Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (94)


__ADS_3

Dengan penuh emosi Fabian pun melepas paksa genggam tangan Miranda dan membuat Miranda sampai terjatuh di lantai.


Fabian tidak memperdulikan Miranda sama sekali dia langsung berjalan lurus, para karyawan nya pun tidak berani membantu Miranda karena mereka tahu itu hanya membuat mereka Sakit hati dengan perkataan Miranda.


Miranda pun berusaha untuk berdiri sendiri tampa bantuan seorang pun, dia langsung berjalan menuju ke ruangan nya.


***


Di saat Ibu nya dengan berkonflik hebat dengan Fabian, Aliya malah membawa Siska untuk pergi berjalan-jalan.


Aliya menelephone supir pribadi nya untuk bisa mengantarkan nya pergi bersama dengan Siska, supir pribadi nya pun merasa sangat senang karena Aliya yang tidak pulang semalaman masih sehat dan ceria.


Siska mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan Aliya dan melupakan hal-hal berat yang sudah terjadi di kehidupan nya.


__ADS_1


Siska memaksa Aliya untuk bisa tersenyum manis kembali danAliya pun langsung upload foto tersebut ke ig nya.


"Akan aku upload biar mereka tahu aku baik-baik saja, mereka pikir aku akan terus menangis untuk mereka hemmmmm."


Foto tersebut langsung di lihat oleh Fabian dan Miranda, dua reaksi yang berbeda ketika melihat ekspresi wajah Aliyaa.


Miranda yang langsung duduk di kursi kerja nya langsung memilih untuk mengambil handphone nya dan membuka akun ih nya, dan ternyata dia melihat postingan Aliya yang sedang tersenyum manis bersama dengan sahabat nya.


"Masih bisa nya dia seperti ini, pergi berjalan-jalan bersenang-senang bersama teman nya sedangkan dia tidak pulang semalaman ke rumah."


Sedangkan reaksi Fabian yang sedang berada di kantin perusahaan ketika melihat foto kebersamaan Aliya dan Siska langsung tersenyum manis.


"Bahagia selalu Aliya yakin kamu wanita tangguh dan kuat, sikap cuek kamu yang mengalahkan sikap emosional Mama kamu."


Rasa emosi Fabian seketika hilang ketika dirinya melihat senyuman manis Aliya.

__ADS_1


"Hah malas rasanya jika harus meneruskan pekerjaan, jika Miranda mengeluarkan dia harus membayar perjanjian masa kontrak kerja selama 3 tahun."


Fabian pun memilih untuk pergi dari perusahaan Miranda, dia berniat untuk tidak lagi menggunakan mobil dan Apartemen Miranda karena dia memang sudah tidak ada rasa cinta sedikit pun.


Fabian meninggalkan mobil tersebut di parkiran mobil perusahaan Miranda dan sebelumnya dia mengirimkan pesan terlebih dahulu kepada Miranda.


*Miranda, mobil yang pernah kamu berikan aku simpan di tempat parkir. Nanti kunci Apartemen pun akan aku berikan kepada kamu*


Fabian pun langsung pergi dengan menggunakan taksi dan dia berniat untuk pergi ke rumah nya untuk mengambil mobil pribadi nya.


Semenjak bersama dengan Miranda, Fabian tidak pernah berkunjung ke rumah keluarga nya. Dia yang memilih hidup bebas sebagai lelaki simpanan Miranda yang di tanggung kehidupan nya oleh Miranda.


Bahkan Miranda juga yang kuliah kan Fabian sampai gelar nya sarjana bisnis.


"Gue ninggalin keluarga gue demi Miranda dan itu membuat gue bodoh, cuman karena gue bisa hidup bebas tampa tuntutan dari Papa yang nyuruh gue harus jadi seorang Dokter seperti Papa dan Kakak gue."

__ADS_1


Fabian merasa sangat berat sekali untuk bisa kembali ke rumah nya, dia takut keluarga sudah tidak mau menerima kehadiran nya lagi di rumah nya.


__ADS_2