Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (265)


__ADS_3

Mereka pun langsung duduk berhadapan dan Fabian memilih untuk menundukkan kepalanya.


Aliya merasa sangat kebingungan sekali apa yang sebenarnya terjadi.


"Aliya kamu adalah wanita yang sangat cantik sekali yaa, Fabian tidak salah memilih wanita untuk masa depan nya."


Aliya hanya tersenyum ketika mendengar perkataan tersebut.


"Aliya kedatangan Kakak ke sini dengan Ibu, ingin sekali menyakinkan kamu kalau Kakak ini benar-benar ingin serius berhubungan bersama dengan kamu. Mungkin dengan kedatangan Kakak ke sini bersama dengan Ibu bisa membuat kamu percaya karena tidak mungkin Kakak berbohong di depan orang tua Kakak."


Siska langsung memegang tangan Aliyaa dia tersenyum manis kepada Aliyaa.


"Aliya Kakak ini kita segera menikah saja, agar tidak ada lagi permasalahan di hubungan kita ini. Dan kita bisa saling percaya dengan ikatan pernikahan kita."


Aliya pun langsung memandangi wajah Dokter Nadia, karena dia harus meminta restu dari Mama nya hal yang sangat tidak mudah.


"Aku harus meminta ijin Mama Miranda, karena bagaimana pun juga dia adalah orang tua ku satu-satu nya. Dan itu bukan suatu hal yang mudah untuk meminta restu dari nya."

__ADS_1


Dokter Nadia merasa sangat kasihan sekali dengan Aliyaa, karena dia pun berbicara dengan Miranda hanya membuat Miranda menjadi sangat emosional sekali.


"Mama Aliya dia memiliki penyakit hipertensi dan dia sangat enk sekali dan membuat Aliyaa mungkin mereka was-was."


Liana merasa ada yang di sembunyikan diantara mereka.


"Apakah hubungan Aliyaa tidak baik dengan dengan Mama nya,?"


Fabian pun langsung menjawab pertanyaan dari Ibu nya.


Mendengar perkataan Fabian, Lina semakin mengagumi Aliya dengan semua kepribadian nya.


"Kamu yang sabar yaa Aliyaa, semoga nya pasti akan indah pada waktunya."


Aliya merasa sangat senang sekali ketika melihat Liana yang begitu sangat baik kepada nya.


"Jadi Aliyaa bagaimana ini kamu mau kan bersama kembali dengan Kak Fabian, kamu percaya kan kalau Kak Fabian itu sungguh-sungguh sama kamu. Ayolah Aliyaa kasih jawaban nya sekarang juga."

__ADS_1


Siska mencoba untuk memotong pembicaraan mereka karena sebenarnya yang mereka inginkan itu jawaban dari Aliyaa bukan menceritakan tentang kehidupan Aliyaa.


Aliya merasa sangat malu sekali dia yang sebelumnya selalu saja marah-marah terhadap Fabian.


Dan sekarang dia melihat keberanian Fabian untuk mengatakan perasaan hati nya bersama dengan orang tua nya.


"Hmmmmm, iya aku mau menikah dengan Kak Fabian."


Jawaban Aliyaa membuat Fabian langsung tersenyum manis kepada Aliyaa dia sangat tidak menyangka jika Aliyaa dengan mudah nya menerima kehadiran kembali ke dalam hati nya.


Dokter Nadia pun langsung memeluk erat Aliyaa dia merasa sangat senang sekali ketika Aliyaa yang sebentar lagi mempunyai seorang yang bertanggung jawab kepada nya.


"Aliyaaaaaaa, akhirnya kamu akan menikmati masa-masa indah kamu. Dokter mereka sangat senang sekali sebentar lagi kamu akan ada yang menjaga kamu sayaaaaang."


Dokter Nadia begitu sangat sayang sekali kepada Aliyaa dia seperti memeluk anak kandung nya sendiri.


Aliya pun merasa sangat bahagia sekali ketika dia mendapatkan kebahagiaan kasih sayang yang luar biasa dari Dokter Nadia.

__ADS_1


__ADS_2