
Setelah Fabian meninggalkan tempat tersebut dia pun merasa tidak menyangka jika Miranda sampai harus mengantikan nama Aliyaa dengan nama nya.
"Ini benar-benar tidak masuk akal Miranda lebih memilih mencoret nama Aliyaa, dia benar-benar menginginkan kuu sampai melakukan hal itu."
Fabian pun memilih untuk pergi kembali ke perusahaan nya karena masih banyak pekerjaan yang memupuk, karena ini masih jam kerja.
***
Aliya merasa sangat kesepian sekali di rumah. Dia pun mencoba untuk menghubungi Siska dengan mengirimkan pesan kepada Siska.
...*Hallo Sis, aku mau kasih tau kamu kalau aku lulus mendapatkan beasiswa untuk kuliah kedokteran.*...
^^^Siska yang membaca pesan tersebut sangat senang sekali, akhirnya perjuangan Aliyaa mendapatkan hasil.^^^
"Aliya mulai bisa kuliah dengan beasiswa lalu bagaimana dengan Tante Miranda yaa setelah mengetahui semuanya."
Merasa sangat penasaran sekali Siska pun langsung menjawab pesan dari Aliyaa.
__ADS_1
...****Selamat yaa Al, sumpah aku senang banget akhirnya kamu bisa jadi Dokter sesuai dengan apa yang kamu inginkan.*...
*Iyaa Sis, tapi di balik semua ini aku harus menanggung beban sendiri. Aku keluar dari rumah Mama sangat marah sekali sama aku dan sekarang aku tinggal bersama dengan Kak Fabian***.*
"Astaga, Tante Miranda jahat sekali dia sampai berbuat seperti itu kepada Aliyaa. Kasihan sekali Aliyaa."
...****Al, sekarang kamu di mana ? aku datang ke sana yaaa sekarang juga. Kamu pasti butuh teman curhat.*...
*Aku di rumah sewaan milik Kak Bian, tempat nggak jauh dari Kampus kita.*
*Oke Al, sekarang aku menuju ke sana yaaaa.*
Aliya merasa sangat senang sekali ketika Siska yang mau datang untuk menemui nya, dia pun menunggu Siska di depan rumah nya.
"Aku merasa sangat beruntung sekali ketika mendapatkan orang-orang yang baik sekali. Terimakasih banyak Tuhan."
Siska bersiap-siap untuk pergi ke dia pun tidak lupa membelikan banyak sekali makanan untuk Aliyaa.
__ADS_1
"Kasihan sekali Aliyaa dia butuh banyak sekali nutrisi, Tante Miranda jahat sekali ihhhhhhhhhh gemessss banget."
Siska yang pergi ke toko makanan dan buah-buahan pun membawakan banyak sekali untuk Aliyaa.
Setelah membeli banyak makanan sehat untuk Aliyaa, Siska pun kembali masuk ke dalam taksi online nya.
Siska memberikan alamat yang akan dia datangi, Siska sangat tidak sabar sekali ingin secepatnya bertemu dengan Aliyaa.
"Aliya sudah tahu belum yaa, kalau Kak Bian itu punya hubungan khusus dengan Mama nya. Dan Kak Bian udah belum yaa mengatakan perasaan hati nya sama Aliyaa."
Siska pun juga memikirkan bagaimana dengan Aliyaa ke depan nya, hanya dengan mengandalkan uang dari beasiswa.
"Aliya terlahir dari keluarga yang sangat kecukupan sekali, dia terlahir dari kemewahan dan sekarang bagaimana dia bisa bertahan hidup dengan kesederhanaan. Aaahhhhhh Aliyaa kamu kasihan sekali sih, kamu itu korban dari ke egoisan dari Mama kamu sendiri."
Siska di perjalanan terus saja memikirkan Aliyaa, dia sangat sayang sekali dengan Aliyaa karena Aliyaa begitu sangat baik sekali dengan nya.
"Aku harus membalas semua kebaikan Aliyaa selama ini, aku harus bisa membantu Aliya dalam hal apapun itu karena Aliyaa yang sangat baik sekali dengan aku selama ini."
__ADS_1
Siska mulai membereskan barang-barang yang akan dia bawa karena sebentar lagi dia sampai di rumah sewaan Aliyaa.