Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (43)


__ADS_3

Miranda menghabiskan waktu bersama dengan Irfa sampai sore dan dia pun memesan makanan untuk dia bawa pulang, kedatangan Miranda membuat Irfan begitu sangat bahagia sekali dia pun mengungkapkan banyak terimakasih kepada Miranda. Dan berharap Miranda bisa sering datang ke restoran milik nya itu.


Miranda langsung bergegas pergi dari Restoran Irfan, dia membawa kan makanan untuk Aliya.


"Semoga Aliya suka dengan makanan yang aku bawakan ini."


Miranda menjalankan mobilnya dia langsung pergi ke rumah nya.


Aliya keluar dari kamar nya, dia menunggu balasan dari Om Irfan tapi tidak ada juga balasan karena tampa Aliya ketahui kalau Om Irfan sedang asyik mengobrol dengan Mama nya.


Aliya duduk di kursi depan rumah nya, dia melihat Mama nya yang baru keluar dari mobil nya dengan membawa beberapa box putih.


Aliya langsung menghampiri Mama nya dan mengambil salah satu box tersebut.


"Silahkan ambil sayaaaaang, ini rasanya pasti sangat enak sekali cake full cheese ini."


Aliya pun melihat Mama nya membawa 5 cup Coffe yang Aliya merasa tidak asing melihat nya.

__ADS_1


"Seperti yang ada di restoran Om Irfan tapi kan mungkin bentuk sama dengan restoran yang lain nya."


Aliya mengabaikan nya dan berjalan menuju ke meja makan untuk menikmati makanan yang di bawa oleh Mama nya.


Miranda pun menyiapkan makanan yang dia beli di atas meja makan.


"Mama mandi dulu yaa sayaaaaang, kamu bisa membagikan makanan ini untuk pegawai yang ada oke."


Miranda mengelus rambut panjang Aliya dan mencium nya, Aliya hanya menganggukkan kepalanya saja sambil menikmati cake cheese itu.


Aliya melambaikan tangan nya kepada salah satu pegawai yang ada di depan nya, dan pegawai itu pun menghampiri Aliya.


"Mbak ini Mama beli makanan banyak sekali, aku udah kenyang bawa saja yaa karena Mama nggak mungkin makan sebanyak ini dia kan lg program diet ketat."


Pegawai nya pun langsung membawa makanan yang di berikan oleh Aliya dengan senang hati.


"Terimakasih banyak yaa nona Aliya, baik sekali sih."

__ADS_1


Aliya hanya tersenyum kepada pegawai itu dan dia pun berniat untuk masuk ke dalam kamar Mama nya.


Aliya membuka pintu kamar Mama nya yang ternyata tidak terkunci, dia mencari Mama nya yang ternyata sedang mandi.


Aliya sempat masuk ke dalam kamar Mama nya dia berdiri di depan pintu kamar nya, dan tatapan nya tertuju pada keranjang baju dia melihat baju berwarna putih.


Aliya menghampiri keranjang baju tersebut dan mengambil baju itu.


"Loh ini kok sama banget sama baju yang pernah aku pilih untuk seseorang yang di berikan hadiah sama Om Irfan, kok bisa sama banget sama baju Mama."


Aliya memegang baju tersebut dan tidak lama kemudian Mama nya keluar dari kamar mandi dan terkejut melihat Aliya memegang baju yang di berikan oleh Irfan.


Miranda langsung merebut baju tersebut dari tangan Aliya dan membuat Aliya curiga.


"Kenapa Mam kok ketakutan gitu sih liat baju nya di pegang sama aku, memang nya baju itu dari siapa sih Mam. Aku pernah loh liat baju itu di salah satu butik baju yang mewah loh Mam."


Miranda terdiam memikirkan jawaban apa yang harus dia katakan.

__ADS_1


__ADS_2