
Hazel mengambil minuman yang di buat oleh Gisel dengan perlahan sambil meneliti minuman yang di buat oleh Gisel. Dengan sangat hati-hati ia meminum juice buatan Gisel,
Namun belum ia meneguk juice buatan Gisel ia langsung menyiramkan juice itu ke kepala Gisel, sampai membuat Gisel berteriak karena hazel sudah menumpahkan airnya ke atas kepalanya.
Ameera sangat terkejut dengan apa yang di buat oleh hazel dengan sangat marah ia hampir saja menampar pipi hazel.
"Kenapa? Apa kamu ingin menamparku, tampar saja tapi ingat mulai besok kamu tidak akan pernah melihat keindahan mansion." ucap hazel dengan tajam.
"Apa maksud kamu?"
"Maksud saya... Saya ingin tidur dadah!"ucap hazel.
Ameera dan Gisel terkejut sekaligus panik, karena hazel akan pergi ke kamarnya sedangkan ibu dan bibinya ada di dalam kamar hazel sedang mencari berkas pengalihan kekayaan. Saat Ameera ingin menghubungi ibunya nomernya tidak aktif.
Mereka pun terpaksa harus menghentikan langkah hwzel akar tidak pergi ke kamarnya.
"Hazel tunggu!" panggil Gisel.
"Ada apa?" tanya hazel.
"Kami minta maaf, dan sebagai permintaan maaf kami, kami akan buatkan minuman dan cemilan yang baru!" ucap Gisel dan Ameera.
"Untuk saat ini saya tidak minat tapi tidak tau kalau besok." ucap hazel yang langsung menaiki tangga.
Keduanya sudah mulai panik apa lagi mereka belum mendapatkan kabar dari ibu dan bibinya. Apa mereka berhasil atau tidak, karena mereka tidak bisa mencegah kepergian hazel yang akan pergi ke kamarnya.
Sedangkan hazel tersenyum sinis melihat ke arah Gisel dan Ameera yang sedang panik, ia pun melanjutkan jalannya ke arah kamar yang sudah di kunci dari luar agar bibi-bibinya tidak keluar dari dalam kamar.
Saat sudah sampai di depan pintu ia memegang gagang pintu. Setelah pintu di buka oleh hazel ia berpura-pura terkejut saat melihat kamar berantakan dan ada dua makhluk hidup di kamarnya sedang menggeledah kamarnya.
"Sedang apa kalian disini?"
"Ha-Hazel?" ucap mereka terbata-bata.
"Apa yang kalian pegang?" tanya hazel.
"Kami tidak memegang apa-apa!" ucap Eriska.
Namun hazel langsung mengambil berkas itu dari tangan Eriska, dan membuka berkas itu, tapi sedetik kemudian tawa hazel menggema di ruangan.
__ADS_1
Hazel berpikir kalau mereka sangat bodoh. Sampai mau saja di bohongi dengan berkas palsu, tapi ia akan mengikuti cara main mereka. Lalu dengan mudah ia kembali menyerahkan berkas itu ke tangan Eriska.
Eriska yang di kasih berkas kepemilikan tentu saja senang, seperti seorang anak di kasih permen.
"Lihat saja dengan berkas ini saya akan buat kamu menderita hazel!" ucap Eriska dengan sangat angkuh.
"Kalau bermimpi jangan di siang bolong nanti jatuhnya sakit," ucap hazel.
Namun Eriska dan Yulia acuh tak menggubris perkataan dari hazel, mereka pun langsung pergi dari hadapan hazel dengan ekspresi yang tidak bisa di tebak.
Setelah kepergian mereka hazel langsung menutup pintunya lalu mengunci pintu kamarnya. Dan tawanya pun langsung mengembang sampai membuat ia merasakan sakit perut, untungnya kamarnya kedap suara.
"Lihat saja aku akan buat mereka malu di hadapan semua orang. Dengan berkas palsu itu mereka tidak akan bisa berkutik lagi." ucap hazel.
"Apa rencanamu kali ini kenapa kamu dengan mudah memberikan berkas itu kepada mereka?" tanya seorang wanita dari balik Airpods.
"Lihat saja nanti aku akan buat mereka malu dengan hasilnya, karena itu adalah berkas daftar kematian buat eriska dan yang lain." ucap hazel.
"Lalu bagaimana mereka bisa percaya kalau itu adalah berkas kepemilikan?" wanita itu kembali bertanya kepada hazel.
Hazel pun menceritakan tentang manipulasinya dengan cara menukar isi dari berkas kematian dengan berkas kepemilikan,
Bahkan dengan mudahnya dia percaya kalau itu adalah berkas kepemilikan.
"Teryata kamu cukup pinter, tidak salah aku mempercayakan kamu buat melakukan semuanya. Saat ini kita harus segera hati-hati karena lawan kita bukan lawan yang sembarangan, karena wanita itu sangat kejam dan sadis dia adalah wanita jahat senior yang sudah membunuh keluarga mu." ucap wanita itu,
"Aku tau jadi aku akan melakukan dengan kecerdikan, apa lagi Gisel masih memegang sertifikat dari Komnas perempuan." ucap hazel.
Keduanya pun langsung menghentikan pembicaraannya lalu hazel melepaskan Airpods nya dari telinganya. Dan ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang sangat lengket.
Setelah membersihkan badannya hazel pun berpakaian dengan piyama tidur, ia langsung pergi untuk segera istirahat.
***
Di kapar Eriska cs sedang berpesta karena mereka sudah berhasil mengambil berkas kepemilikan dari tangan hazel dan mereka pun akan segera mengabari pengacaranya untuk datang ke kediaman Marquez, karena besok mereka ingin mengambil berkas kepemilikan.
Sang pengacara yang mendengar itu pun mengiyakan permintaan sang nyonya nya karena membantah akan membuat ia dan keluarga mati begitu saja.
Pengacara itu sudah menyiapkan semua perlengkapan buat pergi ke mansion Marquez besok pagi.
__ADS_1
***
Di kamar Vanandya mereka sedang bermain kuda-kudaan dengan penuh semangat bahkan Valdes sampai mandi keringat karena terus menggerakkan agar semakin cepat sampai.
Sementara di bawah Vanandya sedang merasakan nikmat tiada Tara saat Valdes mulai melakukan berapa gaya.
Keduanya sangat menikmati permainan itu, permainan yang seperti anak kecil tapi bedanya dengan hal yang menyenangkan.
Akhhhhhh.
Ahhh.. Ahhh.. Ahhh.. Ahhh.. Ahhh.
Suara ke-dua nya saling bersaut-sautan sampai mereka melakukan pelepasan dengan begitu mengembara sampai membuat Valdes mengerang kuat saat pelepasan terjadi.
Valdes pun ambruk di atas tubuh istrinya dengan benda pusaka masih tertancap di sarangnya. Mereka pun langsung tertidur dengan posisi Valdes di samping Vanandya Namun ia seperti seorang bayi yang meny*su kepada ibunya.
***
Pagi hari mulai menampakkan diri.
Saat ini semua orang kembali beraktivitas lagi da begitupun dengan keluarga Marquez, mereka baru saja beres membersihkan badannya lalu mereka pun keluar dari kamar mereka menuju ke ruang makan yang terletak di lantai bawah.
Saat mereka Sudah sampai mereka sangat terkejut melihat hazel sudah duduk di meja makan dengan tenang Namun sangat datar.
"Gimana apa kalian tidur dengan nyenyak? Sampai keluar saja sangat siang." sindir hazel kepada keluarga Marquez dan Eriska cs. Tapi wajah'nya tidan berpaling dari ponsel.
Namun mereka diam saja tidak ingin berdebat lagi dengan hazel apa lagi saat ini mereka sudah ada di meja makan.
Saat semua sudah duduk, kepala pelayan menyajikan makanan di meja makan,
Namun Eriska cs sangat terkejut saat melihat menu makanan yang sangat tidak mengenakkan. Apa lagi Hanya ada tempe, sayur pare dan sayur kangkung.
Tentu saja mereka tidak terima jika makanan yang di sajikan adalah makanan buat kambing semua,
"Apa-apaan ini Hazel? Aku sedang hamil kamu kasih makanan seperti ini?" ucap Gisel tidak terima yang langsung berdiri.
Brakkkk.
"Jika tidak mau ya sudah lebih baik kamu angkat kaki dari rumah ku!"
__ADS_1