
Siska langsung bersiap-siap untuk pergi bersama dengan Aliya, mereka sangat bersemangat sekali untuk bisa bersenang-senang bersama mereka kelihatan sangat begitu kompak.
Aliya merasa sangat berterimakasih kepada Siska yang bisa mengubah emosional dari sedih menjadi senang.
Supir pribadi Aliya langsung terkejut ketika melihat wajah Aliya yang kembali ceria kembali.
"Pak seperti biasa yaa, anterin aku ke restoran Om Irfan hehehe."
Supir pribadi Aliya pun langsung tersenyum dan membukakan pintu mobil nya untuk Siska dan Aliya.
Mereka pun sangat berisik sekali di dalam mobilnya dan sampai akhirnya mereka berdua sampai di depan restoran Om Irfan.
Siska langsung memaksakan senyum kepada Aliya dan dia pun memilih memainkan handphone nya, ketika Aliya histeris melihat Om Irfan yang ada di depan restoran nya.
Irfan pun langsung terkejut ketika Aliya yang mau kembali lagi untuk berkunjung ke restoran nya.
__ADS_1
Aliya tak kuasa menahan rasa kagum nya ketika melihat Om Irfan, dia terus berkata Om Irfan ganteng banget sambil menutup mulutnya.
Siska lebih memilih memainkan handphone dari pada melihat tingkah laku Aliya yang seperti anak kecil ketika melihat balon.
"Aliya kendalikan tingkah laku kamu ihhhhhhh, malu banyak lihat tau. Bisa nggak sih biasa aja yang sampai mereka tau kalau kamu ke sini itu cuman buat ketemu Om-om Itu."
Irfan pun langsung memperhatikan Siska yang dari tadi lebih fokus dengan handphone, dia tidak mau memandangin wajah nya sama sekali.
Aliya langsung menarik tangan Siska, agar dirinya mempercepat langkah kaki nya. Siska pun terpaksa menyimpan handphone nya ke dalam tas dan tersenyum manis kepada Om Irfan.
"Hei Om Irfan, aku Siska Aurora sahabat baik Aliya Mutiara."
Siska menjulurkan tangannya agar bisa bersamalaman dengan Om Irfan, ketika sudah memperkenalkan diri nya.
Irfan pun langsung membalas dan mereka pun bersalaman, melihat hal tersebut Aliya langsung tersenyum bahagia akhirnya Siska bisa bersikap manis dan positif kepada Om Irfan.
__ADS_1
Mereka pun langsung duduk bersama dan di temani oleh Om Irfan.
"Hmmmmm, Om emangnya nggak sibuk yaa sampai harus nemenin kita begini. Nggak enak gitu banyak yang liatin udah kaya tamu spesial aja."
Ucap Siska yang merasa tidak nyaman sekali ketika banyak pelayan restoran yang memperhatikan mereka.
Aliya pun langsung membalikkan badannya dia memperhatikan apa yang di ucapkan oleh Siska.
"Manaaaaa ahhhhhh nggak ada yang liatin juga Siska, mereka pada fokus berkerja kok nggak mempersiapkan kita. Kamu perasaan aja kali Siska lagian Om Irfan juga nggak keberatan kan nemenin kita ngobrol di sini."
Siska langsung mengatur nafas nya, menahan rasa emosi nya terhadap Aliya. Dia pun langsung memutuskan untuk bermain game di handphone nya kembali.
Irfan yang menyadari sikap Siska yang merasa tidak nyaman dengan kehadiran nya pun, memilih untuk pergi dari tempat duduk tersebut.
"Hmmmmm, Aliya selamat menikmati yaa minum favorit nya kamu di sini chocolate drink nya. Om Irfan mau membantu pegawai Om yang lain nya. Kelihatan mereka dari tadi sangat sibuk sekali mungkin mereka mau pergi untuk istirahat sebentar untuk makan siang, selamat menikmati yaa Aliya dan Aurora Siska kamu cute sekali wajahnya."
Irfan pun langsung meninggalkan Aliya dan Siska menikmati minuman pesenannya.
__ADS_1