
Ruang keluarga Marquez.
Saat ini situasi kembali menegang dengan kehadiran vinton orang yang di tua kan di keluarga Marquez. Sekaligus tuan besar pertama. Dengan auratnya yang sangat mencengkram vinton menatap ke arah keluarganya satu persatu dengan tatapan tajam.
"Ceritakan apa yang terjadi?" ucap vinton dengan datar.
Mereka menghembuskan nafas dengan kasar, mereka pun saling bertatapan satu sama lain. Lalu salah satu dari mereka berkata kepada vinton.
Victor Austin Marquez.
Pria yang menceritakan apa yang terjadi semasa vinton pergi, ia mengatakan kalau hazel mengalami keguguran setelah melihat video perselingkuhan antara Grey's dengan Gisel. Bahkan ia juga menceritakan tentang Grey's dan Gisel yang tidur di kamar yang sama dengan tanpa menggunakan apa-apa dan itu di pergoki oleh hazel.
Vinton yang mendengar penjelasan dari putranya sangat terkejut saat mendengar kalau Grey's terlah melakukan hal yang tidak ia sukai bahkan dia melakukannya di dalam kediaman dirinya.
"Grey's, berani sekali kamu melakukan hal yang senonoh di dalam kediaman ku?!" bentak vinton yang langsung berdiri dari duduk'nya.
"Dan, kau wanita sialan berani sekali kamu tidur dengan cucuku? Apa kamu lupa kalau Grey's sudah bukan lagi milikmu?"
"Maafkan aku kek, ini semua karena Gisel yang menjebak ku," ucap Grey's dengan lemah.
"Tapi, Grey's masih mencintai ku kek jadi aku bisa apa lagian kemarin Grey's memaksaku untuk melakukan hal itu, apa lagi saat ini aku tengah hamil anak dari Grey's," ucap Gisel dengan tampang dingin.
"Omong kosong, saya tidak pernah menghamili mu walaupun saya terbukti melakukan hal itu tapi saya tidak pernah membuang benihku di sembarang tempat." bentak Grey's kepada Gisel.
Hahaha..
Gisel tertawa dengan keras saat mendengar apa yang di katakan oleh Grey's, ia pun menatap ke arah Grey's, kalau ia mempunyai bukti kuat kalau Grey's terlah membuang benihnya di dalam rahim milik dirinya.
"Sayang, apa kamu butuh bukti kalau kamu membuang benihmu di dalam rahimku?" tanya Gisel kepada Grey's dengan sinis.
"CUKUP!!!" bentak vinton.
"Apa kalian tidak malu membicarakan hal menjijikan seperti itu? Dan kamu Grey's kamu harus tahu saat ini istri kamu sedang berada di sini?" bentak Rebecca.
__ADS_1
Bart adalar..
Yang sudah tidak bisa menahan kemarahannya lagi pun berbicara dengan sangat dingin dan datar. Ia tidak perduli jika putrinya nanti membenci dirinya.
"Hazel, saat ini juga aku Bart adalar akan membawa kamu pergi dari kediaman Marquez. Aku tidak Sudi jika kamu hidup berdampingan dengan pria yang hanya bisa menyakiti dirimu saja." ucap Bart dengan tegas.
Hazel yang hanya diam menyaksikan semua pembicaraan tentang akan hal itu. Namun ia sangat terkejut saat mendengar Bart berbicara kepada dirinya, sampai ia memicingkan matanya ke arah Bart.
"Memangnya siapa kamu? Kamu tidak berhak memerintahkan semua mau sendiri dan kita tidak ada hubungan apa-apa." ucap hazel dengan sinis.
"Hazel aku melakukan ini demi kamu, karena aku adalah ayah kandung kamu!" suara Bart menggema di penjuru ruangan.
Sampai mereka terkejut dengan ucapan Bart yang berani mengatakan yang sebenarnya kepada hazel.
"Gak, ini gak mungkin? Mana mungkin kamu ayah kandung ku, karena ayah kandungku adalah ayah Hendrik. Jadi tidak mungkin kalau kamu ayah aku." ucap hazel dengan tidak percaya kepada Perkataan Bart.
"Hazel kamu harus percaya kalau aku adalah ayah kandung kamu dan ibu kandung kamu adalah Vera. Dan ya kamu juga memiliki satu kakak laki-laki dia adalah.." ucapan Bart terpotong oleh suara berat seorang pria dari pintu keluar.
Situasi kembali menegang dengan kehadiran vernando dengan sang istri, karena mereka baru saja di kabari oleh Bart kalau hazel kembali bersedih dengan apa yang di buat oleh Grey's.
"Tidak, ini tidak mungkin. aku cuma memiliki orang tua, dan itu adalah Hendrik dan varisa tidak lebih." teriak hazel yang sangat frustasi dengan situasi ini.
"Sayang, percayalah kalau orang tua kita adalah Vera dia adalah saudara kembar bunda varisa," ucap vernando.
Degh..
Hazel menggelengkan kepalanya dengan pelan ia tidak mempercayai apa yang terlah di katakan oleh mereka kalau dirinya bukan anak dari Hendrik dan varisa.
"Hazel, terserah kamu jika kamu tidak percaya tapi kamu harus tau kalau kita saudara yang hanya beda ayah saja. Dan kamu harus terima kalau Vera adalah ibu yang sudah melahirkan kamu, bahkan dia harus kehilangan nyawanya demi menyelamatkan kamu," ucap vernando dengan lembut.
Bruk..
Hazel terjatuh dari berdirinya, ia sudah tidak kuat lagi menopang tubuhnya karena ia harus mengalami semuanya. Mulai dari pengkhianat suaminya, lalu mendengar fakta kalau dirinya bukanlah anak dari Hendrik dan varisa.
__ADS_1
"Jika kita memang saudara lantas siapa ayah kandung kamu? Tidak mungkin kan kalau Vera memiliki dua suami sekaligus?" tanya hazel dengan sinis.
"Jangan bicara kamu hazel, mana mungkin bunda memiliki dua suami, dan asalkan kamu tau kalau bunda Vera adalah wanita yang sangat baik-baik,"
"Maka, dari itu aku bertanya, tidak mungkin kan kalau kita saudara tapi beda ayah?" bentak hazel yang langsung berdiri dari berlutut'nya.
"Kamu, tidak perlu tau siapa ayah kandungku, karena jika kamu mengetahui siapa ayah kandungku, mungkin kamu tidak bakalan menerima semua ini." ucap vernando.
Hahah..
Hazel tertawa renyah mendengar jawaban dari vernando dengan sinis ia menatap ke arah vernando.
"Jangan bilang kalau Vera wanita yang tidak baik-baik, sampai ia terlibat dengan dua pria, atau Vera adalah wanita simpanan sampai dia di tinggal oleh laki-lakinya," tebak hazel dengan sinis.
Plakk...
Tamparan yang sangat nyaring membuat semua orang sangat terkejut dengan apa yang di lakukan oleh vernando yang berani menampar pipi hazel.
Grey's, selaku suaminya sangat tidak terima kalau istri di tampar begitu saja, ia pun memukul vernando dengan keras karena dia sudah berani memukul istrinya hazel.
"Jangan pernah sekalipun kamu menyentuh istri saya dengan tangan mu itu,"
'Cih' vernando meludah di hadapan mereka, bahkan yang keluar adalah darah segar akibat pukulan keras Grey's yang mengenai rahang giginya.
"Apa saya tidak salah dengar hah? Harus aku yang mengatakan itu, jangan pernah sekalipun kamu menyentuh adik saya dengan tangan kotor kamu, yang berani melakukan menjijikan," ucap vernando dengan sinis.
Grey's mengepalkan tangannya marah mendengar perkataan vernando ia pun meninju wajah vernando kembali,
Dan, mereka pun saling menonjok satu sama lain sampai mereka langsung di hentikan oleh Valdes dan Vernon.
Vernando, mengelap sudut bibirnya yang ada noda darah, ia mengelap menggunakan ibu jarinya, setelah selesai ia menatap ke arah hazel. Jika memang semua ini harus terbongkar ia akan terima. Asalkan hazel tidak membenci Vera.
"Kamu ingin tau kan siapa ayah kandungku? Ayah kandungku adalah...
__ADS_1