Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (129)


__ADS_3

Aliya sudah bersiap-siap untuk pulang tapi tidak ada satu pun yang datang menjemput nya.


Aliya melamum sambil berdiri sendri seperti sedang memikirkan sesuatu hal yang sangat mendalam sekali.


Dokter Nadia menghampiri Aliyaa yang terlihat sangat sedih sekali, Aliyaa pun tersenyum ketika Dokter Nadia menghampiri nya. Aliya mencoba untuk memaksa kan tersenyum kepada Dokter Nadia.


"Aliya kamu sudah siap untuk pulang hari ini, kamu sudah mempersiapkan semuanya. Ingat kamu harus menjaga kesehatan kamu yah jangan sampai kamu masuk lagi ke rumah sakit untuk di rawat kasihan Mama kamu pasti sangat hawatir sekali dengan kamu."


Aliya hanya tersenyum tipis, dan tiba-tiba datang Siksa dan Dokter Nadia memilih untuk langsung pergi.


Aliya langsung memeluk erat tubuh Aliyaa yang membuat Aliyaa sangat senang sekali dengan kedatangan Siska.



Mata Aliyaa yang terlihat sangat sendu pun membuat Dokter Nadia memilih untuk mengirimkan pesan kepada Miranda.


"Apakah Miranda lupa jika hari ini adalah hari Aliyaa pulang ke rumah nya, dia begitu sangat sibuk sekali."

__ADS_1


Dokter Nadia melihat Aliyaa yang lebih memilih untuk berjalan dari pada menggunakan kursi roda nya dan barang-barang nya di bawa oleh Siksa.


"Yaa Tuhan ternyata benar Aliyaa tidak di jemput oleh keluarga dia pulang bersama dengan teman nya saja."


Dokter Nadia pun memilih untuk langsung mengirimkan pesan kepada Miranda.


*Miranda, hari ini Aliyaa pulang dari rumah sakit. Tapi kenapa dia pulang bersama dengan teman nya bukan dengan kamu Ibu kandung nya, Aliyaa sudah tidak mempunyai Papa jadi kamu yang harus bertanggung jawab dan sayang kepada nya.*


Dokter Nadia pun langsung memperhatikan Aliyaa sampai dia masuk ke dalam mobil nya.


Aliya terlihat sangat senang sekali ketika Siska bisa menemani nya.


"Siska, kamu tahu dari mana aku di rawat di Rumah Sakit dan kamu sampai datang tepat waktu di saat aku tidak ada yang peduli."


Siska menghapus air mata Aliyaa dia memandangi wajah Aliyaa yang terlihat sangat sedih sekali.


"Aku di suruh Kak Bian dia yang bilang kamu sakit dan hari ini pulang dan Pak Denies yang menjemput aku."

__ADS_1


Aliya langsung menangis sambil memegang tangan Siska.


"Terimakasih kasih banyak yah, kenapa kalian begitu sangat perhatian sekali dan sayang kepada kuuu. Sedangkan Mama, Mama seperti nya sudah tidak sayang sama aku dan mungkin sekarang Mama sudah melupakan aku tidak lagi menganggap aku sebagai anak nya."


Siska mencoba untuk menenangkan perasaan Aliyaa dia memeluk erat Aliyaa.


"Kamu yang sabar yah Aliyaaaaaaa, kamu harus kuat yah. Semua pasti akan baik-baik saja akan ada pelangi indah di balik semua ini."


Aliya pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


Ketika Siska yang begitu sangat peduli sekali terhadap Aliyaa, Miranda yang membaca pesan dari Dokter Nadia hanya bisa terdiam saja.


Dia masih merasa sangat pusing sekali dan malas untuk bergerak terbangun dari tempat tidurnya.


Ohhh jadi hari ini Aliyaa pulang Rumah Sakit, dia pasti sudah baik-baik saja. Semuanya pasti sudah di siapkan aku masih sangat pusing sekali."


Miranda memilih untuk membaringkan kan kembali tubuh nya tempat tidur dan melanjutkan tidur nya.

__ADS_1


__ADS_2