
"Apa kamu pernah terjadi sesuatu?"Tanya Oma Eleanor yang sangat penasaran akan wanita di depannya ia merasakan sesuatu pada wanita di depannya seperti ada getaran magnet yang sangat melekat.
Namun suaminya langsung memotong ucapan sang isi yang ingin bertanya sesuatu kepada Kimberly, karena itu bukan untuk mereka.
Agni yang merasa khawatir membawa Kimberly ke kamarnya untuk istirahat.. Karena ia tak ingin terjadi sesuatu kepada Kim,
Setelah kepergian Kim dan BUMER asisten Hayden juga berpamitan kepada mereka, kalau saat ini dia ada kepentingan yang harus segera di selesaikan.. Apa lagi kantor sedang terjadi pengkhianatan, Namun sebelum pergi Hayden memberikan saran.
Hayden ingin mereka berkerja sama dengan satu sama lain jika mereka bersatu akan ada kemungkinan kubu dari Mrs'nya akan menang dan kubu lawan akan kalah, tapi dengan kerja sama mereka tidak akan membuat kubu lawan menyerah, justru dia akan menghancurkan satu per satu dengan cara yang licik.
Mereka terdiam, dengan pikiran sejuta mereka, tidak akan menyangka kalau mereka harus saling berkerja sama.. Tapi demi menghancurkan kejahatan mereka terpaksa melakukannya.
Mereka lalu membahas apa yang akan mereka lakukan, untuk menyelamatkan nyawa green dari tangan musuh.
***
Sementara di taman bermain terdapat keluarga kecil yang sangat bahagia karena keharmonisan mereka, bahkan banyak orang yang merasa iri akan kebahagiaan keluarga kecil mereka, ada juga yang menatap kagum dengannya.
Seorang wanita yang melihat interaksi mereka mengepalkan tangannya ia tidak akan membiarkan mereka bahagia, bahkan ada aura kebencian tersorot matanya.
"Lihat saja aku akan menghancurkan keluarga kalian!"Gumamnya lalu pergi dengan rasa kemarahan yang dia bawa.
Vanandya yang merasakan sesuatu menyusuri setiap taman, ia merasa akan ada sesuatu bahkan hatinya tidak tenang.
Valdes yang melihat gelagat Vanandya yang merasa khawatir pun bertanya kepada Vanandya ada apa dengannya.. Ia tak ingin vanandya kepikiran sesuatu karena hari ini adalah hari kebersamaannya.
__ADS_1
Sejenak Vanandya melupakan perasaan itu dan ia kembali bermain dengan anak-anak yang sedang tertawa bahagia., Saat kedua sejoli sedang duduk. Lalu kedua anaknya mendekati mereka, dan mengajak sang Daddy untuk bermain bola.
Valdes yang memang pandai main bola karena di ajarin oleh Daddy'nya, pun mengajari kepada putranya. ia ingin anaknya bisa tersenyum bahagia seperti ini, karena ia tak ingin anaknya bernasib sama dengan dirinya besar sebelum waktunya.. Karena kekecewaan yang berada di dalam hatinya membuat Valdes menjadi pria yang dingin, bahkan dia tidak dekat dengan orangtuanya.
Karena asik bermain sampai melupakan waktu yang sudah mulai gelap, lalu Vanandya pun mengajak Valdes dan anak-anak untuk pulang,
Namun Valdes tidak membawa mereka pulang ke kediaman Marquez maupun kediaman lacerta, Valdes membawa mereka pulang ke kediamannya yang sudah ada saat mereka menjalani hubungan dengan Vanandya. bahkan Vanandya merasa terkejut kalau Valdes membawanya ke mansion lama.
Saat sudah sampai di depan gerbang yang menjulang tinggi, lalu pintu gerbang terbuka dengan otomatis, mobil yang di tumpangi oleh valdes memasuki kawasan mansion yang sangat besar bahkan halaman depannya sangat luas,
Kedua bocah itu pun terkagum-kagum dengan mansion yang mereka datangi, bahkan mansion'nya lebih besar dari pada mansion lacerta dan Marquez.
"Dad! Ini mansion siapa?"Vagas bertanya kepada daddy'nya, jiwa penasaran vagas keluarga dari mulutnya.
Daddy Valdes hanya tersenyum saja, yang membuat Vagas begitu penasaran dengannya.
Para pelayan dan bodyguard merasa terkejut dan heran saat tuannya membawa seorang anak kecil yang sangat mirip dengan tuannya, namun mereka diam saja.
Saat mereka sudah memasuki mansion kedua bocah itu kembali terkagum dengan desain yang sangat bagus. walaupun Vegas kagum dengan mansion ini ia hanya menunjukkan muka datar, tapi tidak dengan Vagas yang terus saja tersenyum dan nora.
"PELAYAN!"Panggil Valdes kepada seluruh pelayan rumah.
Seorang kepala pelayan yang sudah mengabdi kepada tuan sebelumnya pun mendekati tuan mudanya. Dan ada apa dia memanggil dirinya.
Valdes pun berkata kepada kepala pelayan, untuk mengumpulkan seluruh bodyguard dan pelayan di halaman depan mansion malam ini, karena ia ingin memberikan pengumuman kepada mereka, Lalu dia juga menyuruh kepala pelayan untuk membawa kedua anaknya ke kamar yang sudah ia persiapkan.
__ADS_1
Malam pun tiba, saat ini meja makan sudah banyak makanan yang tersedia di meja. Keluarga kecil itu pun keluar dari kamarnya masing-masing,
Namun sebelum mereka makan malam, mereka keluar ke halaman mansion yang sudah di siapkan oleh kepala pelayan, dan valdes ingin memberikan pengumuman saat sudah sampai di depan. Valdes menatap dingin ke arah bodyguard dan pelayan yang sudah berdiri tegang di depan.
Lalu datanglah dua seorang pria yang keluar dari mobil dengan tampang dinginnya dan tegas, dia berjalan penuh dengan wibawa.Ia pun menyapa keluarga kecil itu.
"SELAMAT MALAM SEMUANYA!"Sapa Kairo kepada bodyguard tuannya, karena ia di panggil kesini untuk menjalankan printah dari tuannya,
"MALAM TUAN!"Ucap mereka serentak.
"KALIAN TAU KENAPA KALIAN DI KUMPULKAN DISINI?"Ucap Kairo dengån suara lantangnya dan tegasnya.
"TIDAK TUAN!"Ucap bodyguard tuan valdes dengan tegas. Karana mereka sudah di ajari untuk tegas.
"TUAN MENGUMPULKAN KALIAN SEMUA DISINI KARENA DIA INGIN MENYAMPAIKAN SESUATU DENGAN NYAWA KALIAN!"
Ucapan Kairo kepada bodyguard dan pelayan, yang membuat mereka sampai terkejut, jika urusannya dengan nyawa pasti itu adalah seorang yang sangat berarti bagi tuannya.
"KALIAN PASTI MELIHAT KEDUA ANAK KECIL DAN SEORANG WANITA YANG BERADA DI SAMPING TUAN KALIAN! DIA ADALAH ISTRI DARI TUAN KALIAN NYONYA MUDA VANANDYA NAYESHA LACERTA.. DAN MEREKA ADALAH TUAN MUDA KECIL KALIAN, ALVEGAZA ALDEBARAT LACERTA MARQUEZ DAN ALVAGAS ALDEBARAT LACERTA MARQUEZ!!"Suara lantang Kairo kepada bodyguard dan pelayan membuat mereka tegang.
"DAN TUGAS KALIAN ADALAH MENJAGANYA DENGAN BAIK JANGAN SAMPAI TERLUKA SEDIKITPUN, DAN JIKA SESUATU TERJADI KEPADA MEREKA MAKA NYAWA DAN KELUARGA KALIAN AKAN MENJADI TARUHANNYA!! APA KALIAN PAHAM?"Sambung Kairo kepada bodyguard.
"PAHAM ASISTEN KAI!"
Setelah acara pengumuman itu mereka masuk kedalam dan segera menikmati makan malamnya. Kairo dan Hayden yang akan pergi langsung di cegah oleh Vanandya, Vanandya mengajak mereka untuk makan malam bersama, karena setelah ini Vanandya dan Valdes ingin membicarakan hal sesuatu kepada mereka.
__ADS_1
Akhirnya mereka pasrah karena perut mereka juga sudah demo karena ingin di isi. Jadi mereka ikut makan bersama dengan tuan dan nyonya.
"Gimana dengan mereka?"