Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (155)


__ADS_3

Fabian pun langsung tersenyum kepada Dokter Nadia.


"Iya Dokter saya Fabian kekasih Aliyaa Mutiara."


Dokter Nadia pun langsung memilih untuk pergi karena dia merasa berada di tengah-tengah yang salah.


"Oke, saya permisi dulu yaa Fabian."


Dokter Nadia pergi dan Fabian pun masuk ke ruangan Miranda.


Miranda pun langsung tersenyum kepada Fabian.


"Sayaaaaang, kamu datang juga ke sini. Terimakasih banyak yaa kamu begitu sangat perhatian sekali sama aku."


Fabian merasa sangat aneh sekali melihat perlakuan Miranda terhadap nya.


Di malam itu dia emosional sekali dengan nya sampai melukai fisik nya dan sekarang seketika dia bersikap manis kepada nya.

__ADS_1


"Buu Miranda yang terhormat, kedatangan saya ke sini untuk mengatakan sesuatu tentang perusahaan. Bisa kah Bu Miranda bertanggung jawab atas semua perkejaan ibu sebagai pemilik Perusahaan dan tidak bersikap seperti ini, selalu bolos berkerja di saat situasi penting di perusahaan."


Fabian terlihat sangat emosional sekali dia seperti di jadikan boneka oleh Miranda yang bisa bersikap semua nya.


"Yaa, aku minta maaf ketika kamu harus mengganti posisi aku di saat ada rapat penting di perusahaan. Tapi kenyataannya kamu bisa kan sayaaaaang kamu mampu untuk mengerjakan nya dengan sangat sempurna sekali."


Fabian merasa sangat terganggu sekali dengan sebutan kata sayang yang di sebutkan oleh Miranda.


"Bisakah kamu tidak lagi bersikap seperti itu, aku terganggu sekali jangan sebut kata itu."


Miranda pun semakin tidak bisa menyembunyikan perasaan hati kepada Fabian.


Miranda memegang tangan Fabian dan mencoba untuk mencium nya tapi Fabian langsung melepaskan genggaman tangan Miranda.


"Fabian, aku berniat untuk mencoret nama Aliyaa sebagai hak waris di keluarga ini dan mengganti dengan nama kamu Fabian aku melakukan ini karena aku yang terlalu sayang kamu."


Fabian tidak habis pikir dengan apa yang Miranda lakukan sampai dia mengganti nama anak kandung nya sendiri hanya demi cinta yang berlebih-lebihan.

__ADS_1


"Miranda kamu terlalu berlebih-lebihan sekali tapi aku tetap mencintai Aliyaa bukan kamu. Cinta aku kepada Aliyaa sangat tulus sekali bahkan walaupun sekarang kita tinggal satu rumah. Aku tidak berani untuk menyentuh Aliyaa sedikit pun."


Miranda pun merasa sesak ketika mengetahui jika Aliya dan Fabian tinggal satu rumah.


"Kalian tinggal berdua,? apa maksud nya ini hah. Kalian berdua tidak bisa tinggal bersama kalian berdua tidak punya ikatan hubungan sebagai suami istri."


Fabian pun langsung tersenyum dan sedikit tertawa mendengar ucapan Miranda.


"Jangan seperti itu Miranda lalu bagaimana dengan perlakuan muu dulu seperti apa, tinggal bersama dengan lelaki yang tidak mempunyai suatu hubungan."


Fabian pun merasa sangat cukup sekali untuk bertemu dengan Miranda yang terlihat baik-baik saja.


"Kalau begitu waktu pergi karena ada perempuan yang menunggu kedatangan ku di rumah."


Fabian pun memilih untuk pergi meninggalkan ruangan Miranda.


"Kedatangan muu hanya membuat tensi kuu semakin tinggi saja Fabian, tapi aku tidak akan pernah menyerah untuk bisa mendapatkan cinta kamu kembali."

__ADS_1


Fabian yang mendengar perkataan Miranda pun mengabaikan nya dia melanjutkan langkah kaki untuk pergi dari ruangan Miranda Larasati.


__ADS_2