
"Tante dia siapa? Kenapa dia tidak sopan sama Tante dan om."
Mereka, baru menyadari ada orang lain di situ selain mereka berlima. Lalu mereka menatap ke arah wanita yang tadi berbicara kepada Nyonya Rebecca.
Nyonya Rebecca yang melihat wajah penasaran mereka pun berbicara dengan sangat lembut.
"Kenalkan dia adalah anak sahabat saya. Namanya, Melissa Francis, anak dari keluarga Francis. Dia yang akan jadi calon mantu saya."
Melissa Francis anak dari pasangan Rizaldi Francis dan Linda Francis. Melissa pewaris tunggal dari Francis group, Naum keluarga mereka memiliki latar yang berbeda tidak ada yang mengetahui rahasia mereka selain keluarga besarnya, melissa sangat suka barang-barang mahal, apapun yang di inginkan harus menjadi miliknya.
HAHAHA.. Tawa seseorang wanita yang membuat semua orang menatapnya dengan tatapan tajam.
"Hanya tikus kecil aja belagu. Asalkan anda tau ya nona, anda dan keluarga anda yang sangat keji itu hanya seseorang bajingan.. Dan anda yang suka berfoya-foya, kurasa aku tak yakin seorang J-A-L-A-N-G seperti dirimu masuk dalam keluarga ini."Vanandya berkata dengan sangat dingin bahkan auratnya sangat mencengkram seperti ada meteor ruangan itu.
Melissa mengepalkan tangannya kuat di bawah meja, ia tak menyangka kalau wanita itu mengetahui semua'nya. Namun, ia tak akan berkata jujur begitu saja, ia langsung merubah ekspresinya menjadi sedih.
"Maaf. Tante harus aku tak mengikuti ujian ini."
"Kenapa sayang?"
"Aku. Sangat sedih saat wanita itu mengejekku. Dulu aju juga sering di bully Seperti ini sampai aku harus ke psikolog untuk menyembuhkan depresi ku, karena mereka sering mengatakan seperti itu kepadaku. hiks.. Hiksss.. Hiksss."
Nyonya Rebecca merasa iba dengan apa yang di ucapkan oleh melissa, yang depresi karena bullying. ia lalu menatap tajam ke mantu yang tak di harapkan itu.
"Atas dasar apa kau mengatakan itu kepada anak sahabat saya?!"Bentak nyonya Rebecca kepada vanandya yang asik makan.
Vanandya, mengangkat bahunya acuh. Ia sudah males berdebat lagi dengan keluarganya yang sangat BAIK.
Entah kenapa akhir-akhir ini Vanandya sering banyak makan, bahkan ia yang tak suka mengemil sekarang menjadi suka mengemil, apa lagi waktu malam hari pas nonton drama Korea.
"Lebih baik kita mulai ujiannya."Vanandya kembali bersuara dengan datar.
"Baiklah, aku akan memberikan tiga ujian. Ujian pertama adalah memasak."Nyonya Rebecca bersuara dengan sangat lantang dan terkesan dingin.
__ADS_1
Mereka bertiga, Vanandya, Tanu dan Melissa pergi ke dapur tempat menjadi ujian pertama.
Tanu yang tidak pernah masuk ke dapur merasa bingung dengan peralatan dapur, bahkan ia tak mengetahui caranya memakai perabotan dapur.
Semua kebutuhan sudah di persiapkan di area dapur. Bahkan seluruh dapur sudah di pantau dengan cctv yang sangat canggih.
Tanu. Menaruh kuali ke kompor dengan di bantu internet, ia lalu memasukkan minyak kedalamnya.
***
"Kau lihat kekasih gelap'mu itu tidak bisa memasak. Bahkan masak aja menggunakan internet."Cibir Victor kepada putranya, ia sangat puas bisa mengejek anaknya itu. Karena kekasihnya tak bisa apa-apa.
"Benar, buat apa menjadi mantu kalau tidak bisa memasak.. Lebih baik tak usah memiliki menantu."Timpal nyonya Rebecca yang sangat tidak menyukai Tanu sebagai menantu, karena ia rasa tak memiliki bakat apa-apa. Bahkan, dia tak pantan menjadi Nyonya muda Marquez, yang di segani dalam dunia.
"Istriku, kau juga jangan senang dulu. Karena kandidat wanita pilihan mu, seperti apa."Ucap tuan Victor dengan lembut tapi terkesan mengejek kepada sang istri tercintanya.
Amora merasa kesel kepada Tanu, kenapa dia tak bisa apa-apa. Ia ingin membantu tidak bisa karena semua terpantau cctv, mulai dari yang tersembunyi sampai cctv tak tersembunyi.
***
**
Melissa Francis, sedang menyiapkan bumbu-bumbu yang akan ia masak. Namun, ia bingung dengan bumbu-bumbu yang ada, ia lau membuka internet guna ingin melihat cara memasak seafood saat sudah dapat resep masakan, ia mulai memasaknya.
***
HAHAHA. Tawa tuan Victor menggema di ruangan itu, ia tak menyangka kalau kandidat yang di pilih istrinya, sama dengan si Tanu ga bisa apa-apa.
Rebecca menatap tajam suami'nya mengisyaratkan kalau dia tak akan mendapatkan jatah sampai satu bulan, bahkan ia mengisyaratkan untuk tidur di luar.
GLEK Victor menelan ludahnya dengan susah payah, ia tau tatapan tajam sang istri membuat ia mencium. Bahkan ia tau dari matanya ia tak akan mendapatkan jatah sampai satu bulan, bahkan ia tak akan di izinkan tidur di kamar.
Jika itu semua terjadi. Ia bakalan mati tak berdaya karena tidak mendapatkan asupan, satu hari tak mendapatkan asupan saja ia sudah seperti mayat hidup apa lagi ini satu bulan.
__ADS_1
"Walaupun Melissa menyontoh di internet, siapa tau masakannya lezat seperti masakan binatang 8."
"Yang ada bintang 0. wanita seperti itu di banggakan jadi jalin mantu gak pantas sama sekali."Amora berkata dengan ketus ia tidak akan pernah mengizinkan wanita ular seperti Melissa masuk kedalam Keluarga'nya.
"Kayanya yang bakalan menang mantuku itu, karena dari segi penampilan dia jago dalam memasak."Ucap Victor, yang tidak menyadari akan singa dangdut eh singa betina sudah mengeluarkan tanduknya seperti banteng.
"Saya rasa sih, Vanandya tak bisa apa-apa."Rebecca berkata dengan sinis.
**
Setelah masakan yang di buat oleh Melissa ia menyajikan di piring, dengan sedikit hiasan, ia sangat percaya hasil karya masakan yang ia buat bisa membuat para juri terkesima dengan masakan yang luar biasa sempurna.
***
Saat ini giliran Vanandya yang memasak, ia ingin membuat makanan yang unik dan menarik, dengan kemampuannya ia mengumpulkan bahan-bahan dapur ia ia persiapkan di meja. Lalu ia memotong sayuran dengan cepat, mungkin ia membutuhkan waktu lima detik untuk memotong sayuran.
Setelah semua sayuran terlah di potong, ia langsung membersihkan daging dan ikan laut. Dalam hitungan menit ia mampu membersihkan semua daging dan ikan laut.
**
Semua orang tercengang menyaksikan kehebatan Vanandya dalam memasak, bahkan ia seperti chef handal yang mampu memasak dengan sangat cepat.
Nyonya Rebecca ketar-ketir melihat keahlian yang di miliki mantu'nya itu, bisa-bisa dia akan lolos dalam ujian dapur. Tapi ada sedikit rasa kekaguman yang di miliki Rebecca kepada mantunya itu, hanya sedikit tidak lebih.
"Sepertinya mantuku emang jago dalam hal masak memasak. Siap-siap lah dalam ujian ini pasti yang menang mantuku. Bukan dua wanita ondel-ondel seperti yang di ucapkan sang mantu."Tuan Victor berkata dengan bangga, karena jagoannya akan menang.
**
Semua orang sudah sangat tegang, di hadapan delapan juri yang siap menilai masakan sang kandidat.
Di meja panjang sudah ada tiga masakan yang berbeda-beda, mulai dari masakan Tanu, masakan Melissa dan masakan Vanandya. Semua sudah tertata rapih.
...****************...
__ADS_1
"Pemenangnya adalah...