CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 151


__ADS_3

Keluarga, Marquez sudah sampai di hotel, mereka. Sengaja, menikahkan mereka di hotel karena mereka akan menikahkan anak-anak mereka di tempat itu. Bukan, hanya keluarga Marquez saja tapi ada keluarga lacerta dan para undangan yang hadir menyaksikan pernikahan keluarga besar. Dan, tersohor di seluruh dunia.


Saat ini vanandya, sedang menemani kakak'nya, yang sedang di rias oleh MUA. Vanandya, sangat terkejut kalau kakak'nya sangat cantik. "Wah, kakak sangat cantik bahkan kakak seperti bidadari turun dari empang ehh surga maksudnya." ucap Vanandya yang membuat hazel menjadi cemberut dan kesal kepada sang adik, hazel pun dengan manja mengadu kepada bunda'nya yang memang bersama dengan dirinya.


"Bunda, lihat Ade." ucap hazel.


"Vanandya.." ucap bunda tersenyum melihat kedua anaknya saling bercanda, walaupun kedua adik dan kakak saling berantem, tapi dia bahagia kalau ke-dua anak'nya saling menyayangi.


Vanandya, yang mendengar itu hanya tersenyum menampilkan gigi-gigi putihnya. Lalu, dia pun berpamitan kepada bunda, kakak dan Kimberly yang sedang menemani hazel makeup. Saat, dia keluar dia tidak menemukan keberadaan anaknya,


"Twins, kemana sih?" gumam vanandya, lalu mencari kedua anaknya, yang tidak menemukan batang hidungnya, karena merasa khawatir dia bertanya kepada mama mertuanya, dia menanyakan tentang keberadaan anaknya.


Rebecca, yang sedang mengobrol bersama dengan teman lamanya pun menatap ke arah mantu'nya dan dia menjawab kalau twins sedang bersama dengan Valdes, yang saat ini sedang menemani Grey's di ruang ganti.


Vanandya, lalu berjalan ke ruang ganti Grey's, dia pun menemukan para lelaki sedang berkumpul di ruangan itu bahkan anak-anak juga sedang berada di ruang ganti. Vanandya, pergi meninggalkan ruang itu. Dan, bergabung bersama dengan mama Rebecca. Namun, saat akan mendekati mama mertua dia melihat seorang wanita yang pernah dia temui. Bahkan, pernah beradu argumentasi dengannya. Karena, merebutkan barang langka.


"Bukannya dia..?" gumam vanandya lalu dia nyamperin gadis belia itu. Tapi, dia melihat pria lain di depan wanita itu, dia pun tersenyum simpul melihat hal itu. "Sepertinya, ini cara yang bagus buat membalas mereka. Karena, terlah menguncikan pintu." sambung Vanandya, lalu dia kembali ke kamar ganti. Dia, akan menemui suaminya.


Clek...! Pintu di buka oleh vanandya, dia lalu berjalan mendekati suami'nya, dia akan membuat rencana bersama dengan suaminya.


"Sayang.." panggil vanandya.


"Kenapa, sayang?" jawab Valdes.

__ADS_1


"Aku, punya rencana deh buat membalas kedua pria tengil itu." ucap Vanandya. Lalu, para pria yang berada di situ menatap ke arah Vanandya, mereka sangat penasaran. Lalu, dia bertanya kepada Vanandya, rencana apa yang akan di buat olehnya.


Vanandya lalu membisikan sesuatu kepada Valdes, yang membuat Valdes membulatkan matanya dengan rencana istrinya. Namun, dia sempat ragu dengan. Hal, itu tapi ga ada salahnya juga mencobanya. Grey's, virendra yang mendengar rencana itu, menyetujui.


"Akkkhhh..! Aku, tidak ingin. Dengan, gadis itu mah?" ucap Vernon kepada mama'nya. Dia, tidak habis pikir dengan jalan pikiran mama'nya yang ingin menikahkan dirinya bersama gadis branded. Bahkan, dia mengenalnya hanya sekali.


"Gak, ada penolakan kamu harus menikah dengan gadis itu, apa lagi mama sudah menelpon Keluarga'nya, dan mereka juga setuju." ucap Vernon.


Vernon, menatap kakak dan kakak iparnya, yang sedang duduk di hadapannya. Saat, ini keluarga Marquez, sedang berada di ruang ganti. Karena mereka ingin membicarakan rencana, yang di buat oleh Vanandya bersama Valdes dan yang lain.


Melihat, wajah adiknya, kakak dan kakak iparnya tersenyum simpul karena rencana menikahkan adik bungsunya tercapai, dan ini mereka lakukan juga untuk melatih kedewasaan Vernon yang hobinya suka balapan.


Rebecca, menyuruh ketiga asisten anak-anaknya. Asisten Cakra, asisten kai dan asisten Rendi. Rebecca, meminta kepada mereka untuk membantu Vernon bersiap.


"Hahah..! Benar banget kak, karena mereka kita harus bermalam di depan rumah." ucap virendra.


"Makanya ya dek, jangan mengerjai para kakak-kakak kamu." ucap Grey's. Mereka, lalu pergi karena ijab qobul Grey's akan segera mulai, dan di ganti oleh Laksh.


***


Sang, penghulu pun meminta kepada wali nikah dari hazel untuk mengucapkan ijab qobul kepada Grey's, dan ke-duanya berjabat tangan lalu, Hendrik mulai melantunkan ijab qobul dengan sangat tegas. Dan, lalu di jawab oleh Grey's dengan sangat tegas dan datar dengan sekali tarikan nafas panjang.


Dan, kata sahhh. ! Pun, terdengan di penjuru ruangan, membuat mereka bernafas lega dan mengucapkan syukur karena Grey's sudah resmi menikah dengan hazel.

__ADS_1


Hazel yang sedang berada di ruang rias pun langsung di hantarkan oleh Kimberly dan varisa. Mereka, menuntun hazel ke arah Grey's mengucapkan pernikahan.


Hazel, duduk di dekat Grey's lalu dia menyalami Grey's dan dia mencium punggung tangan lelaki yang sudah resmi menikah dengan dirinya. Bahkan, air para keluar begitu saja..


Begitu pun sebaliknya Grey's, mencium bibir istrinya itu, di hadapan semua orang. Bahkan, semua orang terkejut dengan tindakan yang di lakukan oleh Grey's kepada hazel.


Karena, di tempat itu banyak anak kecil, mereka langsung mengamankan mata anak-anak agar tidak melihatnya. Dengan, tindakan yang di lakukan oleh orang dewasa.


"Sepertinya, kalian sudah tidak sabar untuk bercocok tanam ya?" goda penghulu kepada pasangan baru nikah itu. Dan, mendengar ucapan penghulu membuat mempelai wanita memerah merona bak seperti tomat matang. Tapi, tidak dengan Grey's dia menjadi salah tingkah. Mendengar perkataan nya, bisa-bisanya dia melakukan hal itu di depan umum.


Hal, itu pun membuat para tamu undangan tertawa dengan ucapan sang penghulu.


"Kalian, tidak perlu malu, karena aku sudah paham dengan pengantin baru. yang tidak sabaran ingin bercocok tanam. Jadi, aku sarankan untuk melakukan di malam hari." ucap penghulu sambil menggelengkan kepala.


"Memangnya kenapa kalau melakukan siang hari?" ucap Grey's, yang tidak mengerti akan hal yang di katakan oleh penghulu somplak di depannya.


"Ya, karena kalian kalian harus menyalami tamu undangan dulu." ucap penghulu, yang membuat semua keluar dan tamu undangan geleng-geleng kepala.


Penghulu lalu, berkata kepada vinton siapa lagi yang akan dia nikahkan, karena dari jadwal dia harus menikah kan dua orang dari keluarga Marquez.


Faisal, menjawab kalau yang akan menikah adalah Putranya Laksh bersama dengan leksa, Dan, dia menyuruh Laksh untuk duduk di depan penghulu.


Laksh, sangat kesal karena dia harus menikah bersama dengan leksa wanita yang di temui berapa bulan yang lalu. Jadi, mau tidak mau Laksh menerima perjodohan ini dari sang mami tiri. Keduanya pun berjabat tang dan memulai ijab qobul nya. Namun sebelum Laksh menyelesaikan ada seorang menghentikan.

__ADS_1


"TUNGGU....?"


__ADS_2