
Dua bulan sudah mereka lalui bersama. Dan, gosip tentang Vanandya sudah mereka tidak ada yang berani mengusik wanita itu. Karena, mereka sangat tau tentang darah biru yang kekejamannya hampir menyamai keluarga Marquez.
Dan ini tepat ke lima puluh hari kematian sonya dan juga meneer. Karena kematian sonya membuat mavin dan Axel menjadi pribadi yang sangat dingin jarang bicara. Tapi, tidak dengan ara, anak dari Axel dan Amira. Sampai saat ini ara masih tinggal bersama dengan keluarga lacerta, walaupun keluarga Marquez selalu meminta kepada Ara untuk tinggal di kediamannya. Namun, ara mau, dia masih memendam kebencian terhadap ibunya, begitupun sebaliknya amira begitu membenci anak itu, Axel tidak memaksa ataupun melarang Ara untuk memilih siapa yang dia mau. Karena Axel juga ingin bisa berdamai dengan Amira, dan memiliki keluarga yang sangat bahagia.
Axel juga sudah berapa kali membujuk amira untuk menikah dengannya. Namun, Amira enggan untuk berbicara, jadi saat lamarannya di tolak mentah-mentah ia mulai menghindari amira ia enggan bertemu dengan amira.
Saat ini keluarga Marquez sedang terjadi kehebohan karena ulah dari bumil yang meminta aneh-aneh. Bahkan hampir setiap hari mereka di buat pusing akan tingkah Kimberly. Dan, hari ini Kimberly meminta kepada ayah mertuanya bersama ibu mertuanya untuk menari ala-ala India yang sering di tonton oleh Kimberly.
Mana mungkin seorang pembinis generasi ke dua mau melakukan hal yang sangat tidak di sukai olehnya, apa lagi sejak kecil dirinya selalu di ajari ilmu tembak dan bela diri oleh ayahnya. Dan, ia tidak pernah sekalipun menari. Tapi, kali ini ia tercengang dengan permintaan sang mantu, yang meminta dirinya untuk menari.
Vinton, pun bernegosiasi dengan mantu'nya untuk tidak menyuruhnya menari, ia akan melakukan apa saja untuk mantu'nya asalkan dirinya tidak menari.
Dia menawarkan perusahan, jett pribadi, pulau, Lamborghini, mall, kapal pesiar, berlian, hotel, apartemen, semua yang di miliki oleh vinton bakalan di kasih kepada Kimberly asalkan dia tidak menyuruhnya untuk menari India.
Tapi Kimberly masih kekeh, ia tak menginginkan apa-apa. Karena, saat ini bayinya ingin kakeknya menari bersama neneknya,
Mau tidak mau vinton dan agni menuruti permintaan dari sang mantu, mereka akan menari di depak anak-anaknya. Untungnya cucu-cucunya sedang tidak ada di kediaman mereka.
Saat ia akan mulai menari, ada suara langkah kaki mendekati mereka, mendengar ada seorang memasuki mansion vinton dan Agni kembali duduk di sofa. Dan, nampak lah pasangan yang sangat serasi.
Dia adalah vanandya dan valdes, mereka baru saja mengunjungi mansion Marquez. Sudah sejak lama semenjak berapa bulan terakhir. Bahkan, saat Rebecca pulang ke kediaman valdes belum mengunjungi.
Valdes merasa canggung berada di kediaman Marquez. Namun, vanandya selalu menenangkan dan karena itu Valdes menjadi lebih tenang tak merasakan kegugupan atau kecanggungan.
__ADS_1
Rebecca yang melihat anak dan mantu'nya berada di hadapannya, merasa bahagia. Namun, bahagia yang rebecca rasakan sirna saat mengingat kembali kalau putranya sangat membenci dirinya. Sebenarnya, ia ingin sekali memeluk valdes. Namun, ia sadar kalau semua itu tidak akan mungkin terjadi.
Begitupun dengan victor dia juga ingin sekali memeluk valdes karena sejak kecil ia tak pernah merasakan pelukan sang anak, jujur dirinya merasa iri kepada kakak'nya yang pernah mendapatkan pelukan dari anak-anaknya, bahkan sampai mati anaknya selalu saja mengingat dia.
BRUKK!! Seorang terjatuh bersimpuh di hadapan Rebecca. Dan, itu membuat mereka yang menyaksikan Valdes merasa terkejut,
"Maafkan aku, aku salah. Karena, perlakuanku selama ini." ucap valdes dengan bersimpuh di hadapan Rebecca. Dan, air mata keluar membasahi pipinya. Ia sangat menyesal karena perbuatan yang terlah ia lakukan.
Namun, rebecca hanya terdiam saj, jujur ia merasa terkejut dengan kelakuan anaknya yang bersimpuh di hadapannya. Tapi rasa keterkejutannya berakhir menghilang saat mendengar ucapan sang anak.
"Apa mama marah denganku? Apa mama tidak ingin memelukku? Dan apa mama membenciku karena perlakuanku selama ini?" ucap valdes suara lirihnya dengan derai air mata.
Rebecca menggelengkan pelan kepalanya ia sama sekali tidak benci kepada anaknya, Dan, rebecca memegang kedua pundak valdes ia lalu menyuruhnya untuk berdiri. Ia langsung memeluk Valdes. Tangis haru pun keluar dari pupil mata rebecca, setelah bertahun-tahun ia baru merasakan kembali pelukan sang putra.
HIKS!
HIKS!
HIKS!
HIKS!
Kimberly menangis sesenggukan melihat pelukan hangat rebecca dan valdes. Yang, entah kenapa tiba-tiba dirinya menjadi cengeng seperti ini. Bahkan Kim mengeluarkan ingusnya di baju sang suami.
__ADS_1
Faisal tentu saja terkejut dan dia ingin marah. Karena, istrinya melakukan itu, tapi sedetik kemudian ia sadar saat ini Kimberly sedang ketakutan karena ulah dia. Kimberly pun meminta maaf kepada faisal, faisal pun menghembuskan nafas kasar'nya dengan mengusap wajahnya menggunakan telapak tangannya. Ia tak apa-apa dan ia juga minta maaf karena membuat istrinya ketakutan.
Puas berpelukan bersama dengan putranya, rebecca menyuruh putra dan mantu'nya untuk duduk di sampingnya. Valdes dan Vanandya pun menurutinya, mereka lalu memeluk rebecca.
"Mama, sangat bahagia. Bisa memeluk kalian berdua." ucap rebecca.
"Kami juga mah,"
Saat mereka melepaskan pelukannya satu sama lain, vanandya meminta maaf kepada mamanya atas perlakuannya selama ini. "Ma, maafkan aku?"
"Kamu tidak perlu minta maaf,.palahan mama berterima kasih karena kamu putra mama bisa memaafkan mama." ucap rebecca. Ia sama sekali tidak benci atau marah kepada anak dan mantu'nya. Palahan dirinya sangat bahagia, karena janjinya satu sama lain sudah terwujud.
Victor merasa bahagia melihat istrinya bisa tersenyum bahagia seperti itu. Karena, bisa mendapatkan kasih sayang sang anak. "Kak, lihatlah anakmu dia sudah menerima semuanya dan sudah memaafkan rebecca.. Andaikan kak, valdes juga memaafkan aku," batin Victor.
"Kalian memang benar-benar berjodoh. Tidak salah aku menjodohkan kalian." gumam rebecca. Yang, masih bisa di denger oleh mereka.
Lantas Vanandya dan Valdes menatap sang rebecca ia ingin mengetahui maksud perkataan dari wanita paruh baya itu. Namun, rebecca langsung mengalihkan pembicaraannya, rebecca lalu mengajak mereka untuk makan siang. Dan, tepat saat itu kedatangan Grey's, virendra, Vernon dan Laksh.
Mereka pun makan siang bersama dengan bahagia. Karena, ada kedatangan Valdes dan Vanandya. Tapi, kali ini berbeda, karena valdes terlah menerima kembali sang mama.
Melihat interaksi antara Valdes dan rebecca membuat mereka memicingkan matanya. Karena, setahu mereka valdes sangat membenci rebecca. Tapi, sekarang rebecca sedang mengambilkan nasi untuk valdes.
"Ma. Apa valdes sudah memaafkan mama?"
__ADS_1