CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 70


__ADS_3

"Jadi apa keputusan mu?"Oma Eleanor berkata kepada putranya, yang saat ini mereka semua sedang berada di meja makan sambil menikmati makanan yang di buat oleh Sonya dan varisa.


Semua orang sedang menunggu keputusan dari Hendrik, bahkan mereka merasa tegang, panas dingin. Namun. tidak dengan keempat anak yang sedang menonton video bahkan mereka sampai tertawa membuat suasana panas dingin mencair.


Varisa pun mengode kepada anak-anak untuk diam sejenak tanpa bersuara.


"Maaf aku.. Seperti tidak akan.."Ucapan terjeda, sampai membuat orang yang ada di meja makan semakin penasaran dengan yang akan di katakan Hendrik.


"Sepertinya tidak akan melarang hubungan mereka, jadi aku akan merestuimu anak muda"


Ucapan Hendrik membuat mereka berteriak senang akhirnya, si Hendrik tuan kolot merestui hubungan Valdes dengan Vanandya.


Dan mereka melupakan kalau disitu ada Tanu dengan Thommy, sampai membuat Thommy ketakutan karena suara keras yang di ciptakan oleh mereka.


Walaupun thommy jarang menangis tapi Tanuja memahami akan ketakutan putranya.


Tanu pun izin ke keluarga lacerta, kalau dirinya akan menidurkan sang putra.


Mereka pun menganggu setuju., karena mereka sedang bahagia akan restu dari Hendrik. yang menyetujui pernikahan "V2"


***


Sementara keluarga lacerta sedang berbahagia..tapi tidak dengan seorang wanita bernama hazel yang saat ini sangat ketakutan teryata yang menculik dirinya adalah pria dari masa lalunya.


"Ka-Kau... Mau apa kau?"


"Kita akan memadu kasih lagi sayang."Ucap pria itu sambil mendekati sang Wanitanya.


Hazel yang sudah sangat ketakutan pun memberanikan diri."Ku bilang menjauh tuan GREY'S FARESTA MARQUEZ!!"Pekik hazel kepada pria yang teryata adalah Grey's.


Grey's yang saat itu sedang berada di club malam, Tanta sengaja ia meminum, minuman yang sudah bercampur dengan obat peran*sang pun pergi meninggalkan tempat itu, namun di saat ia akan memasuki mobil ia melihat mantan istrinya berada di situ.. Karena ia di kuasai oleh gairah ia pun berjalan mendekati mantan istrinya dengan menggunakan topeng kebesarannya.


Dan saat ini ia ingin meminta jatah kepada sang mantan.


"Bantu aku plis!"Grey's memohon kepada hazel agar mau melakukan kembali pertarungan yang mereka lakukan berapa tahun yang lalu.

__ADS_1


"Maaf aku Grey's aku tidak bisa!"


"Kenapa apa kamu sudah memiliki kekasih atau memiliki suami?"Grey's tersulut emosi karena hazel tidak mau menolong dirinya.


"Kita sudah tidak ada hubungan Grey's? Jadi kita tak bisa melakukan apa yang kamu mau"Bantah hazel yang terus menolak permintaan Grey's.


Grey's pun memohon kepada hazel untuk melakukan hubungan, dan menjelaskan kepada hazel, kalau saat ini ia sedang mempertaruhkan antara hidup dan matinya.. Jika ia tak bisa menyalurkan hasr*tnya ia bisa mati, apa lagi obat yang di berikan oleh mereka dengan dosis tinggi jadi tidak ada kemungkinan untuk bersolo ria.


Hazel yang memang sudah mengetahui obat per*ngsang sangat berbahaya apa lagi dosis tinggi merasakan cemas.. Jika Grey's tak melakukan dia mati terus dia yang jadi tersangka atas meninggalnya Grey's.


Pikiran hazel sudah mulai kemana-mana, karena ia takut Grey's meninggal anaknya tidak ada yang mengurus terus dirinya di penjara, akhirnya memilih keputusan kedua yang membantu melepaskan gairah Grey's toh dirinya akan menikmati.


Hazel yang memang berada di bawah tubuh Grey's langsung membalikan tubuh Grey's.. Jadi saat ini dirinya sedang berada di atas.


Dengan keberanian hazel mel*mat habis bibir Grey's, Grey's yang belum ada persiapan apa lagi mendapatkan serangan mendadak dari hazel membulatkan matanya.


Mereka pun terhanyut akan ciuman itu, bahkan mereka tak menyadari kalau mereka sudah tidak sehelai kain yang melekat di tubuh mereka., karena terlalu asik berciuman.


Hazel yang sudah kehabisan nafas pun memukul-mukul dada besar Grey's.


Ciuman Grey's pun menurun ke leher dan buah melon yang menggelantung siap untuk di petik. Grey's lalu memainkan melon itu dan menggigitnya ia sengaja membuat tanda kepemilikan yang banyak, agar semua orang tau kalau sekarang hazel marbella lacerta adalah milik dirinya.


Hazel yang mendapatkan serangan seperti itu pun hanya bisa mengeluarkan lolongan kenikmatan.


"AKHHHH!"


"AHHHHH!"


De*Ahan hazel keluar begitu saja saat.. Grey's berusaha mengeluarkan lahar putih yang berada gunung sibajang. Tangannya tidak tinggal diam, tangan hazel menjambak rambut Grey's dengan keras bahkan sekali-kali ia menekan kepalanya.


Karena perbuatan hazel membuat wajahnya terhimpit gunung. Setelah terlepas ia pun berpindah ke arah perutnya yang rata dengan menciumi setiap jengkal ia tak aka membiarkan satu jengkal saja terlewat.


Karena sudah tidak sabar ia memasukkan sang belut ke dalam sangkarnya yang setelah sekian lama terlah ia tinggalkan. Ia bersyukur sarang belutnya kembali lagi ke belut listrik.


Sekali hentakan Grey's mampu membenamkan belutnya ke dalam sangkar,

__ADS_1


Greys sangat puas teryata sarangnya masih sempit. Ia pun memaju mundur cantik.


***


KEMBALI KE KEDIAMAN LACERTA.


Saat ini anggota keluarga sedang berkumpul di ruang keluarga. Mereka sedang menikmati suasa berkumpul.


Hendrik yang mendapatkan pesan dari sang putri kalau dia akan menginap di hotel hanya mengiyakan saja.


Alvagas, yang sedang memainkan ponselnya pun menyuruh oma'nya mendekat untuk menonton apa yang ia tonton.


Varisa yang melihat video yang di setel oleh cucunya merasa terkejut. Sedetik kemudian mereka tertawa terbahak-bahak siapa lagi kalu bukan nenek dan cucu.


Mereka yang melihat Arisa dan vagas tertawa pun merasa heran tidak biasanya mereka tertawa seperti itu.


Vegas yang penasaran merebut ponsel adiknya dan melihat apa yang di tonton oleh vagas.


Vegas tersenyum melihat drama yang di buat oleh keluarganya.


Karena mereka sangat penasaran, satu pun satu dari mereka melihat video yang di tunjukan oleh vagas.


Tapi tidak dengan Vanandya, Valdes dan tidak lupa si biang kerok Hendrik.


Karena ponsel itu dalam bahaya, mereka pun mencari kotak.. Setelah menemukan kotak mereka memasukkan ponsel itu kedalam kotak lalu menguncinya.


Karena waktu sudah larut malam Oma Eleanor menyuruh mereka masuk kedalam kamar masing-masing.


Saat ini Vanandya dan Valdes sedang berada di kamar mereka dengan twins yang sudah terlelap.


Sebenarnya twins menolak untuk tidur di kamar mamahnya tapi karena permintaan dari sang Valdes mereka pun menerimanya,.


Toh selama ini mereka juga sangat merindukan pelukan sang papah.


"Teryata twins sangat mirip denganku? Dad, andaikan kau masih ada di sini pasti aku akan paling bahagia dalam hidupku."Monolog Valdes dalam hati, karena ia sangat merindukan sosok yang selama ini di rindukan. tanpa sadari air matanya terjatuh.

__ADS_1


"Kenapa kamu nangis val..."


__ADS_2