CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
257


__ADS_3

Saat ini hazel dan Laksh sedang berjalan pulang karena ia mengkhawatirkan keadaan keluarganya yang sedang terancam oleh Eriska cs. Dia sudah berani bertindak keterlaluan kepada mereka.


"Laksh cepat sedikit!"


Laksh pun segera mempercepat kendaraannya dengan kencang ia juga sangat khawatir karena keluarga sedang dalam bahaya karena saat mereka sedang di siksa habis-habisan.


Citttt..


Mobil mereka berhenti mendadak karena jalanan yang begitu macet, mereka begitu sangat cemas dengan kondisi keluarga mereka yang dalam bahasa.


Saat sedang menunggu kemacetan kelar sebuah panggilan masuk ke ponsel hazel, lantas hazel langsung mengangkat panggilan tersebut.


"Hallo hazel, kamu sekarang ada di mana? Apa kamu tau saat ini keluarga mu sedang berada di genggaman tangan ku. Kalau kamu ingin keluarga selamat maka cepat lah datang." ucap Eriska.


Yang telpon teryata adalah Eriska dia menyuruh hazel segera pulang ke kediaman Marquez. Karena ia ingin segera menghabisi mereka setelah mendapatkan kekayaan Marquez, setelah mendapatkan maka mereka akan melenyapkan mereka berserta keturunannya.


"Jangan kau sakiti keluarga saya apa ada anda mengerti!!" bentak hazel.


"Uhhhh... Takut!" ledek Eriska.


Karena mulai saat ini ia tidak akan takut pada siapapun bahkan dengan keluarga Marquez berada di tanganku ia bisa sepenuhnya mengancam hazel dan bisa mengambil kekayaan dari hazel.


"Jika, sampai Keluarga kenapa-kenapa maka aku sendiri lah yang membunuh mu.!" ucap hazel dengan tegas.


"Ya kalau gitu cepat pulang dong, saya kan sudah tidak sabar melihat kelakuan kamu." ucap Eriska.


Setelah tidak macet lagi Laksh segera melanjutkan perjalanan ke kediaman Marquez dengan kecepatan di atas rata-rata. Ia tidak memperdulikan pengendara lain.


Karena dalam bahaya ia mengeluarkan logo Marquez yang hanya di miliki oleh mobil keluarga Marquez. Bahkan jika logo itu keluar maka keselamatan pengendara lain dalam bahaya karena saat ini pemilik logo Marquez sedang kondisi yang sangat sadis.


Para pengendara lain pun langsung memberikan jalan buat mobil Marquez, mereka sangat takut akan kekejaman keluarga mereka yang melebihi seorang iblis. Mereka juga masih saja akan. pekerjaan mereka.


"Apa kamu mengeluarkan logo Marquez?" tanya hazel.


"Tidak ada cara lain, karena jalanan begitu sangat macet jika sampai telat maka keluarga kita bakalan di hancurkan oleh mereka." ucap Laksh dengan tatapan tajam. Penuh kemarahan karena Eriska sudah membuat keluarga jadi seperti ini.

__ADS_1


Hazel kembali mendapatkan telpon dari Eriska. Namun kali ini adalah panggilan video, dan itu mengarahkan ke arah keluarga Marquez yang sudah tidak berdaya karena mereka semua di sekap oleh Eriska dan berapa anak buah Eriska.


Hal itu membuat hazel dan Laksh marah padam karena keluarganya di sekap begitu saja oleh seorang Eriska. Jika sampai lecet mereka tidak akan segan-segan untuk menghancurkan mereka.


"Cepatlah,nyawa keluarga kalian hanya tersisa berapa waktu saja. Jika kalian terlambat maka kalimat tidak bisa melihat mereka lagi untuk selamanya." ucap Eriska.


"ERISKA!!! saya peringatkan jangan kamu sentuh mereka jika kamu sentuh maka aku tidak akan membiarkan kamu hidup bebas." bentak hazel.


"Kamu tidak bisa mengancam ku begitu hazel karena saat ini keselamatan keluarga kamu ada di tangan kamu sendiri." ucap Eriska.


"Eriska jika sampai kamu melakukan itu maka aku akan membunuh kamu, dan jangan harap kamu akan mendapatkan kematian yang begitu mudah." bentak Laksh yang menunjukkan sifat aslinya.


Panggilan video langsung terhenti tak kala Laksh mengatakan itu, dan berapa enut mobil mereka terlah sampai di depan mansion milik Marquez.


Keduanya langsung buru-buru masuk kedalam, dan betapa terkejutnya mereka berdua saat melihat seluruh anak buah mereka di habisi oleh anggota Eriska.


"Selamat datang karena sudah mau pulang demi keluarga.. Tapi sangat di sayangkan karena sebentar lagi mereka akan habis di tangan kami semua." ucap Eriska.


"Kau.."


"Berhenti di tempat atau keluarga kalian bakalan musnah." ancam Eriska kepada Laksh.


"Apa yang kamu mau? tapi jangan apa-apa kan keluarga ku." ucap hazel memohon.


"Oh ini yang saya mau hazel kamu berlutut dan memohon akan memberikan apapun yang saya mau." ucap senang Eriska.


"Hazel berdiri, atau aku akan melalukan cara lain agar kamu tidak menuruti dia." bentak laksh.


"Tapi Laksh keselamatan mereka ada padaku Laksh. Jika mereka melakukan kepada keluarga ku maka akulah orang yang sangat di salahkan." ucap hazel dengan penuh kesedihan.


Semua keluarga yang mendengar itu terkejut dan terdiam, jadi selama ini hazel menyayangi mereka. Tapi jika hazel menyayangi mereka lantas kenapa hazel mengambil kekayaan mereka dari tangan mereka dan memperlakukan mereka seperti seorang pembantu?


Itulah kira-kira isi pikiran keluarga Marquez, dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi kenapa Laksh begitu baik kepada hazel bahkan mereka seperti seorang teman.


Grey's yang melihat itu merasakan sakit ia tidak terima jika istrinya harus dekat-dekat dengan Laksh.

__ADS_1


"Jika kamu turuti pria di samping kamu maka aku akan melakukan hal sesuatu kepada orang kesayangan kalian." ucap Eriska.


Lalu ia memanggil anggota red Devil untuk membawa seorang yang duduk di kursi roda dengan keadaan terikat bahkan mereka sengaja memasangkan bom peledak di tubuh wanita tua itu.


Hal itu membuat semua orang terkejut dan menggertarkan giginya karena merasa marah kepada Eriska, tapi kondisinya saat ini benar-benar tidak memungkinkan karena mereka semua sedang di ikat di satu pilar yang sama.


Ketua red Devil, mendekati vanandya dengan tatapan tajam. Setelah sampai di hadapannya ia berjongkok di depan vanandya,


Ketua red Devil adalah adik tiri dari mama'nya dan dia masih memiliki gelar Adiwilaga. Karena kebencian dia terhadap mereka, kedua red Devil membangun sebuah mafia untuk menghabisi keturunan Adiwilaga.


"Di mana kamu menyembunyikannya emas permata itu?" tanya ketua red Devil.


"Saya tidak akan. pernah memberitahukan kamu dimana emas permata itu. Karena emas itu tidak pantas di miliki oleh pria biadab seperti kamu." ucap vanandya.


Plak.


Plak.


Plak.


Plak.


Empat kali tamparan membuat sudut bibir vanandya mengeluarkan darah, karena tamparan yang di dapat dari ketua red Devil sangatlah keras.


Valdes dan virendra sontak merasa marah karena Vanandya di tampar oleh ketua red Devil. Bahkan. keduanya mengancam akan membunuh dia kalau mereka terbebas.


"Hoho! Vanda sepertinya kamu di cintai dua pria sekaligus ya? Saya tak menyangka." ucap ketua red Devil.


Semua orang terdiam menyaksikan itu, bahkan mereka sangat terkejut dengan apa yang di katakan oleh virendra.


Hazel sangat sedih karena adiknya di tampar oleh ketua red Devil. Ia memohon kepada Eriska untuk melepaskan keluarganya karena ia tidak ingin kalau mereka kenapa-kenapa.


"Eriska aku mohon lepaskan mereka."


"Aku akan melepaskan mereka tapi dengan syarat."

__ADS_1


"Apa syaratnya?"


"Kamu harus...


__ADS_2