
Fabian memutuskan untuk membawa pergi Siska ke suatu tempat, Siska pun langsung merasa sangat ketakutan sekali.
Siska memandangi wajah Fabian yang seperti sangat emosional sekali mengendarai mobil nya.
"Aku mau di bawa ke mana Kak, ini bukan jalan menuju rumah kuu Kaa."
Siska pun merasa sangat ketakutan sekali tangan sedikit bergetar menahan rasa takut karena mobil yang melaju sangat kencang sekali.
Fabian mengabaikan perkataan Siska dia hanya fokus mengendarai mobil nya.
Siska langsung berpikir negatif jika Fabian akan melukai nya, karena perkataan nya tadi.
Dan akhirnya Fabian pun berhenti di depan Restoran milik Irfan, Siska semakin binggung apa yang ada di pikiran Fabian.
"Ayooo Siska cepat turun lah, kita makan terlebih dahulu di Restoran Irfan."
Irfan merasa sangat terkejut ketika melihat kedatangan Fabian bersama dengan Siska ke Restoran nya.
"Apa maksud Fabian membawa Siska ke Restoran ini bukan Aliyaa, Astaga apa Fabian sudah berpaling hati kepada Siska."
__ADS_1
Irfan pun langsung menghampiri mereka berdua yang sedang duduk bersama an.
Tatapan mata mereka yang berlawanan arah seperti pertanda tidak ada kemistri diantara mereka berdua.
Siska hanya fokus pada handphone yang ada di hadapannya.
"Ada apa ini, seperti sangat spesial sekali kalian berdua datang bersama an ke Restoran ini. Bukan kah sebelumnya Fabian berteriak nama Aliyaa bukan Siska Aurora."
Siska hanya terdiam menundukan kepalanya nya, sambil bermain handphone.
Kedatangan Fabian ke Restoran Irfan, agar Irfan bisa membantu nya untuk menjelaskan semuanya kepada Siska.
Irfan pun merasa keberatan sekali kenapa harus dia yang menjelaskan semuanya kepada Siska.
"Kenapa harus aku yang menjelaskan nya, bukan kah kamu yang mempunyai hubungan percintaan ini."
Mendengar perkataan Irfan, Siska langsung terkejut sekali.
__ADS_1
"Percintaan siapa ,? aku tidak mengerti maksud nya bagaimana."
Irfan merasa serba salah begini dia langsung melihat ke arah Fabian.
Fabian langsung tersenyum kepada Siska.
"Siska, aku tidak menyangka sekali kamu sangat pintar sekali dan hanya kamu saja mungkin yang merasakan nya."
Siska memandangi wajah Fabian yang tatapan yang penuh dengan pertanyaan.
"Siska selama ini aku menyimpan perasaan cinta kepada Aliyaa, tapi aku terikat cinta dengan Miranda. Aku tidak mencintai Miranda dengan tulus aku hanya memanfaatkan kebaikan dan keuntungan dari uang-uang nya."
Siska langsung menutup mulut nya dengan kedua tangan nya yang seakan pertanda tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari Fabian.
"Tapi aku mencintai Aliyaa dengan tulus sekali, aku sangat sayang sekali Aliyaa dengan hati yang tulus bukan dengan nafsu sesaat."
Irfan pun langsung menarik nafas panjang nya, pada akhirnya Fabian mengaku kepada Siska bukan Aliyaa.
"Tapi kenapa bisa seperti ini kenapa bisa seperti ini jika kalian mempunyai hubungan kenapa harus merahasiakan nya dengan Aliyaa.".
Siska merasa sangat lemas sekali mendengar pengakuan Fabian terhadap nya.
__ADS_1
"Karena aku hanya lelaki simpanan seorang wanita yang kesepian. Tapi ketika melihat Aliyaa semua berubah total, aku tidak lagi pernah menyentuh Miranda dan lebih memilih untuk menghindari nya."
Siska pun di buat gelisah sekali bagaimana jika Aliyaa mengetahui semuanya dan bagaimana marah besar nya Miranda jika tahu Fabian lebih mencintai Aliyaa Mutiara bukan dia tapi Putri kandung nya sendiri."