
Saat, ini seorang dokter keluar dengan wajah tegang. Di depan ruang perawatan Agni sudah seluruh keluarga sudah kumpul, mereka sedang menantikan hasil pemeriksaan dari agni.
Dokter itu menghela nafas panjangnya. Lalu menatap keluarga Marquez satu-persatu, dia merasa tegang saat di hadapan Keluarga' besar Marquez. "Maaf.. Keadaan nyonya Agni sangat, kristis bahkan kemungkinan besar dia. Nyonya agni mengalami struk." ucap sang dokter, yang membuat vinton dan yang lain terkejut bahkan, ada yang menutup mulutnya dengan tangannya..
"Dok, gak mungkin ibu sayang mengalami seperti itu? Gak, mungkin.!" ucap Faisal..Marah, Faisal, menggelengkan kepala dia masih tidak percaya kalau ibunya harus mengalami stroke, karena akibat terjatuh dari tangga.
Dengan, rasa kemarahan yang menyelimuti hatinya. Faisal pergi dari hadapan mereka. Dia, tidak sanggup harus mendengar semua ini. Apa, lagi ibunya harus duduk di kursi roda.
n
"Akhhhh.!!" teriak Faisal, yang sudah sangat lelah menghadapi masalah keluarga yang Ada. Dia, menginginkan pergi menyusul istri dan anaknya yang sudah pergi meninggalkan dirinya sendirian.
"Jadi, pria harus kuat. Apa, kamu tidak malu sama orang-orang di luar sana. Para musuh sedang tertawa bahagia. melihat keluarga mu hancur. Dan, seharusnya kamu mengambil, pelajaran atas apa yang mereka lakukan kepada keluargamu. Dan, mungkin sekarang kebaikan kalah. Tapi, akan. ada saatnya kebaikan menang melawan. kejahatan. Jadi, kamu harus berdiri jangan terlihat lemah, karena kelemahan itu lah yang membuat mereka bahagia." ucap seorang wanita dengan menggunakan cadar berwarna putih, setelah mengatakan seperti itu, wanita iti langsung pergi menghilang dari hadapan. Faisal. dia seperti seorang yang tidak ingn mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya.
Faisal, berdecak sebel. Karena, dia tidak mengetahui siapa wanita itu yang sebenarnya. Dan, kenapa dia mengatakan seperti itu. Dia, mulai berpikir kalau semua ini ada hubungannya atas semua kejadian yang menimpanya. Keluarganya,.
"Jika, memang..Semua ini benar maka aku akan menyelidiki lagi tentang ibu yang jatuh dari tangga." gumam Faisal. Yang langsung menelpon anak buah untuk mencari kebenaran semua ini. Bahkan, Faisal menyuruh untuk menyelidikinya dengan hati-hati dan aman.
***
Sementara, di kediaman pengantin baru. Mereka, baru saja bangun di siang hari. karena, malam pertama membuat mereka. melupakan waktu.
Vernando, berjalan ke dapur mengambil makanan untuk dirinya dan juga untuk istrinya. Yang, sedang mandi membersihkan badannya. Namun, saat berada di dapur dia tidak menemukan makanan sedikit pun..
__ADS_1
Saat dia akan berjalan ke meja makan vernando bertabrakan dengan shanty ibu mertuanya..Vernando, lalu meminta maaf karena terlah menabrak ibu mertuanya.
Namun, shanty mengabaikan ucapan vernando. Dia, berkata Kenapa vernando pergi ke dapur. "Tadi, mama. sudah buang masakan,. tadi pangi. Karena mama tidak tau kalian akan bangun jam berapa." jelas shanty kepada vernando yang sedang mencari makanan.
Shanty, lalu menyuruh vernando ke kamarnya untuk menemani putrinya yang tengah hamil. Dan, urusan makanan dia yang akan memasak..
Vernando, pun menganggukkan kepala. Dari pada membantah dia membuang rezeki. Dan, lebih baik dia diam saja, jadi dia mendapatkan rezeki sekaligus, saat dia sudah sampai di kamar dia melihat istrinya yang tengah berias.
Perlahan, vernando berjalan mendekati istrinya itu. Dia lalu memeluk istrinya yang sedang duduk di meja rias. Sifat kekanak-kanakan vernando keluar begitu saja. Bahkan, pitaloka, tidak menyangka kalau vernando yang memiliki sifat dingin adalah orang yang sangat kekanak-kanakan.
Saat, ke-duanya sedang asik bermesraan, seorang wanita paruh baya datang membawa nampan berisi makanan yang sudah dia buat. Wanita, itu hanya memasak nasi goreng untuk anak dan mantu'nya.
"Pita, vernando. Sebaiknya kalian makan dulu, sebelum makanannya dingin." ucap Shanty,
"Mama, yang memasak nasi goreng ini? Mah, mama tidak perlu lagi masak, karena kondisi mama yang tidak sehat." ucap Pitaloka, dia sangat marah karena mamanya selalu saja keras kepala, dia selalu saja memasak apapun untuk dirinya dan juga papanya. Padahal, semua itu sudah di larang oleh dirinya dan juga papa..
Pitaloka, menatap sang suami. Dia,.baru ingat kalau suami'nya bilang kalau dia akan menyiapkan makanan buat mereka. Dan, saat kembali tidak membawa apa-apa.
"Ver. Apa, kamu mengetahui semua ini?" ucap Pitaloka dengan dingin. Dan, hanya di balas dengan anggukan kepala. Oleh vernando.
Shanty, yang mendengar itu Langsung mengatakan kalau semua ini bukan salah vernando, ini salah dirinya. Karena dirinya yang meminta kepada vernando untuk memasak makanan untuk keduanya.
Pitaloka, hanya menghela nafas panjang, dia pun meminta kepada mama'nya untuk tidak mengulangi hal seperti itu lagi. Karena , dirinya tidak ingin mama'nya kembali merasakan lelah yang kepanjangan.
__ADS_1
Shanty, pun mengangguk kepala, lalu dia izin pergi dari kamar Putrinya, karen dia ingin menemui seseorang yang sedang di rawat di rumah sakit.
Setelah, kepergian sang mama, Pitaloka, memasang tampak kesalnya kepada suaminya, yang terlah mengizinkan mama'nya pergi ke dapur.
Melihat, istrinya kambek seperti itu,. membuat vernando merasa pusing. Lalu, dia berlutut di hadapan Pitaloka, dia meminta maaf karen terlah menyuruh mama masak. Dan kalau dia tau mama tak boleh di izinkan ke dapur pasti tadi dia bakalan melarang. Mama' untuk mendekat ke dapur.
Pitaloka, juga salah karena tidak memberi tau kepada suaminya yang terjadi di mansion'nya. Apa, lagi suaminya baru pertama kali di sini. Lalu, Pitaloka memaafkan suaminya. lalu dia meminta kepada vernando untuk menyuapi dirinya.
Dengan senang, vernando menyuapi istrinya. Dan, ia juga makan dengan satu miring dan sendok yang sama dengan istrinya.
**
Kedua, orang pria sedang berkutat di hadapan laptop. Bagi, ke-dua nya keseharian mereka hanya ada laptop dan kasur saja. Dan, mereka jarang keluar dari apartemen. Mereka keluar pas sedang terdesak saja. Pas semua barang dapur sudah habis.
Saat, ini Hayden sedang tiduran di paha Kairo. sebagai bantalan. Karena dia ingin memejamkan matanya sejenak. Apa, lagi dia harus mengerjakan laporan. Jadi, waktu dia tidur sangat tipis.
Kairo, yang mendapatkan perintah untuk mencari pelaku atas kecelakaan yang menimpa nyonya besar agni. Hanya, membiarkan saja Hayden tidur di pahanya. Karena itu hal yang wajar buat teman dekat. Sekaligus sebagai partner kerja.
"Siapa, sebenarnya orang yang sedang menggali lubang kematiannya sendiri." ucap Kairo, yang tidak habis pikir dengan orang-orang yang melawan keluarga Marquez. Yang notabenenya adalah singa tidur.
"Sepertinya, dia sudah menyiapkan dari jauh-jauh hari untuk menghancurkan keluarga Marquez, dan sekarang liat semua itu terbukti." ucap Hayden, yang matanya masih merem.
Kairo, hanya menggelengkan kepala. Dia mengira kalau Hayden sudah bangun, tapi nyatanya tidak. Walaupun dia berbicara. Namun, mata Hayden tertutup.
__ADS_1
"Dasar kebo." ucap Kairo berdecak sebal.
"Kebo, kebo begini kamu juga.....?"