Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (176)


__ADS_3

Rendy datang kembali ke kampus Aliyaa dan Siska pun langsung di buat deg-deg an ketika melihat Rendy.


"Aliya, boleh kan aku ke sini lagi untuk bisa bertemu lagi dengan kamu dan teman kamu yang imut itu."


Siska pun tersenyum malu ketika dia mendengar jika Rendy menyebutkan imut.


"Ohhh, yaa nggak apa-apa ko Ren lagian kita nggak lagi sibuk Koo. Kita berdua sudah selesai kuliah."


Ini adalah kesempatan Rendy untuk mengajak Aliyaa untuk makan bersama dan Rendy pun bisa mengetahui rumah Aliyaa ketika nanti dia mengantar kan Aliyaa pulang.


"Aliya bagaimana kalau sekarang kita makan dulu, supaya kita bisa lebih akrab lagi kan lebih dekat lagi."


Aliya langsung melirikan mata nya kepada Siska karena Aliyaa tidak mungkin pergi hanya berdua saja.


Siska pun terlihat sangat binggung sekali ketika Aliya tiba-tiba menatap mata nya.


"Ohhhh, kalau kalian berdua mau makan yaa silahkan saja. Aku bisa langsung pulang Koo."


Siska merasa kehadiran menggangu kebersamaan mereka berdua.


Aliya memegang tangan Siska dia tidak mau Siska pergi dan meninggalkan nya hanya berdua saja dengan Rendy.

__ADS_1


Rendy yang menyadari maksud dari Aliyaa dia pun langsung berdiri dari tempat duduk nya.


Dan juga memegang tangan Siska juga, Siska pun merasa tidak mengerti maksud dari Aliyaa dan Rendy memegang tangan nya.


"Siska, kamu juga ikut yaa bersama dengan kita. Kamu jangan pergi nanti Aliyaa merasa tidak nyaman jika hanya kita berdua saja."


Siska pun hanya menundukkan kepalanya dia tidak tahu harus berkata apa.


"Aku mau pergi bersama dengan kamu tapi iya bersama dengan Siska, aku tidak mau hanya pergi sendiri saja."


Rendy pun langsung tersenyum dan dia pun mengajak Siska dan juga Aliyaa untuk berjalan menuju ke mobil nya.


Aliya pun langsung menarik tangan Siska dan mereka pun memilih untuk duduk di belakang mobil berdua.


Rendy merasa jika Aliyaa sangat menghargai sekali perasaan kekasih nya, sampai dia tidak mau pergi hanya berdua saja dengan nya.


"Aliya kamu mau kita pergi ke Restoran mana,? apakah kamu tau di mana Restoran yang enak dan nyaman."


Siska pun langsung tersenyum kepada Aliyaa dia ingin menyebutkan Restoran Om Irfan.


Aliya yang tau maksud dari keinginan Siska pun langsung menjawab pertanyaan dari Rendy.

__ADS_1


"Restoran mana pun itu pasti sangat enak sekali, jadi terserah kamu saja Rendy kita berdua mengikuti saja yang kamu mau."


Siska pun langsung terdiam dia seperti patung diantara mereka berdua.


Siksa merasa jika Rendy mempunyai perasaan kepada Aliyaa.


Karena tidak mungkin dia selalu saja datang untuk menemui Aliyaa.


Rendy terus saja memandangi wajah cantik Aliyaa dia seperti di buat sangat tenang sekali ketika melihat wajah Aliyaa.


Rendy tidak sabar untuk menunggu datangnya hari esok di mana kekasih Aliyaa yang harus bertugas selama tiga hari di luar kota.


Ini menjadi kesempatan Rendy untuk bisa menemui Aliyaa kapan pun Tampa harus tsjut ketahuan oleh kekasihnya.


Siska memainkan handphone nya sedangkan Aliyaa fokus melihat perjalanan.


Rendy berencana untuk membawa Aliyaa dan Siska ke Restoran Korean.


Restoran tersebut cukup jauh sekali jika dari kampus Aliyaa.


Aliya mulai terasa sangat lapar sekali tapi Restoran nya belum juga di temukan.

__ADS_1


__ADS_2