CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 108


__ADS_3

"Tapi sayang..." Valdes tak melanjutkan perkataannya, ia lebih terdiam.


"Kenapa? Kamu harus berdamai dengan masa lalu. Jangan sampai karena masa lalu, kamu menyesali semuanya." ucap vanandya memberikan menerangkan kepada suaminya, ia ingin agar suami'nya mau berbaikan dengan mama Rebecca.


Valdes termenung memikirkan apa yang di katakan oleh Vanandya, ia memang harus segera berdamai dengan keadaan ini dan bisa memaafkan sang mama yang sudah melahirkan dirinya.


Melihat suami'nya terus diam, vanandya tersenyum dan dia mengatakan kalau besok mereka harus mengunjungi mama, karena saat ini rebecca sedang membutuhkan anak'nya untuk terus berjuang. Setelah itu vanandya pun mengajak valdes untuk segera beristirahat karena waktu sudah sangat larut.


Sementara itu di kamar seorang anak, dia sedang berkutat dengan ponselnya. seorang anak sedang membeli sebuah perusahaan untuk di kelola dirinya tanpa sepengetahuan dari orang tuanya. "Sepertinya perusahaan'ku hampir mencapai seratus persen. Aku harus segera menyelesaikan sebelum waktunya tiba," gumam anak itu.


Alvegaza Aldebarat S, L, M. SamiHarjo Lacerta Marquez. Vegas sengaja menyingkat nama keluarganya agar tidak ada orang yang mengetahui identitas dirinya, karena ia ingin berdiri di kaki sendiri. Vegas juga sudah mengetahui kalau perusahaan lacerta dan VND GROUP Sudah bersatu, karena itu kemauan kakeknya, karena vanandya adalah sebagai pewaris utama.


"Sepertinya dua perusahaan itu akan menjadi pesaing'ku xixix," ucap Vegas.


Karena jam sudah sangat larut, Vegas langsung tidur dan menghentikan bermain ponselnya.


"Son.. Son, teryata kamu sangat hebat, memang bibit unggul'ku tidak ada duanya selalu saja menang. Aku akan menunggumu son," ucap seorang pria yang sudah mengetahui akan perbuatan anaknya itu, Ia sangat berharap kedua anaknya bisa menjadi orang hebat pada masanya.


Ia yang melihat istrinya sedang tertidur pulas mendapatkan notifikasi muncul kalau anaknya sudah mempersiapkan perusahaan yang akan di buat oleh mereka dengan 2V company. Yang bergerak di bidang elektronik.


Valdes sangat bahagia kalau putranya melakukan itu, di usia yang masih kecil dia mampu membuat perusahaan. Ia pun terus memantau perkembangan 2V, agar terhindar dari orang jahat. Valdes pun kembali merebahkan tubuhnya menyusul istrinya yang sudah di alam mimpinya.


***


Pagi pun tiba saat ini Vanandya sedang mempersiapkan sarapan buat Keluarga'nya, dan ia juga sudah mempersiapkan juga untuk papa dan papi. Karena, mereka akan ke rumah sakit.


Walaupun kondisi vanandya masih sangat lemah tapi ia mampu memasak makanan untuk anggota keluarganya dengan di bantu oleh Leksa wanita yang akan ia jodohkan dengan anak tiri Kimberly. Saat sudah selesai Valdes dan yang lain sudah turun dari kamar mereka masing-masing.


"Tante masakan kamu sangat enak." celetuk Laksh.


"Benar kak.. Masakan kamu memang sangat lezat aku ga bisa move on dari masakan kamu. " timpal Vernon saat sedang menikmati sarapan pagi.

__ADS_1


"Tentu saja masakan mommy aku gitulah." ucap twins. kepada kedua om-omnya.


"Iyain deh sama bocil." ucap Vernon dan Laksh secara bersamaan, yang membuat kedua twins mendengus kesal karena perkataan mereka.


"Oh, iya Laksh, entar aku titip twins sama kamu dan leksa ya?" ucap vanandya kepada Laksh.


Uhuk!


Uhuk! Laksh yang sedang meminum tersedak mendengar perkataan Vanandya, bisa-bisanya dia menitipkan bocil mengerikan kepada dirinya dan wanita sinting itu. Saat ia akan menolak seketika menciut mendapati tatapan mengerikan dari Vanandya. Dengan, berat hati ia menganggukkan kepala.


"Nasib.. Nasib, punya kakak ipar atau Tante yang sangat garang sekali." batin Laksh.


Setelah mereka menyelesaikan ucapannya, Grey's pergi dari meja makan, ia ingin menemani kedua anaknya berjalan-jalan bersama dengan hazel.


Sementara Valdes dan Vanandya sudah berangkat ke rumah sakit untuk menjenguk mama rebecca, sedangkan Vernon dia sudah lebih dulu pergi karena hari ini adalah tour keliling pulau Jawa bersama dengan geng motornya.


"Om." panggil vagas.


"Ke mall yuk?" ujar vagas.


"Males ah."


"Ya udah nanti vagas aduin sama mommy." ancam vagas, yang berhasil membuat laksh menurut,


Laksh, pun menujui ucapan bocil dengan terpaksa dan sangat kesal karena mereka hanya bisanya mengancam dirinya dengan menggunakan nama Vanandya. Setelah mereka sudah siap twins memanggil lêksa untuk ikut dengan mereka, dan itu pun di setujui oleh Leksa.


***


Sementara itu di rumah sakit Vanandya dan Valdes baru sampai di depan rumah sakit. Namun, saat mereka turun para wartawan dan para wanita yang ada di situ langsung menyerbu Vanandya.


"Nona, apa benar karena kelakuan nona.. Yang membuat hidup nona Amira hancur?"

__ADS_1


"Dan karena nona juga yang membuat masa depan nona Amira di pertaruhkan."


"Benar, bukannya kalian sama-sama wanita? Tapi kenapa nona menghancurkan wanita lain dengan menyuruh seorang pria untuk menghamilinya?"


"Dan apa benar nona bermain api dengan tuan Valdes saat nona masih jadi istri tuan virendra?"


Pertanyaan terus di lontarkan dari wartawan, sampai membuat vanandya terdiam bahkan banyak warga yang melemparkan kertas dan tomat kepada Vanandya.


"Uhhhh! Dasar wanita keji, bisa-bisanya menghancurkan wanita lain. Dasar, jal*ng," seru para perempuan.


Valdes yang sangat marah pun menyuruh vanandya untuk segera masuk kedalam mobil, dan ia menatap tajam ke arah wartawan dan para perempuan. " TAU APA KALIAN TENTANG ISTRIKU HAH?! KALIAN HANYA MENDENGAR SUARA DARI ORANG LAIN BUKAN DARI ISTRIKU.. DASAR PARA WARTAWAN MENJIJIKAN KERJANYA CUMA MELIPUTI HAL YANG MEMBUAT KALIAN BISA MENDAPATKAN BONUS LEBIH BESAR!"


"DAN KALIAN, BUKANNYA KALIAN ORANG YANG SUDAH ISTRIKU BANTU? TAPI SATU KESALAHAN MEMBUAT KALIAN LUPA. CIHH!"


setelah mengatakan itu pun Valdes pergi dengan membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi. ia tidak ingin istrinya kepikiran soal berita itu. Semoga saja perkataan dirinya mampu menyadarkan mereka.


Namun, perkataan valdes tidak di denger oleh mereka, bahkan berita tentang Vanandya terus saja melejit sampai menjadi berita nomer satu.


Breaking news.


"Selama pagi menjelang siang. Saya Adara Ayunda, ingin memberikan berita yang saat ini menjadi trending topik. Apakah itu kita simak." ucap reporter Kepada kamera yang sedang siaran langsung.


"Seorang wanita berinisial V. Melakukan hal kejahatan kepada seorang wanita dari keluarga besar yang berinisial A. Di duga inisial V menyuruh seorang pria untuk menghancurkan masa depan inisial A. Dan karena kelakuan V, sampai membuat Si A hamil di luar nikah." ucap reporter.


Semua orang yang mendengar berita yang sedang trending pun terus mengolok-olok Vanandya dengan sangat keji, bahkan akun Instagram Vanandya terus di serbu oleh wartawan dan para haters. Namun, saat vanandya akan membuka ponselnya langsung di buang oleh Valdes.


Valdes tidak ingin istrinya mendengar atau melihat para haters mengolok-olok dan mencaci-maki Vanandya dengan mulut dan tangan kejamnya itu.


Saat ini tujuan Valdes ke rumah mertuanya, yaitu kediaman Miharja, karena tidak ada seorang pun yang mengetahui kalau rumah itu milik keluarga mereka.


"Kita disini dulu ya?"

__ADS_1


__ADS_2