
Brukk ...
Seorang, pria terjatuh karena tidak bisa menahan diri. Karena, menerima kenyataan pahit yang dia alami ia tidak menyangka ternyata keluarganya ada di hadapan dirinya selama ini tapi dia tidak menyadarinya.
Venton Hutabarat Marquez ...
Nama, seorang pria yang tidak lain adalah ayah kandung dari seorang pria bernama vernando Adhikara adiwilaga. Yang, selalu di urus oleh keluarga Adhikara.
Lalu, Wanita yang tidak lain adalah varisa mendekati putra dari saudara kembar'nya. Dia, membelai punggung vernando dengan lembut kemudian ia menarik vernando kedalam pelukannya.
"Sabarlah, sayang ini sudah jalan takdir dari sang maha kuasa kita hanya bisa menjalankan saja," ucap varisa.
"Tapi, kenapa harus venton? Kenapa tidak yang lain saja? gara-gara venton bunda Vera harus menderita," ujar vernando
Vernando, sangat sedih dan hancur saat mengetahui kalau ayah kandungnya adalah seorang pria yang menyakiti bunda'nya demi menikahi wanita lain yang sedang hamil. Padahal. saat itu bunda'nya juga tengah hamil anak dari venton.
"Sekarang, dimana pria itu bunda?" tanya vernando.
"Sekarang, venton sudah meninggal saat berapa tahun setelah kelahiran, karena dia di singkirkan oleh adiknya sendiri." ujar varisa.
Vernando, langsung menatap ke arah bunda'nya dia tidak mengerti akan apa yang varisa katakan, dan kenapa juga dia di bunuh oleh adiknya?
Varisa, menjelaskan kepada putranya dengan detil saat dimana Rebecca di nikahi oleh venton karena kesalahan adiknya yang menghamili Rebecca sampai dimana dia harus mati di tangan anak buah Victor karena venton tidak ingin menceraikan Rebecca.
Mendengar, akan hal itu ada gurat kesedihan, kemarahan dan kekecewaan. Entah, harus apa sekarang ia bingung ingin sekali ia membalaskan dendam atas kematian ayahnya tapi ini semua sudah berlalu.
Varisa, yang merasakan kalau vernando sudah mengeluarkan aura yang berbeda langsung menenangkan agar dia mampu mengendalikan emosinya.
"Sayang, tenanglah jangan kamu melakukan yang tidak baik karena kemarahan apapun yang sudah terjadi ini semua sudah kehendak Tuhan kita tidak bisa melawannya? Apa kamu tau saat ayah kamu menjemput bunda kamu dia datang dengan wajah tersenyum dan bahagia,"
__ADS_1
"Jadi, kamu harus mengikhlaskan kepergian mereka, karen mereka saat ini sudah di keabadian cinta mereka yang menuntun mereka menjadi cinta abadi jadi kamu juga harus bahagia kamu tidak ingin kan kalau ke dua orang tua kamu menderita di atas sana karena kamu melakukan balas dendam kepada om kamu sendiri?"
Varisa, menasehati vernando agar tidak melakukan kesalahan yang sudah terjadi. Karena, dendam membuat keluarganya hancur.
Jadi, varisa menginginkan kalau Keluarga'nya bisa damai di masa tua tidak ada yang namanya dendam di antara kedua keluarga.
Vernando, yang mendengar semua perkataan dari bunda varisa terdiam seribu bahasa dia memang harus mengikhlaskan kepergian kedua orangtuanya dia akan menghilangkan semua rasa dendam kepada keluarga dari ayah'nya.
"Baiklah, bunda aku akan mengikhlaskan kepergian mereka yang harus aku lakukan sekarang adalah mendoakan mereka agar mereka bahagia di atas sana." ujar vernando.
Mendengar, semua itu semua orang bernafas lega mendengar perkataan vernando mereka memang tidak lagu lagi memilih vernando sebagai penerus dari kerajaan wilangga Adiningrat.
Lalu, asisten pribadi dari Cedric Gervais memulai membacakan semua peraturan yang ada kalau vernando harus menjalankan semua perintah yang ada. Dan, sebelum kerajaan inti kembali ke tangan mereka vernando harus menyembunyikan hati dirinya dari semua orang karena itu akan memicu terjadinya pembunuhan yang akan di lakukan oleh mereka.
"Baiklah, vernando, Pitaloka bunda dan ayah akan pamit dulu kalian harus menjadi raja dan ratu yang bijak jangan sampai ada kebencian atau kejahatan di hati kalian," ucap varisa.
Varisa dan sang suami pergi dari mansion milik Adiwilaga yang sudah di tempati oleh vernando dan sang istri. Sebelumnya, varisa akan membongkar semua rahasia di hari yang tepat jadi ia meminta kepada vernando untuk tidak mengatakan yang sebenarnya kepada keluarga Marquez.
"Sayang, apa kamu marah sama aku? perasaan dari tadi kamu diam saja?" tanya varisa setelah berada di dalam mobil.
"Buat, apa aku marah sama kamu lagian itu tidak ada gunanya. Dan, aku diam aku tidak berhak mencampuri urusan kamu dan keluarga kamu," ucap Hendrik dengan santai tampa melihat ke arah sang istri ia lebih fokus kepada jalanan.
Varisa, menghela nafas panjang ia benar-benar menyesal ia sebisa mungkin meminta maaf kepada suami agar dia mau memaafkan dirinya.
***
Di sebuah pedesaan, terdapat empat pasangan sedang membakar ikan hasil tangkapan dari suami mereka. Mereka, sangat menikmati suasana kebersamaan mereka.
Lalu, berapa saat kemudian masakan mereka terlah jadi, tepat di malam hari keduanya pun menikmati makan malamnya. Dengan, bersama karena mereka akan menjadi besan saat anak mereka besar nanti.
__ADS_1
Kedua, wanita sudah menceritakan kepada suami mereka kalau mereka berniat ingin menjodohkan keduanya. Namun, awalnya kawangga menolak karena putrinya haya orang biasa dan memilik kekurangan yang tidak bisa di miliki wanita lain.
Tapi, vanandya menyakinkan kalau mereka akan menerima kekurangan dari putri mereka.
Valdes, yang paham akan suasana juga ikut menimpali pembicaraan istrinya dan sahabatnya mereka akan menerima alara. Karena, keluarga mereka tidak seperti apa yang di pikiran kawangga.
Alhasil pun kawangga menerima perjodohan yang di buat istrinya dengan Istri dari Valdes.
Lalu, ke empat orang kembali makan malam bersama dengan damai bahkan mereka sekali-kali ada sebuah tawa karena ulah dari alara yang membuat mereka sangat gemas.
Setelah, makan malam mereka kembali ke rumah mereka masing-masing karena hari sudah mulai gelap jadi mereka masuk.
Saat, di dalam kamar Valdes bertanya kepada istrinya karena dia melakukan itu tanpa ada persetujuan dari dirinya.
"Sayang, kenapa kamu tidak membicarakan ini terlebih dahulu? Aku, juga berhak untuk mengambil keputusan jika saja aku menolaknya itu akan menyakiti mereka?" ujar Valdes.
"Maafkan, aku sayang aku saja baru kepikiran tadi jadi aku mengatakan itu kepada anvaya, dan kenapa aku ingin. menjodohkan ke-dua nya karena aku yakin kalau alara sangat cocok dengan putra kita vagas." ujar vanandya.
Valdes, menghela nafas dengan terpaksa dia menyetujui perkataan dari istrinya apapun keputusan yang di ambil oleh vanandya maka Valdes akan menerimanya.
"Baiklah, aku akan menyetujui anakku berjodoh dengan alara," ucap Valdes.
"Terimakasih sayang, aku sangat bahagia aku yakin sesuatu saat nanti pasti akara akan jadi mantu yang baik buat kita," ujar Vanandya yang langsung memeluk tubuh suaminya.
Valdes, pun membalas pelukan dari vanandya ia akan sangat bahagia jika istrinya bahagia. Baginya tidak ada yang membahagiakan selain melihat istrinya tersenyum.
"Sayang, kita akan pulang kapan aku sangat merindukan anak-anak,"
"Kita akan pulang...?"
__ADS_1