Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (251)


__ADS_3

Aliya berlari ke dalam kamar nya setelah dia mengetahui semuanya dan Fabian hanya bisa pasrah dengan bagaimana kelanjutan hubungan mereka.


Aliya masih tidak menyangka bahwa Fabian itu adalah lelaki simpanan Mama nya.


"Aku masih nggak bisa percaya apa pikir mereka menjalani hubungan yang biasa, tapi ternyata ini di luar dugaan kuu bahwa Kak Fabian itu adalah lelaki simpanan Mama."


Aliya pun memilih untuk menelephone Siska dua ingin mengatakan semuanya kepada Siska.


"Aku harus menghubungi Siska, dia pasti sangat kaget sekali ketika mendengar ini semua nya."


*Hallo Al, ada apa Al ? kamu sudah pulang ya tadi aku ke rumah sakit loh.*


*Aku sudah pulang ke rumah Dokter Nadia diantar oleh Rendy.*


*Rendy,? kenapa dengan Rendy kepada nggak sama Kak Fabian sih Al.*


*Kak Fabian sedang melihat Mama Miranda yang juga masuk ke rumah sakit karena hipertensi nya kambuh kembali.*

__ADS_1


*Loh kok Kak Bian gitu sih, ngapain sih harus hawatir dengan Mama kamu segala.*


*Siska tadi Kak Fabian datang ke sini dia menceritakan semuanya jika ternyata Kak Bian itu mempunyai hubungan spesial dengan Mama dan ternyata Kak Fabian itu adalah lelaki simpanan Mama Miranda*


Siska merasa sangat terkejut sekali ketika Aliyaa harus mengetahui semuanya secepat ini.


Siska yang sebenarnya sudah mengetahui semuanya pun merasa sangat bersalah sekali kepada Aliyaa.


*Lalu bagaimana sekarang Al, ketika kamu sudah bisa mendengar semua nya. Kak Bian mau bicara jujur sama kamu, bagaimana dengan hubungan kalian sekarang.*


*Aku sangat kecewa sekali Siska, aku tidak tahu harus bagaimana sekarang. Aku merasa tidak ingin bertemu dengan Kak Fabian lagi, aku tidak menyangka Kak bisa sejahat itu memanfaatkan Mama.*


*Aku tidak tahu Siska tapi aku merasa sangat kecewa sekali, aku belum mau memikirkan tentang hubungan ini*


Aliya pun langsung memilih untuk mengakhiri panggilan telephone nya dengan Siska secara tiba-tiba.


"Kasihan sekali Aliyaa dengan Om Irfan dia kecewa sekarang dengan Kak Fabian dia pun harus merasakan sakit hati yang luar biasa sekali."

__ADS_1


Siska memilih untuk menemui Aliyaa ke rumah baru nya.


Aliya memegang handphone nya sambil melamun.


"Apakah aku harus mengakhiri saja hubungan ini dan fokus dengan kuliah kuu, tapi aku juga sekali bertemu dengan Mama Miranda. Aku ingin sekali mengatakan semuanya kepada nya."


Aliya menarik selimut nya tapi tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu kamar nya.


Aliya pun langsung membuka pintu kamar nya, dan ternyata itu adalah Dokter Nadia.


"Maafkan Tante yaa menggangu istrirahat kamu yaa sayaaaaang, bagaimana dengan kamar ini apakah kamu suka dengan kamar ini?."


Aliya tersenyum manis kepada Dokter Nadia.


"Aku sangat berterima kasih sekali atas semua kebaikan Tante Nadia, ini sangat lebih dari cukup. Apa yang Tante Nadia berikan untuk aku."


Dokter Nadia tidak berani untuk menayangkan apa yang di katakan oleh Fabian kepada nya, Dokter Nadia mengelus rambut Aliyaa.

__ADS_1


"Yasudah sekarang kamu istrirahat yaa, semoga mimpi yang indah yaa sayaaaaang."


Dokter Nadia terlihat sangat perhatian sekali terhadap Aliyaa, bahkan Aliyaa merasa lebih nyaman bersama dengan Dokter Nadia.


__ADS_2