


Siska langsung mengganti baju nya dan bersiap untuk segera pergi.


"Hmmmmmm, Aliyaa sakit apa ada hubungannya dengan pilihan dia menjadi seorang Dokter yah dan Tante Miranda tidak menyetujui nya dan akhirnya Aliyaa sakit."

__ADS_1


Siska begitu sangat hawatir sekali dengan Aliyaa dia cepat-cepat keluar dari kamar nya dan menunggu kedatangan mobil yang menjemput nya.


Siska begitu sangat tidak sabar sekali dia ingin segera bertemu dengan Aliyaa, Siska terus menunggu mobil yang menjemput dirinya.


__ADS_2