
Aliya dan Fabian menghabiskan waktu kebersamaan mereka berdua tampa di sadari waktu sudah menunjukkan pukul 21:30.
Aliya melihat jam di handphone nya, dia pun langsung menyuruh Fabian segera pergi karena dia harus meeting bersama dengan Mama nya.
"Yaampuun Kak, coba lihat sekarang jam berapa 30 menit lagi jam 10 malam. Kakak harus cepat bersiap-siap nanti kakak telat Mama marah-marah."
Fabian merasa sangat berat sekali untuk berpisah dengan Aliyaa, apalagi pertemuan mereka berdua membicarakan tentang rencana pernikahan mereka.
"Iyah, Kakak pergi yah. Kamu baik-baik yah dan langsung istrirahat ingat besok kamu harus pulang ke rumah sudah tidak ada perpanjangan waktu untuk menginap di rumah sakit ini."
Aliya pun langsung tersenyum dan Fabian mengantarkan Aliya ke dalam ruangan nya.
Fabian merasa sangat berat sekali harus berpisah dengan Aliyaa dia masih ingin bersama dengan Aliyaa.
Fabian mengendong Aliyaa ke tempat tidur nya, dia tersenyum manis sambil memandangi wajah cantik Aliyaa.
Fabian mengelus rambut Aliyaa dan tiba-tiba mencium kening Aliyaa dan membuat Aliyaa terkejut dan terdiam tidak bergerak sedikit pun.
Fabian tersenyum melihat ekpresi wajah Aliyaa yang kelihatan kaget sekali.
__ADS_1
"Kamu istirahat yah Aliyaa, Kakak sayang kamu."
Fabian pun langsung pergi dari ruangan Aliyaa dengan langkah kaki yang berat dia membalikkan badannya dan tersenyum manis kepada Aliyaa.
Aliya merasa di buat membeku dengan sikap dan perkataan Fabian kepada nya.
"Kakak sayang kamu, hmmmmmmm."
Aliya langsung memejamkan mata nya dia memaksa untuk bisa langsung tidur.
Fabian masuk ke dalam mobil nya beruntung dia menyimpan baju di dalam mobil nya, dia memilih untuk menganti pakaian di dalam mobil.
Fabian menjalankan mobilnya dengan perasaan yang binggung sekali dia begitu sangat mencintai Aliyaa bukan Miranda dan begitu sangat nyata sekali dia rasakan di malam ini.
"Haruskah jujur kepada Miranda, jika yang ku cinta adalah Aliyaa bukan dirinya. Lalu bagaimana jika hipertensi langsung kambuh dan dia tidak sadar kan diri di tempat dan pasti akan menjadi tersangka."
Miranda mempersiapkan semuanya dengan sempurna sekali, dia pun memilih pakaian yang sangat cantik sekali dia ingin membuat Fabian menjadi jatuh cinta kepada nya.
"Aku harus memperbaiki make up ku ini, Fabian harus terpesona dengan kecantikan ku malam ini dia harus mengatakan perasaan kepada ku malam ini."
__ADS_1
Miranda pun membawa cermin dia menaruh nya di samping nya, dia sudah sangat siap sekali menunggu kedatangan Fabian di meja makan yang sudah dia persiapan dengan sempurna sekali.
Alunan musik biola mengisi ke romantis mereka berdua, Fabian pun tiba di tempat tersebut.
Dia sudah menyangka jika Miranda menyiapkan semuanya dengan sangat mewah sekali.
Fabian langsung masuk ke dalam tempat tersebut.
Fabian melihat Miranda yang tersenyum manis melihat kedatangan dirinya dengan sangat cantik sekali.
Miranda begitu sangat cantik sekali seperti seorang putri yang menunggu pangeran nya datang.
Fabian pun langsung menghampiri Miranda dan duduk di samping kursi Miranda.
"Kamu sangat tampan sekali malam ini Fabian dan aku sangat menyukai penampilan mu malam ini."
__ADS_1
Fabian hanya bisa tersenyum ketika Miranda memuji ketampanan nya.