Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (253)


__ADS_3

Aliya terus memandangi wajah Mama nya yang begitu sangat jutek kepada nya.


"Sudah lah Mam jangan seperti itu kepada kuu, Mama itu sudah tua tidak pantas bersikap seperti itu. Apa karena Mama ini karena terlalu lama berhubungan dengan lelaki yang lebih muda dari umur Mama."


Miranda langsung menatap sinis kepada wajah Aliyaa.


"Apa maksud ucapan kamu Aliyaa ? kamu tidak sopan sekali kepada Mama kamu sendiri."


Miranda sangat emosional sekali mendengar perkataan Aliyaa kepada nya.


"Sudahlah Mam, aku sudah tahu semuanya. Kalau Mama itu mempunyai lelaki simpanan selama ini. Dan lelaki itu adalah Kak Fabian kan Mam ? Mama ternyata membeli cinta Kak Fabian selama ini dan pantesan saja Kak Fabian tidak mau respon cinta dari Mama."


Miranda merasa sangat terkejut sekali mendengar perkataan Aliyaa seperti itu dan dia mulai berpikir siapa yang mengatakan itu semua kepada Aliyaa.


"Kamu jangan sembarang kalau berbicara yaa Aliya, berkata jika Mama mempunyai lelaki simpanan. Jaga ucapan kamu kenapa orang tua kamu".

__ADS_1


Miranda masih saja tidak mau mengakui nya dia terus saja mengelak dari Aliyaa.


"Kak Fabian sendiri yang bilang langsung sama aku semuanya dan sekarang aku sudah tahu."


Aliya bergegas untuk pergi dari ruangan tersebut, karena dia merasa sudah selesai berbicara dengan Mama nya.


"Aku pergi kuliah dulu yaa Mam, aku takut telat apalagi ini adalah hari pertama aku masuk kuliah. Dan aku juga sekarang tinggal bersama dengan Dokter Nadia jadi kalau Mama mau main ke rumah itu silahkan saja yaa bebas, aku sudah tidak ada lagi di rumah itu."


Aliya langsung pergi dari ruangan tersebut dan Miranda merasa sangat malu sekali ketika Aliyaa mengetahui semuanya.


Tapi sekarang ketika Aliyaa mengetuk semua Miranda merasa sangat malu sekali apalagi Aliyaa menyebut jika dirinya mempunyai lelaki simpanan.


"Aliya sekarang pasti berpikir negatif kepada aku, aku di pandang rendah oleh Aliyaa ahhhhhhh kenapa jadi seperti ini sih."


Miranda merasa kebingungan sekali bagaimana cara nya dia menjelaskan kepada Aliyaa agar Aliyaa tidak berpikiran negatif terhadap dirinya.

__ADS_1


"Aku harus menjelaskan semuanya kepada Aliyaa, aku memang menginginkan Fabian bersama dengan kuu tapi bukan seperti ini seakan-akan aku yang memaksa di cinta oleh Fabian karena uang bukan karena ketulusan cinta Fabian."


Miranda memilih untuk menghubungi Fabian, dia terus menghubungi Fabian tapi tidak di jawab panggilan telephone nya.


"Nomber handphone nya aktif tapi kenapa dia tidak mau menjawab panggilan telephone dari aku, padahal ini sangat penting sekali."


Miranda mencoba untuk mengirimkan pesan singkat kepada Fabian.


*Fabian, kita harus bertemu seperti nya besok aku pulang dari rumah Sakit. Kita ketemuan yaa tadi Aliyaa datang dan menceritakan semuanya kepada aku, aku tidak mau Aliya merendahkan kuu sebagai Mamanya sendiri. Aku ingin kita bilang kepada Aliyaa jika aku wanita yang tidak seperti yang dia pikirkan.*


"Semoga saja Fabian langsung membaca pesan dari kuu ini dan membalas pesan dari ku ini. Hmmmmm semoga saja."


Miranda begitu sangat gelisah sekali dia takut Aliya menceritakan semuanya kepada Siska dan Irfan.


"Jangan sampai Siska apalagi Irfan mengetahui semuanya jika Fabian itu adalah kekasih simpanan ku dan kekasih bayaran kuu, aku tidak mau itu semua terjadi."

__ADS_1


__ADS_2