CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 217


__ADS_3

Setelah varisa menyetujui hal itu bart pun langsung masuk ke ruangan untuk mendonorkan darahnya. Namun sebelum itu Bart harus melakukan pengecekkan terlebih dahulu sebelum mendonorkan darahnya kepada hazel.


Vernando, lantas bertanya kepada bunda tenta siapa pria itu karena ia baru pertama kali bertemu dengan sosok pria itu dan kenapa bunda'nya bisa yakin kalau dia memiliki darah yang sama dengan adiknya?


Begitupun juga dengan Grey's ia merasa terkejut rekan kerja Keluarga'nya memilik darah yang sama dengan darah istrinya, harusnya yang memiliki darah yang sama dengan hazel adalah Hendrik tapi kenapa menjadi bart?


Pertanyaan terus saja melayang di benak mereka karena hal ini apa lagi dengan kedatangan seorang pria yang akan mendonorkan darah kepada hazel.


Tapi varisa tidak ambil pusing ia yang terpenting sekarang hazel sudah mendapatkan pendonor darah.


"Bunda, siapa dia?" tanya Grey's dan vernando secara bersamaan.


"Varisa, apa kamu mengenal pria itu?" tanya Eleanor.


"Benar varisa apa kamu bisa jelaskan siapa pria itu dan kalian bertemu dimana?" tanya Rudra.


"Risa, sebaiknya kau jelaskan kepada kami apa yang sebenarnya kau sembunyikan?" tanya Rebecca.


Pertanyaan terus di lontarkan oleh keluarganya yang membuat varisa bingung mau menjawab yang mana dulu. Namun ia mengatakan kalau ia akan menceritakan semuanya tapi nanti setelah Bart sudah selesai mendonorkan darahnya.


Ucapan varisa membuat mereka terdiam kembali. Sambil menunggu Bart keluar dari ruangan.


***


Saat ini Bart sedang di ambil darahnya. Dengan tatapan mata mengarah ke seorang wanita sedang terbaring lemah tidak berdaya karena kecelakaan.

__ADS_1


"Hazel maafkan Daddy yang egois karena mementingkan diri Daddy sendiri. Andaikan dulu Daddy menyadari kalau mommy kamu sedang mengandung kamu pasti Daddy bakalan menjaga kamu dari siapapun." gumam Bart dengan kesedihan.


Ia terlah bersalah karena kecelakaan itu membuat sahabat harus menderita dan Hamil tanpa di dampingi olehnya. Kalau saja ia bisa mengikhlaskan Vera pasti kejadian itu tidak akan menimpa dirinya.


Setelah ia darahnya di ambil ia pun keluar dari ruang perawatan yang sudah di tunggu oleh kedua keluarga itu. Bahkan di situ sudah suami dari varisa yang sudah kembali dari tempat Putrinya.


"Bart, bagaimana apa darah kamu cocok untuk hazel?" tanya varisa yang langsung bertanya kepada Bart setelah dia keluar dari ruang perawatan.


"Darah kami memang cocok jadi aku bisa mendonorkan darah ku kepada hazel." ucap Bart.


Mereka semua bernafas lega karena Bart adalah menolong keluarga mereka yang sudah mendonorkan darah kepada hazel.


Lalu, mereka semua meminta penjelasan kepada varisa siapa sebenarnya Bart kenapa dia memiliki darah yang sama dengan hazel. sedangkan ayah kandungnya Hendrik saja tidak memiliki darah yang sama dengan hazel.


"Kalian ingin mengetahuinya kan? baiklah aku akan menjelaskan semuanya asalkan kalian dia tanpa ada yang bicara sedikit pun sebelum aku menyelesaikan ucapan ku." kata varisa, yang di angguki oleh mereka.


"Sebenarnya Bart adalah ayah kandung dari hazel bersama dengan Vera saudara kembarku..?" varisa menjeda ucapannya sebelum ia melanjutkannya ia menarik nafas dalam-dalam lalu ia menghembuskan nafasnya kembali.


Semua orang tentu sangat terkejut mendengar apa yang di katakan oleh varisa. Mereka benar-benar tidak menyangka kalau hazel bukan lah anak dari varisa melainkan anak dari Vera saudara kembar varisa.


BUGHH...


Belum juga varisa melanjutkan perkataannya vernando sudah memukul Bart duluan. Ia pun langsung memisahkan mereka.


"Dasar brengsek, bajingan, persetan, aku akan menghabisi kamu, gara-gara kamu bunda ku harus mati karena penderitaan yang kau berikan. Andaikan kau dulu tidak melakukan itu sama bunda pasti aku masih bisa berada di samping bunda.!" bentak vernando dengan keras.

__ADS_1


"Ver, tenanglah, kita saat ini sedang berada di rumah sakit jadi kamu harus ingat situasi." ucap varisa. menenangkan vernando untuk tidak bertindak gegabah.


"Tapi bun, dia adalah orang memperk*sa bundaku, bunda yang sudah melahirkan diriku, dan karena pria ini juga aku harus kehilangan sosok seorang bunda," ucap vernando yang sudah habis kesabaran.


"Bunda tau, tapi saat ini kondisi kita sedang berada di rumah sakit. Dan, ingat pesan ayah bunda kamu jangan pernah benci sama orang, marah boleh tapi kita harus belajar mengikhlaskan apa yang sudah menjadi takdir dari semua ini." jelas varisa.


Vernando tenang setelah bunda varisa mengatakan hal itu ia menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskan, ia memang sangat benci, marah dan ingin sekali membalas rasa sakit hatinya. Namun setelah bunda'nya mengatakan seperti itu semua itu mereda, entah kenapa Perkataan dari varisa seperti perkataan dari bunda Vera.


Semua, orang kembali terdiam menyaksikan pertengkaran mereka, yang tidak di mengerti oleh mereka, tapi tidak dengan Hendrik dan keluarga lacerta.


"Varisa, bisa kamu jelaskan yang sebenarnya dan ada hubungan apa vernando dengan semua ini?" tanya Rebecca dan di angguki oleh keluarga Marquez.


Varisa, menjelaskan semua apa yang terlah ia sembunyikan selama ini, bahwa hazel adalah anak dari Vera hasil perk*sa'an dari Bart, pria yang sangat mencintai Vera. Namun cinta mereka bertepuk sebelah tangan karena Vera mencintai sosok pria yang pernah hadir dalam hidupnya, tapi pria itu malah menikahi wanita lain demi mempertanggung jawabkan dosa yang sudah di buat oleh saudaranya.


Entah kenapa penjelasan dari varisa seakan-akan mengarah kepada dirinya. Bahkan tatapan itu mengarah kepadanya. Namun Rebecca mematahkan semuanya, karena semua itu tidak mungkin apa lagi suami yang dulu tidak memiliki kekasih.


Varisa pun kembali melanjutkan ceritanya. Setelah kembar'nya menyaksikan pernikahan itu Vera pergi dari Indonesia. Namun kepergian Vera dari tanah air teryata dia mengandung anak dari kekasihnya. Setelah berapa taun Vera hidup di sana teryata dia bertemu dengan Bart, dengan keadaan mabuk berat, karena Bart masih mencintai Vera yang begitu dalam akhirnya Bart melakukan apa yang seharusnya tidak di lakukan Bart memperkos* Vera sampai dia hamil.


Setelah kejadian itu Vera kembali depresi akan hal itu berbulan-bulan dia berada di rumah sakit sampai Vera melahirkan seorang putri yang bernama hazel.


Namun, sayang Vera tidak kuat sampai dia menghembuskan nafas terakhirnya. Kami sekeluarga yang mengetahui kalau Vera meninggal pun langsung pergi ke sama dan membawa jenazah Vera ke tanah air.


Saat itu varisa tidak mengetahui kalau Vera memiliki seorang anak laki-laki, jadi varisa hanya membawa anak perempuannya saja yang baru saja di lahirkan ke dunia.


Di saat itulah varisa dan Hendrik mengangkat hazel sebagai anak mereka dan merawat hazel sampai sekarang, bahkan mereka menutup rapat-rapat tentang informasi mengenai itu.

__ADS_1


"Jadi, hazel anak dari om Bart dan Tante Vera, lantas siapa ayah dari vernando?"


__ADS_2