CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
Bab 43


__ADS_3

Semua keluarga juga merasa sedih dengan apa yang terjadi. Oma meneer juga menenangkan mantu'nya, ia berusaha agar mantu'nya tak menyalahkan dirinya sendiri.


"Ini semua gara-gara aku, andai aku takmmmm"


Satu jari menempel di bibir Rebecca, Victor tak ingin istrinya kembali mengungkit permasalahannya yang sudah berlalu.


"Mah maafkan aku."


"Kenapa kamu meminta maaf hm? Kamu gak salah sayang"


Mereka pun kembali terdiam, mereka sedang beradu dengan pikiran mereka masing-masing.


Grey's yang sedang memainkan iPad'nya, pun bersuara dengan dingin ia ingin mencari informasi mengenai Gadis yang sedang mengandung anak dari keluarga Marquez.


"Pah, mah, Opa, Oma. Sepertinya semua informasi sudah di tutup rapat oleh Valdes."


Tuan Vinton, pun menyuruh asisten pribadinya untuk menyelidiki siapa wanita yang mengandung anak dari cucunya Valdes. Karena ia tak akan membiarkan wanita itu lolos begitu saja setelah menampung keturunan keluarga Marquez, ia juga meminta anak buah dari dunia bawah untuk mencari seseorang. sedangkan dunia bawah sekarang sudah di pimpin oleh Grey's. Cucu pertamanya.


Meneer terkejut saat suaminya mengatakan dunia bawah. Ia berpikir kalau dunia bawah sudah di tinggalkan sejak lama.


"Jawab jujur siapa orang yang memimpin dunia bawah?"meneer menekan setiap kata-katanya.


Tuan vinton, yang mendengar perkataan istri tercintanya pun gelagapan. Ia melupakan kalau saat ini seluruh keluarga sedang berada di sini.


"Saya"Satu kata terucap dari mulut Grey's.


Semua orang terkejut kalau Grey's seorang pemimpin mafia, yang sudah menduduki peringkat pertama di dunia.


Vanandya benar-benar terkejut, berarti yang selama ini mafia itu di bawah kekuasaan Grey's. Pria yang sangat kejam.


Saat Vanandya sedang termenung membayangkan betapa kejamnya Grey's ia menjadi yakin kalau dia adalah orangnya. ponselnya pun bergetar tanda ada sebuah pesan masuk.


( Temui aku di mansion.. karena ada sesuatu yang ini aku bicarakan. )


Sebuah pesan pun membuat ia menegang, kenapa dirinya harus terlihat dalam situasi seperti ini.


Dengan terpaksa ia izin ke Keluarga'nya untuk pergi keluar untuk membeli roti Jepang.


Mereka pun menganggukkan kepalanya menujui ucapan sang mantu.

__ADS_1


"Sepertinya ada yang di sembunyikan Vanandya dari kita?"Gumam Vinton, yang masih di denger oleh mereka semua.


Grey's, yang sejak awal sudah curiga dengan gelagat adik iparnya, pun hanya diam saja karena bukti tak ada. Jadi ia tak bisa mengatakan, tanpa adanya bukti.


Rebecca hatinya merasa tak tenang, kenapa ia merasakan sesuatu hal yang akan terjadi.bahkan ia tidak mengetahuinya.


Tuan vinton menyuruh Valdes untuk mencari siapa wanita yang menjadi mantu'nya itu. Karena Ia sangat yakin ada sesuatu yang besar di sembunyikan oleh Vanandya.


Namun Valdes tak ada di kamarnya, bahkan asisten pribadi cucunya juga tak ada. Ia lalu menelpon cucunya untuk segera mencari apa yang dia mau.


Tuan vinton, juga menyuruh Grey's dan anggota mafianya untuk mencari informasi mengenai Vanandya. Ia meminta informasi harus sudah ada di tangannya sebelum 24 Jam.


Grey's pun pergi dari kediaman Marquez. Ia akan mencari informasi mengenai adik iparnya.


"Ayah, kenapa kau menyuruh Valdes mulu?"


"Karena aku hanya percaya dengan Valdes"


"Ayah tau, gara-gara ini Valdes membenci Rebecca dan karena se..."Ucapnya terpotong saat Rebecca menggelengkan kepalanya, ia tidak apa-apa yang terpenting ayahnya tak di benci oleh anaknya.


Victor ingin sekali marah karena ayahnya selalu berbuat yang semena-mena terhadap keluarganya, Ia takut hal gila ini akan membuat Keluarga'nya semakin kacau.


**


"Selamat datang nyonya Agni."Salam para bodyguard dengan membungkukkan badannya.


"Hm.. Sebaiknya kita pergi sekarang, antar kan aku ke mansion baru Marquez."Ucapnya dengan lembut.


Perjalan yang cukup jauh membuat ia kesal, karena perjalanan tidak di percepat menjadi 10 detik. Ia ingin sekali mengambang dunia tapi ia tak suka di dalam perjalanan yang menghabiskan waktu berjam-jam.


Tak terasa, mereka sudah sampai di kediaman Marquez. dengan cepat ia berjalan memasuki mansion baru itu.


"Suamiku, madu'ku. Anak dan mantu bunda."Teriakan Agni menggelegar di ruangan itu.


Tuan vinton, meneer, Victor dan Rebecca pun terkejut mendengar teriakan wanita yang sangat mereka kenali itu.


"Oh madu'ku aku kangen banget sama kamu?"Ujar agni.


"Aku juga sangat kangen denganmu madu'ku."Ucap meneer.

__ADS_1


Mereka pun berpelukan seperti Teletubbies, walaupun usia mereka hampir satu abad. tapi kedeketan mereka manjadi seperti saudara.


Agni Pratistha Marquez. Istri kedua dari vinton, ia di karuniai seorang anak laki-laki yang saat ini menetap di Italia mengurus perusahaan yang ada di sana,


Walaupun agni adalah seorang madu, tapi dia adalah wanita yang sangat tegar.


Setelah pernikahan, Agni yang masih polos dan tak mengerti apa-apa pun.Lalu ia di hadapkan oleh seorang yang mengatakan kalau dia adalah istri pertama dari suaminya.


Agni merasa tertipu oleh suaminya yang sudah membuat ia menjadi istri dari orang yang suda bersuami. Semenjak itu ia pun berkenalan dengan meneer, dan mereka pun menjadi sangat akrab satu sama lain.


Agni lalu mendekati anak tiri yang sangat tampan, dan Agni pun berpelukan dengan mantu'nya.


"Gimana perjalan kamu?"Meneer berkata kepada Agni.


"Seperti yang kau lihat, aku sudah tua. Aku ingin perjalanan ku cuma bisa 10 detik"


"Ibu. Sepertinya ibu harus tetap disini,. agar tidak bisa bolak-balik "


"Kamu ini gimana. Aku masa harus meninggalkan putraku di sana sendirian."


"Disana kan ada anak dan istrinya, kenapa kamu bilang kalau dia sendirian?"


Sebelum agni berbicara, sudah di sambut oleh berapa pelayan, yang memberikan teh dan juga cemilan kepada Agni.


Agni, pun mengatakan kalau sebenarnya dia yang tak bisa jauh dari anak dan cucunya. Yang jauh dari tempatnya sekarang.


Vinton pun, menyuruh anaknya untuk kembali karena istri keduanya uring-uringan.


Agni pun langsung memeluk suaminya ia pun berterima kasih, karena sudah mengizinkan anaknya kembali ke tanah air.


"Meneer. Bukannya kamu menjodohkan salah satu cucumu dengan seseorang dari keluarga lacerta."


Meneer pun menganggukkan kepalanya, ia lalu menyeruput secangkir tehnya.


Meneer, mengatakan kalau dirinya menikahkan Virendra dengan Vanandya, Wanita yang terlah menolong dirinya dari kematian. Ia baru menceritakan tentang apa yang terjadi. Kenapa ia sampai menjodohkan mereka.


Vinton mengepalkan tangannya sangat kuat. lalu menatap ke arah istrinya itu, ia tidak mengetahuinya kalau istrinya aja. berada di kematian.


"Apa maksud kamu? Apa ada seseorang yang mencelakai kamu?"

__ADS_1


Meneer, menghela napasnya ia lalu menceritakan apa yang terjadi dua bulan yang lalu.


"Dan.. Karena itu aku menjodohkan mereka, untuk balas budi..


__ADS_2