Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (154)


__ADS_3

Kedatangan Fabian tampa pengetahuan Miranda membuat dirinya tidak mempersiapkan diri nya.


Miranda terlihat sangat pucat tampa hiasan makeup di wajah nya.


Fabian pun melihat Miranda sedang mengobrol dengan Dokter perempuan.


Fabian hanya menunggu di depan sampai mereka selesai mengontrol.


"Miranda, bagaimana dengan keadaan Aliyaa sekarang?. Dia sudah lulus sekolah kan mulai menyiapkan untuk kuliah bisnis nya."


Miranda pun terlihat sangat malas sekali untuk menjawab pertanyaan dari Dokter Nadia, Dokter yang juga menangani Aliyaa di saat dia di rawat.


"Aliya tidak mau mengikuti kemauan kuuu, dia tidak mau bersekolah bisnis dia memilih untuk menjadi seorang Dokter Specialis Anak."


Dokter Nadia pun sangat terkejut sekali ketika dia mendengar Aliyaa yang lebih memilih untuk menjadi seorang Dokter bukan pembisnis hebat seperti orang tua nya.

__ADS_1


"Wahhhhh, kaget sekali mendengar nya. Lalu bagaimana kamu menanggapi nya dengan keinginan Aliyaa yang bertolak belakang dengan apa yang di inginkan orang tua nya."


Miranda pun memegang kepalanya dia seperti terlihat sangat pusing sekali untuk bisa menjawab nya.


"Aku mencoba untuk mengancam nya agar dia berpikir kembali dengan apa keinginan itu tapi tetap saja Aliyaa memilih untuk menjadi seorang Dokter Specialis Anak. Dia pun rela keluar dari rumah demi cita-cita nya itu dan mendapatkan beasiswa."


Dokter Nadia mereka sangat kasihan sekali mendengar nya.


"Miranda jadi sekarang Aliyaa pergi dari rumah dan kamu tidak mencoba untuk mencari nya, Miranda kamu kelewat jahat sekali kamu tega melakukan ini semua untuk putri tunggal kamu."


"Dan aku pun bilang jika dia masih tetap dengan keinginan itu, aku akan mencoret nama nya di ahli waris keluarga dan dia pun tetap pergi tidak peduli."


Dokter Nadia semakin tidak mengerti dengan apa yang ada di pikiran Miranda.


"Miranda kamu baik-baik saja kan,? kamu sampai mau mencoret nama Aliyaa. Aku rasa ini sangat keterlaluan sekali sedangkan apa yang Aliyaa pilih pun itu sangat luar biasa sekali dia ingin menjadi seorang Dokter Specialis Anak loh Miranda."

__ADS_1


Fabian yang mendengar kan dengan jelas pembicaraan mereka berdua pun hanya bisa terdiam melihat Miranda yang seperti sudah sangat tidak sayang dengan Aliyaa.


"Sudah yaa Nadiaa, biarkan saja dia di luaran sana dan dia pun tidak mungkin bisa bertahan hidup dengan kesederhanaan. Aliya pasti akan kembali ke rumah dia tidak mungkin bisa kuliah hanya dengan bermodalkan dari beasiswa saja dan bagaimana dengan kehidupan nya sehari-hari. Aku melakukan ini supaya Aliya mengerti dan menghargai keinginan orang tua nya."


Dokter Nadia pun memilih untuk pergi dari ruangan Miranda.


Dan ketika Dokter Nadia mau membuka pintu keluar dia melihat Fabian yang berdiri di depan pintu.


Miranda pun seketika langsung terkejut sekali ketika melihat kehadiran Fabian yang datang untuk menjenguk nya.


"Fabiaan sayaaaaang, akhirnya kamu kembali juga ke sini. Kamu pasti mau bilang kalau kamu ke sini mau menjelaskan semuanya tentang hubungan kita."


Dokter Nadia yang pernah melihat Fabian bersama dengan Aliyaa ketika Aliyaa sedang sakit pun merasa sangat aneh sekali ketika Miranda memanggil kata sayaaaaang kenapa Fabian.


"Kamu itu bukan nya pacar Aliyaa yah, saya pernah lihat kamu yang menjemput Aliyaa ketika dia mau pulang dari Rumah Sakit."

__ADS_1


__ADS_2