
Semua, keluarga merasa malu akan tindakan yang mereka lihat di dalam video tersebut. Bahkan, semua itu sudah tersebar luas di seluruh dunia. Jika, mereka tidak segera meredakan berita ini paka perusahaan mereka akan terancam.. Karena, tindakan yang di buat oleh Kimberly.
Vinton dan agni, merasa malu. Agni, lalu mencaci maki akan tindakan Kimberly, kepada Eleanor, karena tidak pandai menjaga Cucunya.
"Liat, karena perbuatan cucu kalian keluarga putraku hancur bahkan aku juga harus terpisah dari cucu perempuan ku.!!" bentak Agni.
"Ini, semua bukan salah Kim, karena ini semua fitnah yang di tunjuk ke Kim.!" Eleanor mengelak akan tuduhan agni kepada Kimberly Cucunya.
"Nyonya, Eleanor yang terhormat, jika ini fitnah lantas video yang di atas itu apa yang jelas-jelas itu adalah bukti kalau cucu anda terlah berbuat as*sila dengan suami orang." ucap Yulia dengan sinis. Dia, ingin menghancurkan keluarga mereka dari kebahagiaan.
PLAK...!!! Vanandya, menampar pipi Yulia dengan sangat keras sampai menggema di ruangan. Dengan, lantang dia membentak dan meneriaki Yulia. Karena, dia sudah menghancurkan hubungan kakak'nya.
Dan, saat Yulia akan membalas tamparan sudah lebih dulu di tangkis oleh Valdes. Lalu dia menghempaskan tangan Yulia sampai terhitung ke belakang kalau Yulia tidak di tangkap oleh Faisal mungkin Yulia akan jatuh.
Semua, orang terkejut dengan tindakan Faisal yang menangkap tubuh Yulia.
"Valdes, sejak kapan kami mengajari kamu berbuah seperti itu kepada wanita.?" bentak Agni. Yang, membela adik dari mantu'nya.
"Udah, Tante mungkin dia marah, karena terlah membuka rahasia yang selama ini di rahasiakan." ucap Yulia dengan sopan penuh drama.
Feria, tidak terima tantenya di perlakukan seperti itu dia pun membalas perbuatan Vanandya dengan cara menampar pipi Vanandya. Dia, tidak perduli jika dia harus merlawan suami dan keluarga yang lain.
Plak..!!
"Dasar, keluarga ja*Ng, sudah mengaku salah tapi masih mengelak. Kim ja*Ng itu sudah terbukti bersalah karena membunuh ibuku dan menghancurkan keluarga ku tapi kalian masih mengelak kalau dia tidak bersalah? Cih, menjijikan sekali..!" maki Feria.
__ADS_1
"Jaga omongan kamu anak kecil kau tidak pantas mengatakan hal itu kepada istriku.?" bentak Valdes. Yang, sangat tidak menyukai tindakan dia kepada istrinya. "Aku, palah curiga kalau ibumu dan Tante mu bersekongkol untuk menghancurkan keluarga ku." sambung Valdes dengan sinis.
Laksh, tidak terima kalau ibu di tuduh seperti itu oleh Valdes, dia lalu berjalan dan memukul pipi Valdes dengan kencang. Valdes, yang di pukul oleh sepupunya tidak terima dia pun kembali memukul wajah Laksh.
Grey's dan Virendra berusaha memisahkan keduanya agar tidak saling memukul, Grey's membawa Valdes ke menjauh dari Laksh.
Rudra, berjalan ke depan dia akan membuktikan kalau Cucunya tidak bersalah atas tuduhan yang di lontarkan ke Kim. Begitupun sebaliknya Agni dan vinton, menuduh keluarga Rudra kalau Kim terlah merusak rumah tangga anak'nya.
Rudra, lalu membawa istrinya pergi dari Kedung itu. Namun, baru berapa langkah dia mendapatkan kabar kalau mobil yang di kemudi oleh Kimberly mengalami kecelakaan, bahkan sepanjang jalan mobil Kimberly terus di lempari batu oleh para warga.
Hal, itu mengejutkan Eleanor dan Rudra, yang mendapatkan kabar kalau mobil cucunya masuk kedalam jurang, lalu keduanya bergegas pergi ke tempat kejadian.
Keluarga Marquez, hanya diam saja mendapatkan kabar buruk seperti itu. Bahkan, Faisal yang suami'nya saja hanya diam saja. Faisal terjatuh berlutut, dengan iar mata yang sudah menetes.
"Lihat, karena tindakan wanita lo*te yang menjijikan itu. Kakak ku harus mengalami kecelakaan..!!" Vanandya, menyalahkan Yulia. Karena, dia semua dunia tau kalau Kimberly melakukan kesalahan.
"Kenapa, tidak terima kalau semua orang tau bahwa Kimberly Ryder Lacerta adalah seorang pel*kor dan seorang ja*Ng hah?" bentak Yulia.
"Tentu, saja aku tak terima kalau kakak'ku di fitnah oleh wanita pel*cur seperti kamu. Bahkan, aku mengira kalau kamu lah yang menggoda faisal dengan tubuh, yang. M-E-N-J-I-J-I-K-A-N." ucap vanandya dengan datar. Yulia, yang merasa geram dengan perkataan dari vanandya melayangkan tamparan ke pada Vanandya. Tapi, vanandya menangkisnya, lalu dia memuntir tangan Yulia ke belakang. "Sebaiknya kau beli kaca, karena wajah kerutan dan tubuh bau amis ini bisa menghilang. Oh, aku akan memberikan saran sebaiknya kamu harus mandi benih dari para lelaki di luaran sana biar kamu kembali cantik ok." sambung vanandya. Yang, mulai muak akan perlakuan Yulia terhadap keluarganya.
"Brengsek.!! Lepaskan tante aku wanita SIALAN..!!" bentak Feria. Dia lalu menyuruh bodyguard'nya untuk membantu melepaskan tantenya dari tangan Vanandya. Namun, sebelum para bodyguard Feria mendekat Vanandya sudah lebih dulu melepaskan Yulia sampai dia terjatuh.
Valdes, tersenyum bahagia karena istrinya terlah melakukan tindakan yang membuat hatinya bahagia. "Sayang, kamu memang wanita ku yang sangat kuat. Karena, mereka berhak mendapatkan seperti itu." ucap valdes.
"VALDES..!! Seharusnya, kamu marahi istri kamu karena terlah melukai yulia?" bentak Agni.
__ADS_1
"Aku, tidak perduli karena bagiku tindakan Vanandya sangat baik," setelah mengatakan hal itu Valdes, membawa istrinya pergi dia akan mengunjungi rumah sakit tempat di mana Kim di bawa. Dengan di susul oleh hazel dan Tanu.
***
"Maaf, kami tidak bisa menyelamatkan nyonya Kimberly," ucap sang dokter.
Degh..!! Keluarga lacerta sangat terkejut kalau Kimberly tak bisa di selamatkan. Apa, lagi saat ini Kimberly sedang hamil besar. Bahkan, Valdes dan istrinya yang baru datang bersama dengan Tanu, dan hazel merasa terkejut.
Varisa, terus menyangkal kalau Kimberly bakalan selamat. Dia terus meminta kepada dokter untuk kembali memeriksa kondisi Kimberly, karena dia yakin kalau Kim masih bisa di selamatkan.
Namun, Dokter itu tak bisa berbuat apa-apa tentang hal itu. Karena, Kimberly sudah tidak bernyawa. Lalu, dia memerintahkan kepada perawat untuk mengurus jenazah Kim. Agar, segera di makamkan.
"Sonya, maafkan kakak karena tidak bisa menjaga Kim kita. Kakak tidak bisa berbuat apa-apa Sonya." racau varisa dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipinya. Hendrik dan vanandya lalu mendekati varisa mereka menenangkan varisa untuk tidak boleh menyalahkan dirinya sendiri.
"Yulia Rachman aku bersumpah akan menghancurkan kamu..!!" gumam varisa berapi-api karena dia Kimberly harus pergi dari dunia ini. Varisa, bertekad akan membongkar kebenaran yang ada. Jika, Kim yang bersalah maka dia akan ikhlas jika tidak maka dia akan merelakan kepergian Kim dan memaafkan segala kesalahannya.
"Kimberly....?"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
AUTHOR MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1444 HIJRIAH