
Ucapan lantang Ameera menghentikan langkah hazel yang akan pergi dari tempat itu dengan Sangat anggun. Lantas hazel berbalik menatap tajam ke arah Ameera lalu ia berjalan mendekati Ameera dengan datar. Saat sudah sampai di depan Ameera ia mencengkram dagu Ameera dengan sangat kuat, sampai Ameera kesakitan.
Melihat hal itu semua keluarga terkejut dengan tindakan hazel kepada Ameera yang begitu berani terhadap Ameera. Saat Eriska akan membantu melepaskan Ameera, dengan sigap Jo selaku tangan kanan hazel menghalangi Eriska yang akan mencelakai hazel.
Grey's meminta kepada hazel untuk melepaskan Ameera karena jika di tidak di lepaskan Ameera bakalan mati,
Namun, bukan hazel namanya jika ia harus menuruti semua perkataan keluarga Marquez, karena hazel yang sekarang bukanlah hazel yang dulu lagi yang gampang menuruti keinginan keluarga Marquez,
"Jika kau tidak mematuhi'ku maka bersiaplah untuk angkat kaki dari kediamanku! Karena saat ini semua harta Marquez aku yang pegang," ucap hazel dengan datar.
"Cih, walaupun kau memiliki kekayaan Marquez, kamu tidak berhak mengusirku karena di sini aku juga berperan memiliki sebagian aset dari Marquez group!" ucap Ameera.
Hahaha.
Tawa hazel menggema lalu ia menatap ke arah Ameera dengan tatapan tajam.
"Ingat kau itu hanya memiliki saham dan aset sebesar 5% sedangkan saya memilih saham berserta aset-aset Marquez yang lain sebesar 95%! jadi kau harus mematuhi peraturan saya, apa kau mengerti.?" ucap hazel penekan setiap perkataan yang keluar dari mulutnya.
Setelah itu hazel berlalu pergi dari hadapan keluarga Marquez, ia pergi menunju ke kamarnya.
Namun, sebelum ia masuk ke dalam kamar seorang menarik tangannya dengan kasar dan membawa ke sebuah ruangan yang sangat sepi dan gelap tidak ada penerang yang ada,
Lalu orang itu menyalakan lampu dan seketika itu juga hazel mengetahui siapa yang membawa dirinya ke ruangan tersebut, adalah tidak lain adalah suami'nya yang membawa ia dengan kasar.
"Kenapa anda menarik saya dengan kasar?" tanya hazel dengan kasar.
"Jawab jujur kenapa kamu seperti ini? Dan dari mana kamu mendapatkan semua saham Marquez group?" Grey's balik tanya kepada hazel dengan dingin.
"Saya seperti ini karena dirimu anda paham! Dan dari mana saya mendapatkan semua saham Marquez group itu bukan urusan anda, karena anda bukan lagi siapa-siapa saya!" ucap hazel,
__ADS_1
Saat hazel akan pergi Grey's menghempaskan tubuh hazel ke tembok sampai hazel meringis kesakitan, dan Grey's langsung mengunci pergerakan hazel saat akan kabur.
"Dasar wanita keras kepala," ucap Grey's yang langsung mencium bibir hazel dengan kasar. Namun Grey's merasakan kalau hazel tidak bernafas dan tidak membuka bibirnya, lantas ia menggigit bibir bawah hazel sampai bibir hazel terbuka lebar.
Karena tak ingin kehilangan kesempatan, ia langsung ******* bibir hazel dengan rakus dan mereka pun saling ******* satu sama lain sampai berapa saat mereka sudah mulai kehabisan nafas dan melepaskan bibir satu sama lain.
"Gimana apa kamu menikmatinya?" tanya Grey's,
"Cih saya sudah tidak ada nikmat sedikitpun lagian saya jijik menikmati bibir yang sudah ada bekas wanita lain, jadi jangan merasa bangga.!" ucap hazel dengan sinis.
Deg.
Grey's terkejut mendengar perkataan hazel yang sangat melukai hatinya. Namun egonya masih bertahan ia belum bisa meminta maaf kepada hazel dengan tulus.
Hazel lantas mendorong tubuh Grey's yang sedang termenung, dan dengan mudah hazel bisa menyingkirkan Grey's yang sedang melamun,
Namun Grey's langsung tersadar dan menarik tangan hazel kembali dan ia memeluk tubuh hazel dengan sangat erat ingin sekali ia mengatakan meminta maaf tapi bibirnya sangat kaku.
Hazel yang berapa detik di dalam pelukan Grey's langsung mendorong tubuh Grey's agar menjauh dari dirinya, karena jika tidak hatinya tidak akan bisa terkontrol jika sudah di hadapan suami'nya.
"Saya sudah katakan kalau saya tidak akan pernah menerima kembali orang yang sudah masuk ke wanita lain, jadi jangan harap saya akan kembali lagi." ucap hazel dengan datar.
"Sepertinya itu tidak akan terjadi karena kamu sendiri lah yang akan datang kepadaku dan meminta untuk balik lagi bersama dengan kamu." ucap Grey's menarik turunkan alisnya.
Hazel tak menggubris perkataan Grey's ia langsung pergi keluar dari dalam ruangan tersebut dengan kekesalan kepada Grey's yang terlalu semena-mena terhadap dirinya.
Saat sedang menyelusuri Rorong ia berpapasan dengan kedua putranya yang sedang berjalan ke arah dirinya. Dan kedua putranya seperti marah kepada dirinya, karena di raut wajahnya ada gurat kemarahan,
"Green, grayland?" panggil hazel dengan pelan.
__ADS_1
"Dari mana saja mama selama ini?" tanya green kepada mama'nya dengan dingin.
"Benar, dari mana saja mama selama ini? Dan tiba-tiba datang dengan merusak keluarga papa?" timpal grayland.
"Mama, datang-datang dengan dandanan dan karakter seperti ini apa lagi mama sudah berani mengambil saham kakek buyut dengan cara licik," ucap green.
Mereka, sangat marah kepada mama mereka yang sangat jahat karena sudah mengambil kekayaan kakek buyut mereka dengan cara licik apa lagi mama datang dengan berbeda dari sebelumnya, karena mama yang mereka kenal sangat baik, pengertian, penolong bahkan mama mereka tidak jahat, tapi sekarang mama mereka sudah berbeda, semua sifatnya juga sudah berubah.
"Mama, ngelakuin ini demi kalian?" ucap hazel dengan pelan.
"Cih ngelakuin demi kita, asalkan mama tau kalau mama dengan seperti ini, mama sudah berhasil menghancurkan kita semua!" ucap green dengan keras.
"Dan apa mama tau perkataan mama itu membuat mommy sangat sakit hati," ucap grayland.
"Mama.." sebelum hazel menyelesaikan ucapannya sudah di potong oleh green dengan sangat datar,
"Mama apa hah? Mama ingin mengatakan kalau mama puas sudah menyakiti hati mommy? Asalkan mama tau selama ini mommy sangat menyayangi mama, tapi mama membalas dengan cara menyakiti hati mommy!" ucap green.
"Ma, kenapa mama berubah? Aku padahal sangat menyayangi mama yang dulu, tapi sekarang mama sudah berubah." ucap grayland dengan sedih.
Lalu, green menatap ke arah Adik ia pun mengatakan kepada grayland dengan dingin,
"Sudahlah lan, Sebaiknya mulai sekarang kotak tidak perlu mencampuri urusan mama lagi karena mama sudah berubah menjadi jahat, jadi biarkan sesuka hati dia mau melakukan apa," ucap green dengan dingin. Karena ia sangat membenci mamanya.
Setelah itu green menarik tangan adiknya dengan kasar agar mereka segera pergi dari hadapan mama mereka yang sudah berubah menjadi sangat kejam dan jahat. Bahkan dengan teganya mama mereka mengambil semua kekayaan yang di miliki oleh kakek buyut,
Tapi tidak dengan Grayland walaupun bibir membenci mama, tapi hati kecilnya tidak membenci mamanya, ia sangat yakin kalau perubahan sang mama ada maksud tersembunyi dari semua ini.
"Green, apa kita tidak keterlaluan mengatakan itu kepada mama?"
__ADS_1
"Apa kamu bilang.?"