Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (166)


__ADS_3

Miranda terbangun dari tidur nya, dia berniat ingin sekali bertemu dengan Rendy hari ini juga untuk berbicara dengan Rendy rencana nya menjodohkan dengan Aliyaa..


"Ini adalah hari libur nasional jadi aku bisa berlama-lama untuk bertemu dengan Rendy. Oke baiklah aku harus segera bersiap-siap sekarang juga."


Miranda pun langsung pergi mandi dan bersiap-siap ber makeup cantik.


Setelah mereka sempurna Miranda menuju ke mobil nya, dan pergi untuk bertemu dengan Rendy.


Miranda yang sudah di berikan nomber handphone Rendy oleh Teman nya atau Mama Rendy pun memilih untuk menghubungi Rendy.


****Hmmmm, Hallo Rendy Perwira. Ini Tante Miranda Mama nya Aliyaa Mutiara, teman sekolah kamu dulu. Rendy sebelumnya Tante sudah membicarakan hal dengan Mama kamu dan sekarang Tante ingin bertemu dengan kamu bisa.*


*Baiklah Tante bisa kita bertemu di Caffe dekat taman bunga yaa Tante.*


*Oke baiklah, sekarang Tante menuju ke sana yaa***.*


Miranda di buat sangat bersemangat sekali untuk bisa bertemu dengan Rendy.


"Aku sangat yakin sekali jika Rendy akan setuju dengan perjodohan ini, karena dia dulu pernah menyukai Aliyaa."


Miranda dengan cepat mencari alamat Caffe tersebut hingga akhirnya ketemu dan Miranda yang datang duluan.


"Seperti nya Rendy belum juga datang di caffe ini, aku harus menunggu dulu."


Miranda pun duduk sambil memesan makanan yang akan mereka makan.


Sudah hampir 30 menit Miranda menunggu kedatangan Rendy.


"Astaga, lama sekali dia datang ke sini."


Miranda sudah merasa sangat kesal sekali menunggu kedatangan nya.


Ketika Miranda mau beranjak dari tempat duduk nya, tiba-tiba Rendy datang.


"Maafkan saya yaa Tante saya sangat telat sekali datang nya."

__ADS_1


Miranda pun duduk kembali dan tersenyum manis kepada Rendy Perwira.



Rendy Perwira.



" Okeh, nggak apa-apa koo Rendy, kedatangan Tante ke sini ingin sekali bisa menjodohkan kamu dengan Aliyaa. Sekarang Aliyaa sedang bersama dengan seseorang lelaki yang sebenarnya mempunyai perempuan yang masih sangat mencintai nya, bisa kah kamu membantu Tante, karena Tante tau kalau kamu juga menyimpan perasaan kepada Aliyaa sejak dulu."


Rendy pun langsung terdiam mendengar perkataan dari Miranda, Rendy menyangka jika Aliyaa menjalin hubungan dengan lelaki yang sudah beristri.


"Maksud Tante Aliyaa sekarang sedang menjalani hubungan dengan seorang pria yang sudah mempunyai istri,? sehingga Tante merasa sangat kasihan dengan perempuan itu dan memutuskan untuk aku mendekati Aliyaa."


Miranda terkejut sekali dengan apa yang di katakan oleh Rendy tapi Miranda merasa jika dia bilang Iyah Rendy pasti mau membantu nya.


"Iyaa Rendy, sebernarnya perempuan itu belum menikah dengan kekasih Aliyaa yang sekarang tapi dia akan segera menikah secepatnya karena mereka sudah menjalani hubungan 7 tahun lama nya dan kekasih Aliyaa lebih memilih untuk meninggalkan kekasih nya yang dulu demi Aliyaa."


Miranda pun terpaksa harus berbohong kepada Rendy agar bisa membantu rencana nya.


"Baiklah Tante saya akan mencoba untuk mendekati Aliyaa, saya nggak mau Aliyaa yang cantik dan pintar menjadi seorang perempuan perebut kebahagiaan orang lain."


"Ayoo, Rendy silahkan di nikmati makanan nya."


Rendy dan Miranda pun menikmati makanan yang sudah mereka pesan.


"Rendy bagaimana sekarang dengan perusahaan Papa kamu, apakah sekarang kamu yang memegang nya."


Miranda mulai mencari tahu tentang kekayaan yang di miliki oleh keluarga Rendy.


"Perusahaan semakin maju Tante aku bertanggung jawab di cabang nya saja, kalau yang pusat itu Papa yang bertanggung jawab."


Miranda pun langsung tersenyum jika Aliyaa bisa bersama dengan Rendy dia akan menjadi seorang ratu.


Kekayaan keluarga pun melebihi yang Miranda punya.

__ADS_1


"Tante pun berharap Aliyaa yang bisa menjadi pemimpin perusahaan ini, tapi ntah apa yang terjadi dia memilih untuk menjadi seorang Dokter Specialis Anak dengan beasiswa dan memilih untuk pergi dari rumah demi cita-cita nya itu."


Mata Miranda pun langsung berkaca-kaca dan membuat Rendy kasihan sekali dengan Miranda.


"Aliya lebih memilih untuk pergi dari rumah, apa itu karena keinginan menjadi seorang Dokter Specialis Anak atau karena lelaki tersebut."


Rendy mulai terbawa emosional nya dengan Lelaki yang sudah membuat Aliyaa berubah dan sangat kasihan sekali melihat Miranda yang menyendiri karena dia tau jika Aliyaa adalah anak tunggal kesayangan orang tua nya.


"Sudah yaa Tante, saya pasti akan membantu Tante membawa Aliyaa datang kembali ke rumah megah Tante dan membuat Aliyaa agar bisa melupakan Lelaki yang sudah merubah sikap Aliyaa."


Miranda pun terlihat sangat bahagia sekali dia memegang tangan Rendy.


"Terimakasih banyak ya Rendy, kamu sudah mau membantu Tante. Semoga kamu dan Aliyaa bisa berjodoh karena kalian memang sangat cocok sekali."


Rendy hanya tersenyum dan melihat jam di tangan nya.


"Tante seperti nya, aku harus pergi karena banyak sekali yang harus aku kerjakan. Maafkan saya yaa Tante tidak bisa berlama-lama bersama dengan Tante di sini."


Rendy pun langsung berdiri dari tempat duduk nya dan segera pergi meninggalkan Miranda sendiri.


Miranda tersenyum puas sekali rencana nya bisa berjalan dengan sangat mulus sekali.


"Maafkan Mama Aliyaa, Mama melakukan ini agar kamu bisa bahagia dengan lelaki yang bisa mencukupi kebutuhan lebih sempurna yang bisa membuat kamu menjadi seorang Ratu. Biarkan kita berdua bahagia dengan lelaki yang sudah Mama pilihan untuk kamu sayang. Kamu bersama dengan Rendy sedangkan Mama bahagia bersama dengan Fabian."


Miranda melanjutkan makan nya dia tidak sabar ingin melihat Rendy mendekati Aliyaa.


Miranda pun sangat tidak sabar sekali menyambut kedatangan Fabian ke pelukan nya kembali.


"Semua akan baik-baik saja dan indah pada waktunya, termasuk aku yang akan bahagia sekali bersama dengan Fsbism Putra."


Setelah mereka sangat puas Miranda pun langsung pergi dari tempat tersebut dia berniat untuk pergi ke salon kecantikan agar tetap terlihat sangat cantik ketika nanti dia bertemu dengan Fabian.


"Aku harus lebih rajin untuk perawatan kecantikan, karena aku tidak terlihat tua ketika bersama dengan Fabian aku harus lebih cantik dari para gadis-gsdis."


Miranda pun masuk ke dalam mobil nya dia menyalakan mesin mobil nya menuju ke salon kecantikan langganan nya.

__ADS_1


Di perjalanan menuju ke salon kecantikan Miranda tidak hrnti,-hrnti nya tersenyum membayangkan dia bisa bersama dengan Fabian kembali.


Karena Miranda sangat yakin sekali jika Rendy pasti berhasil untuk bisa membuka Aliyaa kembali ke rumah dan mengambil hati Aliya agar bisa menjalani hubungan dengan Rendy sampai ke arah pernikahan yang bahagia untuk Aliyaa Mutiara.


__ADS_2