
Karena merasa terpojokkan, membuat Eriska sangat marah kepada keluarga Marquez apa lagi ia sangat marah karena rencana untuk mengambil kekayaan dari Marquez gagal dan sekarang dirinya yang terkepung oleh keluarga Marquez dan para bodyguard nya.
Namun tekad kuat untuk lepas dari keluarga mereka pun sangat kuat, ia langsung menarik tangan vagas dengan kasar saat keluarga Marquez sedang lengah, hal itu membuat keluarga Marquez marah padam karena vagas berada di tangan Eriska.
"Jangan mendekat atau anak kalian akan... Mati di tangan ku.!!" bentak Eriska yang membuat semua keluarga Marquez mengurungkan niatnya untuk mendekat ke arah Eriska.
Perlahan demi perlahan Eriska Ameera dan Yulia berjalan menjauh dari keluarga Marquez dan mereka keluar dengan membawa vagas berada di tangan mereka. Karena meraka ingin menggunakan vagas buat mengambil kekayaan Marquez.
Keluarga Marquez yang melihat Eriska pergi pun langsung mengikuti dari Belakang mereka tidak ingin anak mereka kenapa-kenapa. Apa lagi berada di tangan Eriska.
Saat Eriska dan yang lain akan masuk mobil seorang wanita paru baya mendekati mereka. Dan berbicara dengan sangat kasar.
"Kalian mau bawa kemana cucuku?" bentak seorang wanita.
"DIAM KAMU RISA!!"
Bugh..
Yulia memukul varisa dengan sangat kuat sampai membuat dia pingsan.
Hal itu pun langsung mengejutkan mereka saat sampai di depan teras karena melihat ibu mereka di pukul oleh Yulian.
"Mama!!!" teriak semua orang.
"Eriska, saya tidak akan pernah memaafkan kamu." ucap Valdes dan Grey's, saat mereka akan mendekati Eriska. Eriska langsung mengancam Keduanya.
"Jika kalian berani mendekati ku maka aku tidak akan segan-segan menghabisi putra dan ibu mertua kalian." bentak Eriska.
Membuat mereka kembali mengurungkan niatnya untuk mendekat ke arah Eriska. Karana Eriska salalu mengancam, apa lagi anak dan ibu mertua sedang berada di tangan mereka.
Eriska langsung memasukkan mereka kedalam mobil dan mereka pun segera pergi dari mansion dengan menggunakan mobil milik ketua mafia red Devil.
"Akhhhh.. Brengsek!!!" teriak Valdes karena gagal menyelamatkan mereka.
__ADS_1
Lalu ia pun segera masuk ke dalam mobil dan ia mengikuti kemana Eriska membawa anaknya pergi. Grey's, Victor dan berapa pria kediaman marquez segera menyusul mereka dengan menggunakan mobil mereka masing-masing.
Vanandya sangat sedih karena anaknya berada di tangan Eriska, bahkan bukan hanya anaknya saja, tapi ibunya juga di bawa oleh mereka. Vanandya takut hal buruk akan terjadi kepada mereka,
Saat ini berapa mobil sedang kejar-kejaran menyusul Eriska yang membawa mobil dengan kecepatan penuh, bahkan ia tidak mementingkan keselamatannya, jika Eriska mati ia akan sangat bahagia karena bisa membawa vagas dan varisa ikut mati bersama dengan mereka.
Victor yang mengendari mobil tepat di belang mobil milik Valdes melihat ada sebuah mobil melaju cukup kencang dari arah yang bertolak belakang, karena mereka saat ini berada di lampu merah. Karena tidak ingin Valdes mengalami itu ia langsung mendahului mobil Valdes dan saat ini mobil Victor berada di depan, saat mobil Victor berada di tengah-tengah jalanan yang sangat berlawanan arah, mobil Victor tersapu cukup jauh oleh mobil besar.
Hal itu membuat mobil milik keluarga Marquez menghentikan laju mobilnya karena mereka sangat terkejut melihat mobil ayah mereka tersapu cukup jauh oleh mobil milik besar.
Para pengendara pun segera keluar dari dalam mobil dan menghampiri mobil yang sudah tidak berbentuk lagi karena tertabrak oleh mobil besar.
Valdes, Laksh Grey's vernon dan virendra langsung menghampiri mobil tersebut dan berusaha menyelamatkan ayah mereka.
"Papa!!"
Teriak lima orang pria yang melihat kondisi papa mereka yang sangat parah dengan darah di kepalanya.
Saat ini tubuh Victor sudah berada di ambulans, dengan di temani oleh Valdes dan Grey's yang ikut dalam mobil tersebut.
"Pa aku mohon bertahanlah, papa jangan tinggalkan kami seperti ini papa harus kuat oke?"
"Grey's papa meminta maaf, dan papa mohon jika papa tidak Selamat kamu harus menggantikan posisi papa untuk menjaga mama dan adik-adik kamu,"
"Gak pa, Grey's gak akan menuruti kemauan papa karena Grey's tau kalau papa akan selamat dan Grey's tau kalau papa bisa kembali berkumpul lagi bersama kita."
Victor dengan luka yang cukup para menatap ke arah Valdes dengan tatapan yang sangat
"Al, maafkan papa karena papa tidak bisa menjadi papa yang baik buat kamu, dan papa sudah menghancurkan kebahagiaan kamu bersama dengan Daddy kamu. Papa janji setelah papa tiada nanti papa tidak akan menganggu kamu lagi, papa ikhlas jika papa nanti pergi dengan membawa kebencian kamu terhadap papa." ucap Victor.
"Gak, pa, papa gak boleh ngomong seperti itu, aku sudah memaafkan papa aku mohon bertahanlah pa demi mama demi masa di cucu-cucu papa. Dan demi anak papa," ujar Valdes dengan sedih.
Victor yang mendengar itu pun tersenyum lalu ia menutup mata. Kondisi papa nya sudah semakin kritis,
__ADS_1
Perawat yang bertugas di mobil ambulans pun langsung melakukan tindakan, karena akan sangat berbahaya buat pasien jika tidak segera di tangani.
***
"Tidakkkkk!!!"
Teriak seorang wanita yang sangat syok karena ia mendapatkan berita dari ponselnya, yang sedang menayangkan berita kecelakaan salah satu mobil keluarga Marquez. Dan saat ini orang itu di bawa ambulans dengan keadaan yang sangat parah.
Rebecca Marquez.
Dia baru saja mengecek ponselnya takut suaminya menghubungi dirinya namun yang di dapat berita kecelakaan mobil menabrak salah satu mobil keluarga Marquez.
"Ayah kita harus segera kerumah sakit aku tidak ingin mereka kenapa-kenapa." ucap rebecca dengan sangat sedih.
Vinton segera menyuruh anak buah mereka menyiapkan mobil dan mereka pun segera pergi ke rumah sakit yang sudah di sebutkan oleh wartawan.
Vanandya masih sangat syok karena anak dan ibunya berada di tangan Eriska, ia harus mendapatkan kabar kalau salah satu keluarga Marquez mengalami kecelakaan. Dan ia takut kalau itu Valdes yang mengalami kecelakaan.
Saat ini semua keluarga Marquez sedang menunju ke rumah sakit tempat dimana keluarga Marquez mengalami kecelakaan.
***
Saat ini mobil ambulans baru sampai di depan rumah sakit, dengan sigap para perawat pun menurunkan brangker lalu mereka mendorong brangker masuk kedalam ruang UGD.
"Pa, Terus bertahan pa, vir tidak ingin papa kenapa-kenapa, papa harus kuat demi kita pa" ucap virendra.
Kelima anak mudah keluarga Marquez pun ikut serta mendorong brangker yang terdapat papa yang sedang berbaring..
Para dokter sudah siap di depan UGD saat mendengar berita kalau keluarga Marquez mengalami kecelakaan. Saat brangker masuk UGD, suster langsung menghentikan mereka.
"Mohon untuk kalian tunggu di luar, kami akan segera melakukan tindakan kepada tuan Victor.
"Tapi...
__ADS_1