
Saat, ini vanandya, twins dan kedua asisten sedang berada di halaman perusahaan. Karena, mereka akan menghukum para pengkhianat yang terlah membocorkan data-data perusahaan. Twins pun berkata kepada semua orang yang berada di depan perusahaan. Dengan, kedua robot ciptaannya.
"Aku yang akan. Menghukum para pengkhianat di dalam perusahaan." ucap vegas. Dengan, menunjukkan aura kepimpinannya. sifat dan wajah vagas menurun dari sang Daddy, tapi jika bertindak ia akan seperti sang mommy yang sangat tenang.
Vagas, juga tak tinggal diam. Ia menyuruh kedua robot itu menyeret pengkhianat itu ke hadapannya.
Sang robot, ciptaan twins pun maju dari berdirinya. Lalu, robot itu menyeret dua orang pria. Hal, itu pun membuat semua yang hadir di situ terkejut bukan main,
Banyak cibiran mengarah kepada pengkhianat itu. Karena, kelakuan dia yang melakukan hal yang sangat jahat, membuat mereka juga merasakan kemarahan dari sang Mrs mereka.
Setelah robot itu menyeret kedua pria, robot itu melemparkan para pengkhianat. Yang berada di perusahaan VND GROUP. Lalu, twins menyuruh satpam membuka seluruh pakaian ke-duanya karena ini akan menjadi hukuman ringan bagi karyawan sang mommy.
Sang, satpam tak bisa membantah perintah dari twins. Karena, mereka sangatlah tau, kalau twins adalah putra kesayangannya bos mereka. Satpam pun langsung membuka pakaian dari kedua pengkhianat.
Tuan etan dan tuan Wisnu. Memohon kepada twins untuk melepaskan mereka, dan mereka meminta maaf kepada twins lalu mereka juga meminta maaf kepada Mrs VND. Atas pengkhianat yang terlah mereka lakukan. Mereka, tidak ingin di permalukan seperti ini di depan umum.
Namun, twins. Sangat, tidak menyukai permohonan maaf dari sang pengkhianat. Karena, baginya pengkhianat tetap pengkhianat tidak lebih dari seorang sampah. Ia menatap tajam ke arah satpam untuk segera melakukan tugasnya.
Para, karyawan yang menyaksikan hal itu hanya menggidik ngeri dan takut. Kepada twins, mereka tak menyangka kalau twins anak dari Valdes dan Vanandya memiliki hati yang sangat kejam,
"Aku, tak menyangka kalau twins, akan sangat berbahaya dari pada orangtua nya." batin karyawan M.
"Begini Kah perwujudan dari twins anak dari putra mahkota dan putri mahkota?" batin karyawan C.
Masih banyak lagi, pertanyaan yang di lontarkan oleh para karyawan yang menyaksikan kekejaman sang twins pewaris dari perusahaan besar di seluruh dunia. Bahkan mereka di juluki sebagai singa kematian.
__ADS_1
Kedua, pria itu hanya memendam kemarahan, kebencian dan dendam terhadap sosok twins di hadapannya itu. Mereka bersumpah akan membalas mereka dengan dua kali lipat dari apa yang terlah mereka perbuat kepadanya.
"Lihat, saja aku akan membalas kalian karena terlah mempermalukan aku." batin tuan etan. Tanpa, di sadari oleh mereka, tangannya mengepal kuat.
Begitupun, dengan tuan. etan dia juga akan membalas dendam kepada sosok twins karena terlah mempermalukan dirinya di depan umum.
Setelah benar-benar tak berpakaian sedikit pun. Satpam, lalu menyuruh mereka berdiri di dinding yang bertuliskan VND GROUP. Karena, tempat itu sedikit lebih tinggi, jadi semua orang bisa melihat keadaan kedua pria itu.
Dengan, tangan di ikat ke atas kepala, dan kaki di lebarkan membuat mereka benar-benar merasakan malu bukan kepalang. Karena, harga diri seorang pria adalah tidak suka di permalukan di depan umum.
Vanandya dan asisten yang melihat perbuatan twins hanya tercengang dengan dingin. Mereka, benar-benar merasa bangga kalau twins akan menghukum mereka dengan cara seperti itu.
Setelah, itu vanandya menatap tajam ke arah karyawan. Dia, berkata kalau ada seorang pengkhianat di dalam perusahaannya maka nasibnya akan sama seperti dua pria di depannya itu.
Karena, urusan perusahaan sudah beres. Vanandya mengajak anaknya untuk segera pulang. Karena hari sudah semakin sore. Twins, pun menganggukkan kepala, ia langsung mengikuti mommy mereka dari belakang. Namun, sebelum benar-benar pergi. Twins menyuruh robot ciptaan mereka untuk menjaga kedua pria itu.
Mereka, pun masuk kedalam mobil. Lalu mobil itu pun melesat meninggalkan halaman perusahaan yang sangat besar.
***
Sudah satu minggu berlalu, keadaan Valdes. Semakin menjadi, bahkan dia sangat tergila-gila kepada yolanda. Bahkan, yolanda sempat berkunjung ke kediaman mereka, tapi langsung di usir mentah-mentah oleh vanandya, karena dia tidak Sudi jika Yolanda mendekati suami'nya.
Dan, semenjak dia mengirimkan pesan bukti tentang perselingkuhan suami. Mereka, membuat para istri marah besar, bahkan mereka blak-blakan tentang seorang pelakor yang berani menggoda suami mereka.
Untuk orang, yang terlah di hukum oleh putranya sudah kabur tiga hari yang lalu. Dan, saat ini Hayden dan Kairo sedang mencari keberadaan kedua sosok pria pengkhianat itu.
__ADS_1
Saat, ini twins, vanandya, Laksh, Vernon, Kimberly, Rebecca dan Varisa sedang menikmati sarapan pagi, mereka sedang menunggu kabar dari Hendrik dan yang lain. Karena, semenjak tujuh hari yang lalu mereka susah di hubungi. Jadi itu, yang membuat mereka khawatir.
"Laksh, apa belum ada kabar juga dari papi kamu?" tanya Rebecca kepada laksh.
"Belum, ma. Tapi, anak buah Laksh sudah mencari keberadaan mereka kok." ucap Laksh kepada Mama Rebecca.
Mendengar, belum mendapatkan kamar dari suaminya membuat perasaan Rebecca semakin cemas, lalu ia menatap sang bungsu. Untuk, menanyakan tentang keberadaan Keluarga'nya.
"Mama, tidak perlu khawatir. Ver, yakin kalau papa dan yang lain selamat.. Karena, genk motor Vernon, sedang mencari di pertengahan pulau Jawa." ucap Vernon menenangkan hati mamanya. Untuk, tidak cemas.
Hiks..Hiks..Hikss..Hiksss!! Seorang wanita yang sedang menikmati sarapan dengan air mengalir. Entah kenapa, dia menjadi cengeng seperti ini.
Menyadari, Kimberly menangis. Laksh menepuk pundak mami, ia sangat bingung menghadapi wanita hamil seperti ini.
"Mami, kenapa menangis? Apa, dedek bayi aku sangat merindukan aku? Atau menginginkan sesuatu?" tanya Laksh kepada mami'nya.
"Mami, merindukan papi kamu Laksh.. Kapan, papi akan pulang?" tanya Kimberly dengan sesenggukan.
Mendengar, Kimberly sangat merindukan faisal, mereka hanya menghela nafas panjang lalu mereka keluarkan dengan sangat kasar. Pasti, karena mood ibu hamil.
"Hmm..! Mi, sabar ok? Pasti sebentar lagi mami akan melihat papi di hadapan mami.. Dan, sebelum papi kembali. Mami, menginginkan apa hm?" tanya Laksh kepada mami Kimberly.
"Hm..!" Kimberly, memikirkan kemauan apa yang harus dia jawab ke pada putranya. Karena, semua kemauan dirinya sudah di kabulkan oleh putra sambungnya. Setelah ide muncul di kepalanya Kimberly tersenyum menatap ke arah Laksh, yang membuat pria itu merasakan ngeri dan bahaya. Yang, akan mengintai dirinya. "Mami, ingin kamu memperkenalkan calon mantu buat mami." ucapan Kimberly tentu saja membuat mereka terkejut. Mendengar, perkataan dari Kimberly yang sangat ambigu banget.
"Tapi...?"
__ADS_1