
"Ahhhhh...Ohhhhh..Yahhhhh..Terussshhh.. Percepat sayang." suara, ******* terus bersahut-sahutan di tiga tenda, yang mereka bangun di depan rumah. Lantaran, mereka di kunci'in oleh para irang somplak. Jadi, mereka terpaksa melakukan hal itu karena udara semakin dingin.
Mereka, pun terus melakukan sampai hari menjelang subuh mereka baru menyelesaikan bercocok tanam. Dan, karena sudah melakukan mereka tertidur sambil berpelukan dengan keadaan menggunakan dalaman saja.
Sementara, di dalam rumah sedang terjadi kehebohan karena mereka tak menemukan keberadaan ketiga pasangan somplak. Bahkan, Rebecca sudah menyuruh asisten rumah untuk mencari keberadaan mereka. Karena, saat dia ingin ke kamar calon pengantin dia tidak menemukan keberadaan mereka. Dan, ia berpikir kalau dia berada di kamar Valdes. Tapi, saat dia masuk ke kamar Valdes dia tidak menemukan keberadaan mereka.
Karena, ulah Rebecca semua orang terbangun di tidurnya. Bahkan masih jam lima pagi, rebecca berkata kalau calon pengantin tidak ada di kamarnya.
Lalu, Laksh dan Vernon datang dengan mata yang masih mengantuk. Mereka, menghampiri orang tuannya, karena teriakan mereka. Membuat dia harus bangun dari mimpinya.
Rebecca, bertanya. Kepada, Laksh atau Vernon, dia bilang apa Laksh dan Vernon melihat kakak-kakak mereka atau engga. Karena, mereka sangat khawatir.
Dengan, santai Laksh dan Vernon menjawab kalau tadi malam dia mengunci'in kakak dan kakak iparnya di luar. Tanpa, sadar dia terlah mengucapkan kesalahannya. Lalu, ke-duanya yang baru menyadari pun langsung tutup mulut.
"Dasar, dodol apa kamu tidak tau tadi malam cuacanya sedang sangat dingin? Apa, lagi kalian kunci'in mereka di luar." ucap Rebecca marah kepada kedua pria di depannya.
Saat, mereka akan berjalan ke arah kolam renang, seorang pelayan datang. Menghampiri mereka, kalau saat ini para tuan dan nona sedang tidur di depan rumah dengan menggunakan tenda.
Mendengar, hal itu mereka langsung bergegas keluar dari mansion dan menuju ke halaman depan, tepat dimana anak-anaknya tertidur. Saat, melihat tenda di depan rumah mereka langsung berjalan mendekati tenda, lalu mereka membuka tenda itu, dan betapa terkejutnya mereka melihat apa yang dia lihat.
"ASTAGA..! VALDES, VANANDYA, HAZEL, GREY'S, VIRENDRA, TANU..!!" pekik, Rebecca yang melihat anak-anak dan mantu'nya tidur dengan keadaan tak memakai sehelai kain, pun. Dan, dia sudah tau jelas apa yang mereka lakukan tadi malam. Rebecca, pun meminta kepada Laksh, Vernon dan leksa, mengambilkan pakaian buat mereka.
Mereka, hanya menuruti perintah dari Rebecca. Setelah ketiga orang sudah mengambilkan pakaian, mereka langsung bergegas kembali ke halaman depan dan memberikan pakaian kepada Valdes dan yang lain.
__ADS_1
Mereka, pun langsung memakai pakaian yang di berikan oleh Laksh. Namun, perkataan Leksa, membuat semua orang terkejut. Bahkan, Grey's, virendra dan Valdes terkejut mendengarnya.
"Akhh..! Ada ular panjang?" teriak Leksa. Sambil menutup matanya menggunakan kedua tangannya.
"Akhhh.. Mana, ularnya?" Kimberly ikut teriak mendengar leksa berteriak, bahkan dia langsung meminta Faisal menggendong tubuh'nya.
Rebecca, sama karena dia adalah orang yang paling takut dengan ular, dia akan merasa merinding jika melihat sisik ular'nya.
Laksh, dan yang lain dengan sigap dan mencari ular yang di teriaki oleh Leksa, sampai membuat para wanita heboh. Bahkan, meminta kepada mereka untuk melindunginya.
"Leksa, mana ular'nya?" tanya Laksh, kepada leksa.
"Itu, di dalam tenda.. Bahkan ular'nya sangat panjang." ucap leksa, sambil bersembunyi di punggung Laksh. Mendengar hal itu, mereka semua terdiam bahkan mereka melihat ke arah tenda. Dan, benar saja kalau ular itu sedang di elus-elus oleh para wanita di dalam tenda.
"Maksud, mama apaan si?" tanya mereka, yang langsung menggunakan pakaian dan keluar dari tenda.
"Apa, kalian. Tidak sadar jika tenda kalian transparan jika terkena sinar matahari?" ucap Rebecca, Lalu, dia menyuruh anak dan mantu'nya pergi ke kamar mereka masing-masing untuk membersihkan badannya, dan baru mereka temui Keluarga'nya.
Entah, apa yang di rasakan Vanandya, hazel dan Tanu. Mereka, merah padam, karena merasa malu, dengan apa yang terlah di buat mereka di lihat oleh keluarganya.
Ketiga, ibu-ibu muda. Terus, saja berbicara kepada para ayah tua. Yang, tingkat kemesuman'nya, sangat tinggi, sampai membuat mereka malu. Setelah, rapim Mereka, keluar dari kamar mereka, lalu ke enam orang turun dari lantai atas dengan menggunakan lift.
Setelah, lift. Terbuka, mereka berjalan beriringan, mendekati keluarga besarnya. Lalu, mereka duduk di hadapan Keluarga'nya. Dengan, tatapan tajam dari mereka membuat ke enam orang merasa malu dan canggung.
__ADS_1
"Sebaiknya, kita harus segera ke Hotel, karana pernikahan kalian akan segera terlaksana." ucap rebecca.
"Benar, kalian harus segera. Menikah, Apa lagi dengan kejadian barusan membuat nenek tidak ingin ada yang hamil di luar nikah lagi." ucap nenek Agni. Karena, dia tidak ingin kejadian-kejadian sebelumnya terulang lagi. Karena, niat hati ingin menjodohkan berujung melahirkan di luar pernikahan. Mungkin,, semua itu sudah tradisi sejak kepada ayah mertuanya.
"Kita?" ucap mereka semua.
"Benar, kalian, Grey's dengan hazel, Tanu dengan Virendra dan yang terakhir Laksh dengan leksa." ucap nenek Agni. Kepada keluarganya. Yang, membuat mereka sangat terkejut dan syok. Karena, mereka akan menikah secara bersamaan.
"What..! Nek, kok Laksh juga di bawa-bawa kan Laksh masih muda belum memikirkan pernikahan." ucap Laksh, yang membantah permintaan neneknya yang menyuruh dirinya menikah dengan leksa.
"Tidak, ada penolakan Laksh. Karena, ini sudah keputusan nenek dan dari mata hati nenek kau sering curi-curi pandang kepada leksa. Jadi, tidak ada salahnya menjodohkan kalian." ucap nenek Agni.
Semua, orang tersenyum kemenangan. Karena, rencana mereka menikahkan Laksh dan leksa berhasil juga. Apa lagi ini semua ini dalangnya adalah Virendra, karena dia yang menyuruh nenek Agni menjodohkan berdua.
Laksh, pun berdiri dari duduknya lalu pergi menjauh dari keluarganya, dia memikirkan rencana pernikahan yang akan di gabungkan dengan pernikahan Grey's.
Lalu, ada seorang wanita muda menghampiri anak'nya, dia adalah Kimberly. Dia, ingin memberikan pengertian kepada anaknya kalau mereka melakukan perjodohan ini hanya untuk membuat Laksh bahagia.
"Sayang, kenapa kamu menolak perjodohan ini? Bukannya, kamu juga sangat menyukainya?" tanya Kim kepada laksh.
"Iya..Tapi, gak begini juga, apa lagi aku belum siap untuk menikah mih." ucap Laksh.
"Kamu, harus menikah. Karena, kamu adalah seorang pria yang menjadi penerus papi kamu, apa lagi umur kamu sudah matang. Jadi kamu harus segera menikah." ucap Kimberly. Laksh, terdiam mendengar perkataan dari mami mudanya.
__ADS_1
"Akkkhhh..! Aku, tidak ingin...?"