CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 239


__ADS_3

Seorang wanita turun dari mobil lalu ia berjalan dengan keanggunan dengan pandangan lurus menatap ke arah depan bahkan ia tidak perduli dengan tatapan orang yang sedang melihat dirinya dengan serius,


Wanita itu pun menaiki tangga ia berjalan ke arah pintu utama yang banyak sekali bodyguard dan anak buah dari keluarga Marquez yang sedang berjaga.


Dengan datar ia menunjukkan kartu identitas kepada penjaga, setelah menunjukkan kartu identitas. Penjaga itu menyuruh wanita itu masuk ke dalam mansion yang sedang dadi adakan pesta penyambutan.


Setelah masuk ia menyelusuri setiap pandangannya ke penjuru ruangan yang terdapat anggota keluarga Marquez dan tamu undangan. Ia melupakan satu hal ia mendengar seorang wanita sedang berbicara menggunakan mic.


"Saya juga akan mengatakan kalau Ameera sebagai pewaris tahta kerajaan bisnis milik Marquez, karena ameera yang berhak atas Semuanya.!" ucap Eriska.


"ITU TIDAK AKAN TERJADI, KARENA SEMUA KEKAYAAN SUDAH JATUH KE TANGANKU..!" ucap wanita itu dengan tegas.


Semua para langsung tertuju kepada wanita itu karena perkataan mereka membuat semua orang terkejut dengan tindakan wanita itu, begitu juga dengan keluarga Marquez dan Eriska cs.


"Hazel!" gumam semua keluarga Marquez.


Hazel marbella lacerta.


Ya, wanita itu adalah hazel yang saat ini penampilan dan karakternya sudah sangat berubah dengan drastis, yang tadinya menggunakan pakai biasa saja sekarang dia menggunakan pakai yang sangat minim dan karakternya juga sama yang tadinya lemah lembut dan halus sekarang dia berubah menjadi tegas, dingin, datar dan kejam.


Desas-desus kembali terdengar oleh keluarga Marquez yang mendengar perkataan dari tamu undangan yang saling berbisik satu sama lain mereka sedang membicarakan keluarga Marquez.


Lantas hazel berjalan mendekati di mana keluarga Marquez berdiri, dengan sangat anggun dan datar, saat sudah sampai di hadapan keluarga Marquez ia berdiri menatap ke arah Eriska dengan sangat dingin.


Keluarga Marquez masih sangat terkejut melihat perubahan hazel yang sangat di luar nalar, karena penampilan dan karakter hazel tidak seperti ini.


"Nyonya Eriska Adiwilaga! Sayang sekali keinginan kamu untuk mendapatkan kekayaan Marquez group tidak akan terpenuhi, karena semua kekayaan sudah jatuh di tangan ku.!" ucap hazel dengan sangat dingin dan datar.


Lagi-lagi keluarga Marquez sangat terkejut mendengar penuturan hazel yang mengatakan kalau semua kekayaan jatuh ke tangan hazel. Mereka menatap ke arah hazel dengan tatapan bertanya.


Hahah.


Tawa Eriska menggema di aula itu sampai membuat tamu undangan menatap ngeri ke arah Eriska dengan tawanya.


"Mana ada semua kekayaan Marquez jatuh ke tanganmu sedangkan kau hanya mantu yang tidak di harapkan." ucap Eriska.


Hazel menggelengkan kepala mendengar ucapan Eriska itu, ia ingin sekali menghancurkan para wani di depannya itu yang sudah merusak pernikahan dirinya.


Mendengar situasi yang akan ada kekacauan vinton menyuruh anak buah untuk membubarkan semua tamu undangan karena ia tidak ingin ada yang menggosipkan tentang keluarganya,

__ADS_1


Anak buah dari vinton dengan sigap membubarkan semua orang karena pesta penyambutan sudah berakhir,


Tamu undangan dan para wartawan dengan kecewa harus pulang karena tidak bisa melihat apa yang terjadi di keluarga Marquez.


Seketika itu aula menjadi hening karena tidak ada lagi tamu undangan yang tersisa di dalam aula tersebut. Di situ hanya ada keluarga Marquez dan Eriska cs.


"Nyonya Eriska, sepertinya anda sangat berharap kalau Marquez group akan menjadi milik anda? Tapi sangat di sayangkan kalau semua kekayaan sudah jatuh ke tanganku bahkan semua saham yang di pegang oleh keluarga Marquez sudah aku ambil alih.!" ucap hazel dengan datar.


Prok.. Prokk.. Prokk.


Hazel bertepuk tangan dengan keras yang membuat bawahannya datang mendekati bos merek, lalu salah satu tangan kanan memberikan dokumen coklat tidak tau apa isi dari dokumen tersebut. Lalu hazel membuka dokumen itu dan membaca, setelah membaca isinya, ia pun menyerahkan kepada Eriska.


"Di dokumen itu tertulis kalau 95% saham Marquez group sudah jatuh ke tanganku dan berapa aset juga sudah menjadi milikku, So anda tidak berhak mendapatkan warisan tersebut!" ucap hazel dengan datar.


Eriska membeku melihat isi dokumen tersebut yang mengalihkan kekayaan Marquez kepada hazel bahkan di situ juga terdapat tanda tangan dari keluarga yang memiliki saham,


Di antaranya yang memiliki saham tersebut adalah.


Vinton, memiliki saham sebesar 15%


Agni, memiliki saham sebesar 5%


Faisal, memiliki saham sebesar 10%


Victor, memiliki saham sebesar 8%


Kimberly, memiliki saham sebesar 7%


Rebecca, memiliki saham sebesar 3%


Grey's, memiliki saham sebesar 5%


Hazel memiliki saham sebesar 2%


Valdes memiliki saham sebesar 12%


Vanandya memiliki saham sebesar 3%


Virendra memiliki saham sebesar 5%

__ADS_1


Laksh memiliki saham sebesar 5%


Vernon memiliki saham sebesar 5%


Ameera memiliki saham sebesar 5%


Vinton sudah membagi rata saham yang dia miliki kepada anak cucunya, jadi ia saat ia sudah tiada nanti saham ia ia tiada akan ia berikan kepada cicitnya.


Namun sekarang berubah semua saham yang di miliki oleh keluarga Marquez sudah jatuh ke tangan hazel dengan tipunya agar ia bisa menguasai kekayaan Marquez group.


Hazel terlah berhasil mengambil semua saham yang saat ini memiliki saham sebesar 95% saham. Dan 5% saham lagi di miliki oleh Ameera.


Vinton merebut dokumen yang di pegang oleh eriska lalu ia membaca semua isi dari dokumen tersebut.


"Hazel apa maksud dari semua ini?!" bentak vinton kepada hazel.


Hazel lantas berjalan dan duduk di kursi kepemilikan yang ada di tempat itu, lalu menatap keluarga Marquez satu persatu. Ia pun tersenyum ke arah mereka semua.


"Kakek, sudah baca kan isi dari dokumen tersebut? Dan akulah pemilik semua kekayaan Marquez group.!" ucap hazel dengan lantang.


Grey's mengeram marah karena tindakan hazel kepada keluarganya yang sudah menipu mereka,


"Sayang jangan bercanda dengan saham! Kau tau kan kalau semua saham itu hanya berhak kakek yang megang bukan kamu," ucap bariton Grey's.


Hazel lantas tersenyum sinis ke arah suaminya lalu ia berkata juga dengan dingin, ia juga menatap ke arah Grey's dengan tajam.


"Semua orang berhak atas saham, jadi aman-aman saja, dan ya karena saya yang megang saham jadi semua peraturan mansion ini saya yang megang," ucap hazel.


"Sayang, jaga batasan kamu kamu tidak berhak mengatur kami sesuka hati kamu, dan kamu harus tau kalau kau itu hanya seorang mantu!"


"Sayang! sayang dan sayang. Saya muak dengan panggilan itu! Mulai sekarang jangan panggil saya dengan sebutan itu lagi, anda paham tuan Grey's?" ucap hazel.


"Kakak, ada apa dengan kakak? Kenapa kakak berubah menjadi jahat seperti ini?"


"Susahlah Vanandya saya tidak ingin mendengar ocehan kamu, mulai sekarang kita tidak memiliki hubungan apa lagi!"


Deg.


Vanandya sangat terkejut hazel mengatakan seperti itu kepada dirinya, ia tidak menyangka kalau hazel akan mengatakan seperti itu,

__ADS_1


"Dan kalian semua akan menjadi pelanku seutuhnya dan kalian tidak akan pergi kemana-mana Tanta seijin dari Nyonya hazel." ucap hazel yang langsung pergi dari tempat itu.


"Kau tidak bisa mengaturku hazel.."


__ADS_2