Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (34)


__ADS_3

Miranda mengajak Aliya dan Fabian pergi ke meja makan agar mereka bisa saling akrab lagi, Aliya hanya bisa mengikuti apa yang di perintahkan oleh Mama nya walaupun dia sebenarnya tidak tahu apa maksud dari pertemuan ini.


Miranda melirikan mata nya kepada Fabian seakan sebuah kode agar Fabian mau berbicara dengan Aliya.


"Hmmmmmm, Aliya kamu cantik sekali yaa lebih cantik dari Mama kamu ternyata."


Ucapan Fabian seperti dari hasil kecilnya tapi Miranda hanya menganggap nya itu ucapan pujian terhadap putri nya.


"Terimakasih ka Fabian."


Aliya membalas datar ucapan dari Fabian.


"Aliya mulai besok Fabian akan berkerja di perusahaan Papa kamu, dan dia juga bisa menjadi seorang yang butuhkan jika supir pribadi kamu sedang sakit atau ada kebutuhan yang lain."

__ADS_1


Fabian terkejut mendengar perkataan Miranda yang akan memperkerjakan nya di perusahaan nya, padahal sebelumnya Miranda hanya ini memperkenalkan Aliya saja.


"Baik Mam, kalau begitu aku sih ikuti apa yang Mama rencana kan."


Miranda tersenyum sambil melihat ekspresi wajah Aliya, dan Aliya melirikan mata nya memandangi Fabian yang kelihatan sangat gugup sekali dari awal pertemuan.


"Yasudah ayo kita nikmati makanan malam nya."


Aliya merasa sangat beruntung sekali dengan kehadiran Fabian di rumah nya, Mama tidak menayangkan dengan detail tadi dirinya pergi ke mana dan dengan siapa saja.


"Mam, aku rasa perkenalkan nya cukup sampai di sini saja. Karena kan ka Fabian juga kerja di perusahaan kita dan pasti akan selalu bertemu jadi yaa kita bisa mengobrol lagi kapan-kapan. Aku sudah selesai makan nya dan mau langsung tidur."


Aliya pergi meninggalkan meja makan dia pergi ke kamar nya karena sangat kecapean sekali, tapi sesekali dia pun memandangin wajah Fabian dan Mama nya yang terlihat sangat akrab sekali.

__ADS_1


"Sebenarnya Mama ketemu sama lelaki itu di mana yaa, dia mungkin umur nggak jauh beda dari aku. Hmmmmmm aku jadi curiga deh."


Melihat Aliya sudah masuk ke dalam kamar nya, Fabian langsung mendekati Miranda dan bertanya apa maksud dari Miranda secara tidak langsung ingin mendekatkan diri nya dengan Aliya.


"Miranda, apa maksud ini kamu ingin aku menjadi penjaga Aliya seperti bodyguard ? aku tidak mengerti dan kamu juga secara tiba-tiba ingin memperkerjakan aku di perusahaan kamu."


Miranda menghentikan makan nya dia langsung menatap wajah Fabian.


"Hmmmmm, begini Fabian aku ingin kita merahasiakan dulu hubungan kita berdua. Karena aku sangat yakin Aliya tidak akan bisa mudah untuk menerima kehadiran lelaki untuk di jadikan pengganti Papa nya. Jadi aku ingin kamu bisa dekat dan akrab dengan Aliya buat dia merasa nyaman dan senang ada di dekat kamu setelah itu baru kita ungkap kan semuanya."


Fabian langsung terdiam mendengar perkataan dari Miranda, rencana nya untuk mendekati dirinya dengan Aliya. Tapi Fabian seperti nya memang menyukai Aliya dari sejak pertama melihat nya dan dia sangat tidak keberatan jika harus melakukan rencana dari Miranda.


"Baiklah sayaaaaang, dengan senang hati aku ikuti rencana kamu itu. Aku akan mengambil hati Aliya agar dia bisa merasakan kenyamanan ada di dekat aku."

__ADS_1


Fabian tersenyum manis dengan penuh pikiran negatif nya.


__ADS_2