Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (190)


__ADS_3

Setelah sudah telephone nan dengan Fabian, Siska memilih untuk langsung turun dari kamar nya dia mengetuk kaca mobil itu.


Membuat Rendy dan Aliyaa langsung terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Siska.


Rendy pun membuka pintu mobil nya dengan sedikit kesal.


"Al, kamu membuang-buang waktu berharga kamu. Kalau udah dapet handphone nya yaudah sih langsung aja pergi dan jangan lupa ucapkan terima kasih dan selesai karena niat nya hanya untuk memberikan handphone aja kan."


Siska terlihat sangat emosional sekali dan Aliyaa pun langsung turun dari mobil nya Rendy.


Aliya merasa sangat tidak nyaman sekali dengan sikap Siska terhadap Rendy.

__ADS_1


"Yasudah yaa Aliyaa, aku pulang dulu ya Al. Nanti aku kabarkan lagi jika Mama Kania ingin bertemu dengan kamu."


Rendy tersenyum manis kepada Aliyaa, dan langsung meninggalkan tempat tersebut.


Siska menatap sinis kepada wajah Aliyaa yang terlihat sangat bahagia sekali.


"Al, kamu ngapain sih lama-lama banget deh sama Rendy di dalam mobil lagi. Inget yaa Al kamu tuh udah punya Kak Bian yang super baik banget sama kamu, cuman sekarang dia lagi bertugas aja kamu kok langsung jadi gitu sih Al."


Siska secara tidak langsung merasa sangat kecewa sekali dengan sikap Aliyaa tapi Aliyaa mencoba untuk menjelaskan semuanya kepada Siska.


Melihat sikap Aliyaa yang seperti ini membuat Siska tidak yakin jika hubungan Aliyaa kedepannya akan kuat atau tidak dengan Fabian.

__ADS_1


Siska berpikir negatif kepada Fabian akan melukai perasaan Aliyaa setelah dia pergi berdua an dengan Tante Miranda.


Tapi kenyataan nya yang terjadi, Aliyaa di sini pun juga berani dengan lelaki lain walaupun hubungan mereka temenan masa kecil.


Siska yang merasa sangat tidak suka dengan Rendy pun memilih untuk langsung bercerita tentang Fabian kepada Aliya.


"Tadi itu Kak Bian telephone di saat kamu lagi sama Rendy itu, yaa aku nggak mungkin kan bilang ke Kak Bian kalau kamu lagi sama Rendy yaa walaupun seperti yang kamu bilang itu hanya teman masalalu yaudah aku bilang kamu itu lagi di toilet dan kamu tau Aliyaa suara Kak Bian tuh terdengar sangat hawatir sekali loh sama kamu yang nggak ada kabar nya sama sekali."


Mendengar cerita Siska tentang Fabian, Aliyaa terdiam dan seperti mereka sangat bersalah sekali dengan apa yang sudah dia lakukan sekarang.


Siska memilih untuk langsung masuk ke dalam rumah nya dia merasa sangat kecewa sekali dengan sikap Aliyaa.

__ADS_1


Aliya yang masih di luar rumah pun hanya bisa terdiam saja dia pun merasakan kerinduan nya kepada Fabian.


"Kak Bian, maafkan aku Kaa. Maafkan aku bukan maksud aku untuk mengabaikan Kakak tapi aku juga sangat membutuhkan handphone ini untuk bisa berkomunikasi dengan Kakak. Aku nggak mau harus bilang ke Kakak bahkan sampai Kakak yang harus membelikan nya, Kakak yang sudah terlalu baik sama aku. Aku nggak mau merepotkan Kakak maafkan aku."


__ADS_2