Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (96)


__ADS_3

Miranda yang langsung membalikkan badannya terkejut ketika melihat Fabian yang ada di belakang nya.


Wajah Fabian begitu sangat emosional sekali ketika melihat perlakuan Miranda kepada Aliyaa yang selalu saja di salahkan oleh Miranda.


"Masih belum cukup Miranda, kenapa hanya karena cinta kamu tega melakukan itu semua kepada Aliyaa. Aku pikir kamu telephone Aliya untuk menanyakan bagaimana kabar nya, dia sudah makan atau belum, semalam dia tidur di mana,".


Fabian begitu sangat Emosional sekali melihat tingkah laku Miranda yang semakin tidak masuk akal seperti orang yang despresi berat.


"Kamu tadi di kantor sudah menampar pipi ini, dan terus kamu melarang aku untuk pergi dari kantor sampai kamu rela di permalukan di depan para karyawan kamu. Dan sekarang kamu datang ke Apartemen ini dan marah-marah di telephone kepada Aliyaa, Miranda apa kamu masih normal ?."


Miranda hanya terdiam saja ketika mendengar perkataan Fabian dia menarik Fabian dan langsung memeluk erat tubuh Fabian.


"Aku sangat mencintaimu Fabian, aku tidak rela jika kamu meninggalkan aku. Aku berjanji aku akan memberikan 59% dari harta kekayaan hanya untuk kamu. Dan apapun yang kamu inginkan pasti akan aku berikan."


Fabian melepaskan paksa pelukan erat dari Miranda.

__ADS_1


"Harta kekayaan,? kamu pandang aku serendah itu Miranda. Aku masih mempunyai keluarga jika bicara tentang harta kekayaan aku sudah punya, tapi aku sekarang lebih ingin berjuang sendiri untuk bertahan hidup."


Perkataan Fabian semakin menggambarkan kalau sudah tidak ada lagi rasa cinta nya untuk Miranda.


"Apa yang membuat kamu menjadi berubah seperti ini Fabian, kamu tidak seperti Fabian yang dulu aku kenal kamu sekarang berubah total."


Fabian langsung tersenyum dan memegang pipi Miranda.


"Maksud muu Fabian yang dulu, Fabian yang bodoh yang mau menjadi lelaki simpanan yang di bayar hanya untuk memuaskan hasrat cinta kamu, Begitu maksud dari perkataan kamu itu hah?."


Fabian pun langsung menarik paksa Miranda agar dirinya bisa berdiri tidak bersikap seperti itu.


Tapi Miranda tetap tidak mau dia tetap memohon kepada Fabian.


"Apa yang kamu lakukan Miranda, jangan seperti ini kamu murahan sekali sampai harus bersikap seperti ini."

__ADS_1


Miranda pun hanya menggelengkan kepalanya berkali-kali, sambil memohon kepada Fabian.


Melihat sikap Miranda seperti itu tidak membuat hati Fabian menjadi luluh, dia merasa sangat kesal sekali dengan Miranda.


Fabian memilih pergi meninggalkan Miranda, dia berlari sangat cepat sekali agar Miranda tidak mengikuti nya.


Melihat Fabian yang lebih memilih untuk melarikan diri, membuat hati Miranda semakin di buat prustasi oleh Fabian.


Dan lagi-lagi Miranda pun membuat onar kembali, dia melampiaskan kekesalannya dengan melemparkan barang-barang yang ada di hadapannya dan membuat Apartemen itu menjadi sangat berantakan sekali.


Mendengar suara barang-barang yang di lemparkan oleh Miranda membuat Fabian semakin ketakutan sekali.


Dia mempercepat langkahnya dan akhirnya dia pun sampai di dalam mobil pribadi.


"Astaga, apa kabar gue kalau jadi suaminya bisa-bisa kalau gue bikin dia kesellll gue yang dia lempar dari jendela kamar nya."

__ADS_1


Fabian pun langsung menyalakan mesin mobil nya, dia menjalankan laju kendaraan dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali


__ADS_2