Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (151)


__ADS_3

Aliya selesai mandi dan dia pun keluar dari kamar nya.


"Aku sudah mandi dan wangi sekali sekarang waktunya untuk sarapan pagi."


Aliya mulai menyadari jika dia tidak melihat handphone nya.


"Handphone kuu di mana yaa,"


Aliya pun kembali masuk ke dalam kamar untuk mencari handphone nya.


Fabian yang menyimpan handphone Aliyaa pun langsung mengaktifkan handphone Aliyaa.


Dan terdapat panggilan telephone dari Mama nya, Fabian pun langsung menghapus riwayat panggilan telephone tersebut.


Fabian masuk ke dalam kamar Aliyaa yang sedang sibuk mencari handphone nya.


"Aliya kamu mencari handphone kamu ini ada di sini tadi malam Kakak menyimpan nya."


Aliya pun langsung membalikkan badan nya, dan langsung mengambil handphone nya di tangan Fabian.


"Terimakasih Kak, aku mencari nya sampai pusing."


Fabian pun tersenyum manis melihat Aliyaa.


"Terimakasih banyak yaa, kamu sudah mau bangun pagi dan membuatkan sarapan pagi."

__ADS_1


Fabian pun menarik tangan Aliyaa agar bisa segera memakan masakan nya.


"Ini kan hanya nasi goreng dan telur dadar saja loh kak, ini nggak ada yang spesial nya."


Fabian pun langsung menunjukkan tangan nya kepada Aliyaa.



"Special dengan rasa cinta pasti sangat luar biasa sekali rasa nya."


Fabian memakai bando bunga-bunga ungu kepada Aliyaa.


Dan Fabian langsung mengeluarkan handphone nya untuk memotret Aliyaa.



"Cantik sekali kamu Aliyaaaaaaa."


Ketika Aliyaa memulai untuk menikmati sarapan pagi nya.


Handphone Fabian terus saja bergetar di meja makan dan membuat Aliyaa menghentikan makan nya.


"Kak seperti nya itu banyak sekali pesan yang masuk ke handphone Kakak, seperti nya sangat penting sekali Kaa."


Fabian langsung melihat handphone yang ternyata semua panggilan telephone tidak terjawab dan puluhan pesan dari Miranda.

__ADS_1


Fabian pun mengabaikan nya dan dia fokus kembali dengan sarapan pagi nya.


"Hari ini Kakak libur untuk berkerja Kakak ingin menghabiskan waktu bersama dengan kamu."


Aliya pun hanya bisa tersenyum manis ketika mendengar perkataan Fabian.


"Aliya, jika banyak orang yang bertanya kepada kamu. Kamu bilang saja kalau itu adalah Adik Kakak kita berpura-pura sebagai Kakak beradik dan Kakak berjanji tidak akan berbuat negatif terhadap kamu."


Fabian melakukan hal tersebut karena dia ingin melindungi Aliyaa.


Dia bisa saja pergi dari rumah ini dan tinggal di Apartemen atau hotel tapi Fabian sangat hawatir jika suatu saat Miranda mendatangi nya.


"Baiklah Kak, maafkan aku yang selalu merepotkan Kakak yaa."


Aliya merasa sangat malu sekali ketika dia selalu saja merepotkan Fabian di saat dia di posisi seperti ini.


"Tidak apa-apa Aliyaa, Kakak melakukan ini semua nya karena tulus sayaaaaang kamu."


Aliya pun langsung tersenyum sambil mengambil sendok untuk di berikan kepada Fabian.


"Makan yang banyak yaa, agar selalu kuat melindungi aku. Kapan pun di mana pun yaa."


Fabian pun merasa terbang berbunga-bunga ketika dia mendapatkan perhatian dan sikap manis dari Aliyaa.


Fabian merasa sangat beruntung sekali ketika dia bisa di pertemuan dengan Aliyaa di dalam kehidupan nya sekarang ini.

__ADS_1


Aliya bisa membuat nya berubah dan membuktikan jika ada cinta yang tulus tampa harus menggunakan uang. Uang yang hanya untuk bisa membuat kebahagiaan bayaran.


Fabian terus tersenyum memandangi wajah cantik Aliyaa Mutiara


__ADS_2