CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 203


__ADS_3

Mansion Marquez ...


Saat ini seorang wanita sedang menemani cucu-cucunya yang sedang bermain. Karena, mereka terlalu aktif melakukan aktivitas apa lagi di usia yang mereka masih usia lima tahun yang sedang senang-senangnya bermain.


Rebecca Marquez.


Wanita paruh baya yang sedeng duduk bersama dengan kedua mantu'nya karena mantu satu lagi masih belum pulang jadi dia bersama dengan kedua mantu'nya.


Namun, saat mereka sedang berbincang-bincang seorang wanita datang dari pintu utama dengan tampang angkuh dan arogan, bahkan ketiga wanita itu sangat terkejut melihat kedatangan wanita itu kedalam mansion Marquez.


"Apa, kabar mama, sudah lama tidak berjumpa denganmu? dan kau hazel kenapa kamu disini apa kamu ingin merebut kembali posisiku?" ujar wanita itu dengan sinis,


"Tutup, mulutmu?" bentak Rebecca.


"Mama, kenapa dengan dirimu? aku datang kesini ingin menemui suami dan keluargaku," lagi-lagi wanita itu berkata dengan sinis.


"Haha, keluarga yang mana yang ingin kamu temui hah? kamu sudah tidak memiliki keluarga sejak kamu pergi meninggalkan anakku dan cucuku?" Rebecca tidak kalah tegas dari wanita di depannya.


"Ingatlah ma mas Grey's belum menceraikan aku jadi aku masih istri dari mas Grey's." ucap wanita itu.


Deg ...


Sebuah kalimat yang membuat hazel merasa sakit ia tidak menyangka kalau suami'nya belum menceraikan istri terdahulu. Jadi, ini alasan Grey's yang menikahi dirinya hanya mengundang penghulu saja. Karena saat ini Grey's belum sepenuhnya menceraikan gisel?


Gisel Stella Cornelia ...


Adalah, istri pertama dari Grey's faresta Marquez. Namun, karena demi perkerjaan'nya menjadi seorang model Gisel rela pergi meninggalkan suami dan anaknya,


Tapi, sekarang dia sudah terbebas dari kontraknya jadi Gisel pulang ke kediaman Marquez dengan senang.


Rebecca dan yang lain kembali terkejut dengan kedatangan Grey's mereka lalu menatap Grey's dengan tajam.


"Grey's, apa maksud dari semua ini?" tanya rebecca karena dia sudah melihat rasa sakit yang hazel rasakan saat ini.

__ADS_1


"Aku, tidak sengaja menemukan dia dengan memperihatinkan, jadi aku membawa dia kemari," ucap Grey's,


Grey's, lalu mendekati hazel dia meminta persetujuan untuk mengizinkan Gisel tinggal di sini karena walau bagaimanapun juga dia juga yang sudah merawat anaknya.


"Sayang, bolehkan Gisel tinggal disini? dia bilang kalau dia habis di aniaya oleh bosnya dan di sekap sampai bertahun-tahun, aku tidak tega melihatnya. Jadi, apa kamu tidak keberatan?" kata Grey's kepada hazel.


Deg ...


Hazel, menarik nafas panjang lalu ia menghembuskan nafas, ingin sekali ia merang Gisel tinggal di sini tapi ia tidak ingin egois yang hanya mementingkan kepentingannya sendiri.


Dengan, berat hati hazel mengizinkan Gisel tinggal di mansion Marquez, karena dirinya juga tidak memilik hak atas semua mansion Marquez.


"Saya, mengizinkan dia untuk tinggal Grey's, lagian kan ini rumah keluarga mu jadi aku menyetujui apa yang akan menjadi keputusan kamu," ucap hazel.


"Terimakasih sayang aku tahu kamu memiliki hati yang baik buat menolong orang. Aku jadi makin sayang sama kamu." ujar Grey's.


Rebecca yang mendengar itu tentu saja tidak terima kalau Gisel akan. Tinggal, di dalam mansion milik keluarganya.


"Ma, izinkan Gisel tinggal disini karena saat ini dia tidak mempunyai tempat tinggal. Dan, Gisel sangat merindukan green jadi aku mohon sama mama untuk mengizinkan dia tetap disini" Grey's meminta persetujuan dari mama'nya untuk mengizinkan dia tetap berada di sini sementara waktu.


Terlepas dari kesalahannya ia sudah memaafkan semua'nya lagian karena Gisel ia bisa merawat anak dari hazel. Jadi, ia sudah benar-benar memaafkannya.


Karena, Gisel juga sangat merindukan anaknya green jadi Grey's mengizinkan untuk tinggal bersama dengan keluarganya.


Rebecca, tidak habis pikir dengan apa yang di pikiran putranya, dia melakukan hal itu tanpa melihat perasaan hazel yang entah apa yang saat ini hazel rasakan.


"Terserah, kamu Grey's mama tidak perduli tapi jangan harap kamu menyesali apa yang sudah menjadi keputusan mu." ucap Rebecca dengan kesal ia lalu pergi dari ruang Keluarga'nya,


Untungnya, anak-anak sudah berada di dalam kamarnya yang saat itu pergi secara tiba-tiba.


Kepergian, Rebecca di susul oleh Tanu dan hazel mereka pergi meninggalkan Grey's dan Gisel sendirian di ruang keluarga.


Setelah, hazel berada di dalam kamarnya ia meneteskan air matanya ia sangat sakit melihat Gisel ada di hadapannya. Sejak Gisel mengambil anaknya dia sudah tidak melihat Gisel lagi.

__ADS_1


Saat, mendengar pintu di buka dari luar hazel langsung mengelap air matanya, lalu ia melanjutkan membersihkan wajahnya agar ia tidak ketahuan habis menangis.


Grey's, masuk kedalam kamar mereka lalu mendekati hazel ia menanyakan kembali keputusan hazel.


"Sayang, kamu tidak apa-apa kan kalau Gisel tinggal disini? Gisel bilang kalau dia sangat merindukan putra yang sudah dia rawat,"


Hazel, menatap ke arah Grey's ia tersenyum kepada Grey's kalau dirinya tidak apa-apa kalau Gisel tinggal disini lagian kan Gisel masih istri dari suaminya.


"Aku, tidak keberatan grey jika Gisel tinggal disini lagian dia juga masih menjadi istri kamu kan? jadi aku tidak bisa melarang dia untuk tidak tinggal disini." ujar hazel dengan lembut.


"Bukan, maksud aku begitu sayang? aku mengizinkan dia tinggal disini karena Gisel tidak mempunyai tempat tinggal dia juga sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi? jadi Jangan berburuk sangka kalau aku masih menyukai dia." ucap Grey's menjelaskan kepada hazel.


"Ya, sudah lebih baik kita sudahi saja pembicaraan ini karena aku sangat ngantuk." ucap hazel.


"Jika kamu tidak menyetujui Gisel tinggal disini aku bakalan usir dia agar kamu tidak marah sama aku lagi? aku menolong dia hanya kasian apa lagi saat ini Gisel mempunyai kangker payudara stadium akhir. Gisel menginginkan di akhir usianya bisa bersama dengan putra yang dia rawat." ucap Grey's.


Deg ..


Hazel sangat terkejut mendengar semua itu dari mulut suaminya jadi Gisel sekarang mempunyai penyakit yang sangat membahayakan.


"Jika, benar apa yang di katakan oleh kamu aku akan menerima Gisel di sini." ucap hazel.


"Aku, tau kamu sangat baik terima kasih sayang. inilah kenapa aku menikahi kamu karena kamu adalah wanita yang sangat baik dan suka menolong." ucap Grey's yang langsung memeluk tubuh istrinya.


Grey's, pun langsung membersihkan badannya dan setelah itu mereka beristirahat karena mereka tidak ingin terjadi sesuatu kepada anak mereka.


***


"Jadi, kita akan pulang dua bulan lagi?" tanya Vanandya dengan kesal. Karena suaminya mengatakan kalau mereka pulang ke kediaman Marquez dua bulan lagi.


"Iya, sayang jadi kita nikmati saja liburan kita lagian anak-anak sudah ada yang menjaganya. Jadi, kita disini tenang bisa sekalian bulan madu dan siapa tau kita bisa memiliki anak." ucap Valdes.


"Tapi, sayang aku..?"

__ADS_1


__ADS_2