
Saat semua orang sedang berbicara mengenai keluarga mereka. Datanglah, sebuah mobi yang bernilai ratusan bahkan sampai miliaran. Satu per satu pun keluar dari mobil mereka. Dengan tatapan datar dan wibawa. Bukan, hanya seorang laki-laki saja yang memiliki aura yang sangat dingin, seorang wanita juga sama. Mereka, memiliki aura yang dingin, datar dan anggun.
Para pria dan wanita yang melihat kedatangan kedua keluarga besar itu pun. Merasa terkagum-kagum akan aura yang di miliki oleh mereka, bahkan. Mereka merasa jatuh cinta akan keluarga besar itu.
Saat semua orang sudah turun dari mobil mereka masing-masing, tibalah saat ini keluarlah seorang pria dan wanita yang sangat cantik dan tampan.
Mereka keluar dari mobil dengan datar tanpa ekspresi sedikitpun yang keluar dari wajah mereka. Dengan wibawa kedua pasangan itu berjalan bergandengan tangan. Tanpa, menggubris cibiran orang-orang yang ada di tempat itu.
Kursi pertama sudah di duduki oleh Rudra dan Eleanor, kursi kedua di duduki oleh vinton dan victor. Lalu ketiga di duduki oleh Hendrik dan varisa, sedangkan yang ke empat adalah hazel dan Grey's. Sedangkan ke lima adalah Kimberly dan Faisal, dan yang terakhir adalah sang putri mahkota dan putra mahkota.
"Baik kita mulai saja.!!" ucap vinton.
MC, pun meminta kepada wartawan untuk melakukan sisi tanya jawab. Karena, tuan vinton sudah menyuruhnya untuk segera di mulai.
"Tuan vinton. Apa benar cucu mantu anda melakukan itu kepada cucu perempuan anda?" ucap wartawan A.
"Dan, apa benar kalau tuan valdes di goda oleh nona vanandya agar mau menikah dengan tuan valdes?" ucap wartawan C.
"Apa, sebelumnya nona vanandya sudah menikah dengan tuan virendra?" ucap wartawan B.
"Kami ingin tau apa tujuan dari nona Vanandya yang menggoda tuan valdes yang notabenenya adalah seorang putra mahkota." ucap wartawan D.
"Apa, jangan-jangan nona vanandya menikah dengan tuan valdes hanya karena harta? Karena sebab itu nona vanandya menceraikan tuan virendra?" ucap wartawan A.
__ADS_1
MC, lalu menghentikan para wartawan untuk diam sejenak. Karena, tuan vinton menyuruhnya untuk berhenti.
"Vanandya, tidak pernah melakukan hal jahat kepada cucu perempuanku, palah dia adalah seorang penyelamat, karena ada seseorang yang berbuat jahat kepada cucuku." Jawab vinton dengan pertanyaan pertama.
Lalu tuan vinton menyuruh anak buahnya untuk memberikan bukti kepada media, melalui monitor LCD. Yang, di situ menayangkan melisa menyuruh kepada anak buah untuk menjalankan rencana jahat di situ terdapat sepuluh orang pria.
Semua media dan tamu undangan merasa terkejut dengan apa yang mereka lihat, teryata pelaku sesungguhnya adalah melisa putri tunggal dari Prancis group. Mereka, tidak menyangka teryata wanita yang mereka kira baik adalah seorang wanita yang kejam, dia mampu melakukan apa saja demi menghancurkan keluarga Marquez.
"Dan, untuk pertanyaan kedua..." ucapan vinton terpotong oleh valdes, ia ingin mengatakan kepada seluruh dunia kalau dirinya tidak pernah di goda sedikitpun. "Saya Valdes bersumpah tidak pernah di goda sama sekali oleh siapapun. Karena, saya memang sangat mencintai vanandya dari waktu saya sekolah sampai sekarang." ucap Valdes dengan lantang.
Mereka kembali terkejut dengan apa yang terlah di katakan oleh valdes, teryata itu semua tidaklah benar. Mereka, pun kembali mempercayai perkataan valdes saat bukti kembali di tunjukan.
"Untuk pertanyaan ketiga, memang benar kalau Vanandya pernah menikah, tapi semua itu karena perjodohan. Dan, saat mengetahui kalau mereka memiliki pasangan masing-masing mereka bercerai." ucap vinton. Dan bukti kembali di perlihatkan tentang perjanjian pernikahan,
"Semua yang di katakan oleh istriku adalah jawaban dari pertanyaan nomer empat dan lima.!!" ucap Rudra.
"Dan saya juga ingin mengenalkan kalau Althea Kimberly Ryder adalah cucu saya yang pertama. Dan dia adalah putri pertama dari Briyan Artamevin maghfir dan sonya erllena lacerta. Bukan hanya itu, saya juga akan mengenalkan cucu saya yang kedua, dia adalah hazel marbella lacerta. putri dari Hendrik lacerta dan Varisa lacerta.!!" ucap Rudra dengan lantang.
Rudra dan Eleanor berjalan meninggalkan tempat itu dan di susul oleh Hendrik dan yang lainya. Karena, acara sudah selesai dan tidak ada pertanyaan lagi. Sebelum mereka pergi Rudra berkata untuk menghapus berita yang tidak jelas itu.
Mereka pun kembali ke tempat mereka masing-masing dan saat ini keluarga lacerta sedang berkumpul mereka ingin mengatakan sesuatu hal yang penting kepada hazel.
"Hazel.! Apa benar kamu menjalin hubungan dengan Grey's?" ucap hendrik dengan mode on.
__ADS_1
Hazel hanya menundukkan kepala ia takut akan kemarahan ayah'nya itu. Namun, ia terkejut dengan seseorang mengatakan sesuatu dari pintu utama.
"Ya.!! Kami menjalin hubungan lagi. Karena kami saling mencintai satu sama lain," ucap Grey's dengan lantang. Karena, dirinya tak ingin bersembunyi lagi dari mereka.
Entah kenapa ruangan menjadi sangat dingin. Karena perkataan dari greys yang mengatakan kalau dia sangat mencintai hazel.
Varisa bangkit dari duduknya dengan aura yang mencengkram pupil mata menjadi hitam pekat, bak seperti seorang pemangsa yang ingin memasang buruannya. Dia berjalan mendekati Grey's. "Apa kau bilang mencintai hah?!!" ucap varisa.
Hendrik dan kedua orang tuanya sangat terkejut dengan perubahan varisa, jika dia lepas kontrol maka semua kebenaran akan terungkap yang sudah mereka sembunyikan belasan tahun.
Eleanor mengode kepada anaknya untuk mencegahnya agar varisa tak melakukan apa yang sudah mereka sembunyikan bertahun-tahun lamanya.
"Sayang sebaiknya kita bicarakan dengan baik-baik oke?" ucap hendrik dengan lembut.
"Tidak hen, pria ini harus mendapatkan balasan atas apa yang terlah dia lakukan kepada putriku.!!" ucap dengan dingin.
Vanandya dan valdes merasakan curiga dengan apa yang dia lihat. Karena, setahu mereka varisa sifatnya tak seperti itu, apa lagi matanya bukan seperti itu.
"Sayang kamu merasakan keanehan gak? Kok bunda jadi seperti itu.!"
"Aku juga tidak tau, mungkin ini semua. Karena kejahatan Grey's terhadap hazel, jadi bunda jadi seperti itu," bales Vanandya. Walaupun hatinya merasakan hal yang sama akan perubahan bundanya.
Hendrik mencoba mencari cara agar istrinya tidak berbuat nekat, "Sayang kamu tenang ok? Kita bicarakan baik-baik kamu tidak ingin kan semua orang mengetahuinya, dan kamu juga ingin kan menghukum greys karena kesalahan dia. Maka kita hukum dengan baik-baik ok." bisik Hendrik, agar tidak ada orang yang mendengar perkataannya.
__ADS_1
"APAAA..!!"