CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 254


__ADS_3

Perkataan lirih mampu membuat semua keluarga menatap ke arah seorang yang memanggil 'Papa' Karena mereka merasa bingung siapa yang dia panggil. Lantas mengatakan kepada orang itu.


Hazel marbella lacerta.


Wanita yang memanggil 'Papa' Karena ia sudah sangat merindukan akan pelukan lelaki yang tidak pernah ia peluk. Walaupun masih ada kekecewaan, kesedihan dan kebencian, tapi hazel sudah meleburnya menjadi kebahagiaan karena apapun kesalah orang tua kepada anak'nya ia tidak berhak marah.


Apa pa lagi ia mengalami semua ini dengan anak-anaknya membenci dirinya karena perlakuan dirinya kepada keluarga Marquez membuat mereka sangat membenci dirinya.


Dengan tanpa pemanasan hazel langsung memeluk tubuh pria itu, rasa nyaman, damai dan hangat menyatu menjadi satu. Ia sangat bahagia bisa memeluk tubuh papanya.


Bart adalar.


Dia sangat terkejut karena tiba-tiba dirinya di peluk begitu saja oleh hazel Namun ia sangat senang karena dirinya bisa memeluk tubuh anaknya walaupun terlambat tapi ia tetap senang.


"Vera, terima kasih sudah melahirkan sosok anak yang begitu cantik dan baik. Seumur hidup aku tidak pernah merasakan semua ini tapi aku sangat berterima kasih karena kamu sudah melahirkan putri kecilku, walaupun aku melakukan dengan tidak baik-baik tapi kamu tetap merawatnya sampai melahirkan." monolog Bart.


Tanpa sadar ia meneteskan air matanya karena tidak bisa membendung rasa bahagianya karena sang putri susah mau menerima dirinya.


"Apa kamu sudah mah memaafkan papa?" tanya Bart dengan hati-hati.


"Iya pa, hazel sudah memaafkan semua kesalahan papa dan aku akan menerima papa di kehidupan hazel." ucap hazel.


Yang membuat Bart tambah bahagia mendengarnya lalu ia pun mengeratkan pelukannya kepada tubuh hazel,


Keluarga Marquez merasa terharu melihat pemandangan di depannya. Namun mereka masih memendam kemarahan kepada hazel dengan apa yang hazel lakukan kepada mereka sangat tidak manusiawi.


Kavita yang berada di situ merasa bahagia, karena ia melihat Vera ada pada diri hazel karena sifat mereka tidak jauh berbeda dengan Vera, yang memiliki kebaikan, kejujuran, keluguannya dan yang paling penting adalah ke-duanya selalu memaafkan orang-orang yang melakukan kejahatan kepada Vera maupun hazel. Keduanya tidak benci atau dendam mereka akan selalu memaafkan.

__ADS_1


Ia lalu mendekati hazel dan ia membelai punggung hazel. Yang membuat mereka berdua melepaskan pelukannya satu sama lain. Dan ke-dua nya menatap ke arah Kavita.


"Tante, tidak menyangka kalau kamu memiliki sifat baik dari mama kamu, tidak salah lagi kalau Vera memberikan kamu kepada varisa untuk merawat mu sampai besar. Karena mama kamu tau kalau bunda kamu bisa menjaga dan perawat kamu dengan baik, karena kedua saudara kembar mampu menjaga anak-anak mereka dengan baik, apa lagi kedua orang tua kalian di besarkan dari orang-orang yang menyayangi kalian." ujar Kavita dengan begitu lembut.


Hazel pun memeluk Kavita dengan sangat tenang, Kavita pun membalas pelukan dari hazel.


Setelah drama pelukan mereka selesai, keluarga Marquez dan keluarga Kavita sedang menikmati makan malam dengan tenang, walaupun harus ada Eriska cs yang selalu membuat onar.


Saat sedang makan seorang anak kecil berkata kepada mommy'nya, Namun Perkataan itu membuat semua orang terdiam.


"Mommy, apa mommy tau kalau sebentar lagi agas akan pergi sama Oma." ucap Vegas.


"Egas, kamu tau kan kalau makan di larang berbicara?" ucap Valdes dengan tegas.


Vegas pun mengangguk kepala ia langsung terdiam karena ia di larang berbicara saat sedang makan. Sebenarnya ia ingin menceritakan tentang apa yang ia gambar karena ia akan pergi jalan-jalan bersama dengan Oma'nya.


Dengan senyum mengerikan Eriska mengatakan semua itu di dalam hatinya.


Setelah makan malam mereka semua kembali ke ruang keluarga, dan mereka pun berbincang-bincang dengan satu sama lain sedangkan anak-anak mereka sedang bermain di ruang bermain dengan di jaga oleh para pengawal mereka.


Karena harus sudah mulai malam keluarga Kavita, Bart dan leksa berpamitan pulang ke kediaman mereka, karena mereka harus ada kerjaan yang harus mereka urus.


Begitu juga dengan vernando dan Pitaloka mereka juga berpamitan pulang, karena saat ini mereka sudah menepati mansion Adiwilaga. Yang sangat mewah dari mansion. yang lain'nya.


Kepergian mereka mansion yang semula tenang menjadi panas kembali saat Faisal menatap hazel dengan begitu tajam karena sudah berani melakukan pertunangan kepada Laksh tanpa persetujuan dari diri.


"Lancang sekali kamu melakukan tanpa seizin saya!!"

__ADS_1


"Sudahlah paman, karena semua ini sudah terjadi. Toh saya melakukan ini bukan karena keinginan saya." ucap hazel dengan tegas.


"Harusnya kamu membicarakan ini terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. Lebih baik aku batalkan saja pernikahan mereka,"


"Apa paman yakin ingin membatalkan pernikahan Laksh dengan leksa? Apa paman tidak dengan keputusan almarhum istri paman?" tanya hazel.


Yang membuat Faisal yang sedang berjalan menjauh langsung menghentikan langkahnya saat mendengar istrinya di sebut, lalu ia menatap ke arah hazel dengan sangat tajam.


"Apa maksud kamu?" tanya Faisal.


"Aku baru saja membaca surat dari Kimberly kalau dia menginginkan leksa menjadi mantu'nya karena dia tau leksa adalah wanita yang sangat cocok bersanding dengan Laksh." ujar hazel.


Faisal terdiam dengan di katakan oleh hazel, memang benar kalau Kim sangat menyukai leksa bahkan sebelum kepergian Kim dia sempat ingin Menikahkan putranya dengan leksa.


"Siapa kim? Dia hanya ibu pengganti buat keponakanku dia tidak berhak mengatur hidup keponakan ku yang harus menikahi wanita pilihan dari Kim, asalkan kamu tau Kim tidak berhak atas semua ini." ucap Yulia.


Karena ia ingin kalau Laksh menikah dengan wanita pilihannya agar wanita itu bisa membantu dirinya untuk menguasai kekayaan Marquez. Setelah melakukan itu maka ia yang akan menjadi nyonya Marquez.


"Kim adalah ibunya, karena semua anak-anaknya ada pada Kim, dia berhak memberikan calon istri yang terbaik buat Laksh agar tidak salah memilih dalam urusan wanita. Apa lagi banyak wanita yang menginginkan kekuasaan Marquez."


"Dan tentunya kamu yang sudah memenangkan untuk menguasai kekayaan Marquez." ucap rebecca dengan sinis kepada hazel.


Hazel terdiam mendengar perkataan rebecca. Seperti Dejavu dengan perkataannya sendiri ia pun memilih diam karena tidak ingin menanggapi apa yang terlah di katakan oleh rebecca.


"Pi, yang di katakan oleh hazel benar, semua ini memang kemauan mami Kim, aku juga tidak keberatan jika leksa menjadi jodohku karena dia sangat baik. Aku ingi kalau di bisa menyayangi adik Laksh." ucap Laksh tanpa sadar.


"Adik? Apa maksud kamu..?"

__ADS_1


__ADS_2