CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 251


__ADS_3

Kalau begitu kami akan pergi dulu karena kita sudah terlalu lama di dalam isi nanti mereka curiga kepada mereka. Satu persatu pun keluar dari ruang bawa tanah melewati lubang air yang terletak berada di belakang rumah. Dan Kimberly langsung menyamar menjadi pembantu mereka.


"Dari mana saja kalian...?"


Suara bariton mengejutkan mereka dengan sangat datar. Laksh langsung berbalik arah lalu menatap seorang yang berbicara kepadanya.


"Pa-Papi?" ucap Laksh.


Ia sangat terkejut orang yang berbicara kepada dirinya adalah papi'nya sendri dengan tatapan tajam dia bertanya kepadanya. Untungnya papi'nya tidak melihat neneknya yang sudah sembuh dari stroke nya.


Faisal menatap ke arah putranya dengan curiga karena putranya seperti seorang pencuri yang ketahuan.


Lantas ia berbicara kepada Laksh ia bertanya dari mana dia kenapa bisa sama Agni di halaman belakang?


Pertanyaan Faisal membuat Laksh diam ia bingung mau menjawab apa Namun sebuah isyarat dari maminya langsung mendapatkan ide, ia lantas menjawab kalau dirinya habis jalan-jalan bersama dengan nenek karena ia ingin membawa nenek jalan-jalan agar nenek bisa mendapatkan udara segar.


Faisal mengangguk mendengar perkataan dari Laksh, ia pun menyuruh Laksh dan ibunya untuk segera masuk karena udara siang susah mulai tidak baik apa lagi saat ini cuacanya sedang tidak stabil.


Mereka pun lantas masuk kedalam rumah dengan diam-diaman. Tidak ada yang membuka obrolannya.


Saat mereka akan pergi kamar mereka mendengar percakapan antara adik dan ipar'nya yang sedang berbicara di ruang keluarga. Karena penasaran mereka pun langsung menghampiri mereka.


"Ada apa ini?" tanya Faisal yang sudah berada di situ.


"Kak, kami sangat membutuhkan uang banyak untuk acara pertunangan Vernon dengan Tania, kakak kan tau keuangan kita saat ini di ambil alih oleh hazel." ucap rebecca.


Karena hari ini adalah hari dimana di tentukan pertunangan mereka karena hasil dari perhitungan Jawa keduanya sangat cocok untuk menjalin rumah tangga.


Mereka hanya bisa menghela nafas panjang, memang benar apa yang rebecca katakan kalau mereka sudah tidak memiliki uang lagi karena semua black card mereka sudah di bekukan oleh hazel.


"Re, sebaiknya kamu tunda dulu pertunangan Vernon dengan Tania karena kita saat ini benar-benar tidak punya uang lagi untuk melangsungkan pertunangan ataupun acara pernikahan." ucap Faisal.

__ADS_1


Semua orang terdiam, bagaimana mereka akan berbicara kepada pihak pengantin untuk menunda pertunangan apa lagi semua undangan sudah tersebar tentang pertunangan mereka ke media.


"Saya akan membiayai semua pengeluaran yang akan kalian gunakan untuk acara pertunangan putra kalian Vernon dan Tania!!" ucap seorang dengan tegas.


Semua orang menatap ke arah suara itu. Namun setelah melihat siapa yang mengatakan itu semua keluarga menjadi sangat kesal bahkan banyak tatapan kebencian dari mereka.


"Maaf saya tidak akan meminta bantuan sama anda yang sudah mengambil kekayaan keluarga saya." ucap rebecca dengan tegas.


Hazel mengangkat bahunya mendengar perkataan dari Rebecca yang tidak menginginkan bantuan dari dirinya. Padahal dirinya sangat ikhlas membantu mereka, tapi bukannya di terima ini malah di tolak secara mentah-mentah oleh mereka.


"Come on, kalian ini terlalu gengsi! Padahal saya ikhlas membantu kalian dari pada keluarga kalian yang harus menanggung malu karena gagalnya pertunangan Vernon dengan Tania. Apa kata dunia coba seorang pembisnis nomer satu menunda pertunangan tanpa alasan yang sangat tidak masuk akal." ucap hazel,


Semua orang terdiam, memang benar jika mereka menunda maka mereka harus memberikan alasan yang sangat tepat untuk para media dan wartawan agar mereka tidak akan mendapatkan perbincangan.


Laksh yang sejak tadi diam pun menatap ke arah hazel begitupun dengan hazel dia menatap satu sama lain. Hazel menyuruh Laksh membantu dirinya untuk menyakinkan mereka agar mau menerima uang dari dirinya.


Laksh yang mendapatkan tatapan dari hazel ia mengangguk kepala pelan, Lalu ia berkata kepada mama rebecca dengan lembut.


"Sepertinya apa yang di katakan oleh Laksh ada benarnya, jadi kita tidak ada gosip miring dari para media dan wartawan." ucap Victor.


Mau tidak mau mereka pun menerima bantuan dari hazel Namun dengan bantuan meminjam, karena saat mereka mendapatkan uang mereka akan membayar ke hazel agar mereka tidak memiliki balas budi.


Setelah mendapatkan pinjaman, rebecca langsung mengabari sahabatnya kalau acara pertunangan akan segera di laksanakan besok hari sambil mengatur tanggal pernikahan,


"Laksh.!" panggil hazel.


"Dalem zel!" jawab laksh.


"Besok kamu pakai pakaian yang rapih ya? Karena besok bukan hanya Acara pertunangan Vernon dengan Tania." ujar hazel.


"Maksud kamu apa?" tanya Laksh yang sangat tidak mengerti.

__ADS_1


Namun hazel tidak menjawab pertanyaan dari Laksh ia hanya bisa tersenyum kearahnya lalu pergi meninggalkan Laksh sendirian yang mematung sambil mencerna perkataan dari hazel.


***


Malam hari sudah tiba.


Saat ini semua keluarga Marquez sedang makan malam dengan tenang tanpa banyak bicara. Hazel sengaja membuat menu makanan yang sama agar mereka mengira kalau itu adalah makanan yang tadi pagi yang sengaja di hangatkan,


Tentu Gisel dan Ameera tidak terima jika mereka harus makan-makanan yang tadi pagi apa lagi saat ini Gisel sedang hamil yang memasuki usia kehamilan lima bulan.


Lagi-lagi mereka memarahi hazel untuk menyuruh hazel membuatkan makanan yang sangat enak untu mereka. Namun perkataan ke-duanya tidak di gubris oleh hazel dia hanya diam saja.


Tentu saja meraka sangat mara karena perkataan mereka di abaikan begitu saja oleh hazel.


"Hazel, asalkan kamu tau saya juga memilik lima persen aset jadi saja juga berhak menentukan makanan, dan aku minta kepada kamu untuk mencairkan kembali black card milik kita." ucap Ameera.


"Oh-iya, saya lupa kalau kamu memiliki saham lima persen di Marquez group. Tapi semua itu tidak ada untungnya karena saham lima persen itu sudah menjadi milik saya, So kamu tidak berhak lagi." ucap hazel.


Uhuk.. Uhukk.. Uhukk..


Eriska yang mendengar kalau saham milik putrinya sudah di ambil oleh hazel langsung tersedak oleh makanannya.


"Apa kamu bilang?" ucap Ameera marah.


"Husst!! Pelankan nada suara mu karena saya tidak ingin mendengar mansion ada suara yang tidak mengenakan dari mulut kalian " ucap hazel dengan santai namun penuh penekanan.


Lagi-lagi keluarga Marquez hanya bisa diam menyaksikan perdebatan mereka yang berada di meja makan. Karena vinton sangat tidak menyukai akan hal itu ia pun menyudahi makannya dan pergi dari ruang makan bersama dengan istrinya. Dan di ikuti yang lain,


"Sebaiknya saya akan melaporkan kamu kepada Komnas perempuan. Agar kamu di tangkap oleh mereka yang sudah menganiaya diriku." ucap Gisel.


"Silahkan saja tapi saya pastikan kalau kamu tidak akan tinggal di kediaman ku lagi?"

__ADS_1


__ADS_2