
Hazel sudah kehilangan kata-kata setelah mendapatkan perkataan seperti itu dari suami'nya. Namun ia langsung memikirkan sesuatu agar bisa berkata kepada Grey's.
"Itu karena. Aku tidak ingin uang saya dihambur-hamburkan oleh mereka, kan sayang hartaku harus di pake oleh mereka. Itu tidak akan pernah." ucap hazel.
"Begitukah?" ucap Grey's yang semakin mendekati hazel.
Hal itu membuat hazel menatap ke arah Grey's dengan tajam, dengan kasar ia menyingkirkan tubuh suaminya sampai ia terjatuh ke lantai kamar mereka.
Damn it, Grey's merasa kesakitan karena ulah dari hazel ia terjatuh, sampai ia berkata kasar.
Hal itu pun membuat hazel tidak kehilangan kesempatan ia langsung pergi dari sofa di mana ia duduk dan pergi ke luar dari kamar karena jika terus-menerus berada di situ ia bisa berabe.
Namun saat keluar ia berpapasan dengan vanandya yang sedang menatap dirinya dengan tajam. Saat hazel ingin bertegur sapa suara seorang langsung menghentikan hazel yang ingin mengatakan sesuatu kepada vanandya.
"Ingat jangan membuat mereka curiga dengan apa yang kau lakukan! Karena Kita sudah berjalan sejauh ini jadi jangan membuat rencana kita gagal." tegur seorang wanita dari balik Airpods.
Karena wanita itu selalu memantau hazel dari jauh agar hazel tidak melakukan kesalahan yang membuat rencananya hancur, yang sudah di bangun sejak lama untuk menghancurkan para lalat pengganggu.
Hazel lantas menghembuskan nafas kasar'nya lalu ia berjalan melewati vanandya tanpa melirik ke arah Vanandya sedikitpun.
Vanandya hanya bisa menatap ke arah hazel dengan tatapan sedih karena hazel sudah sangat berubah dari biasa'nya. ia pun kembali berjalan ke kamarnya.
"Kak, kenapa kamu jadi seperti ini? Andaikan kamu tidak melakukan kejahatan pasti mereka tidak membenci kamu." gumam vanandya.
Ia mengetahui hal itu karena tadi Keluarga Marquez baru saja berunding untuk mengambil kembali kekuasaan Marquez dari tangan hazel dan jika mereka sudah mendapatkan kembali kekuasaan itu maka mereka bersumpah akan menyingkirkan hazel dari keluarga Marquez.
Vanandya, ingin sekali berbicara dengan hazel dan ia mau hazel mengembalikan kekuasaan Marquez kepada vinton pemilik kekuasaan yang sesungguhnya.
Saat hazel sedang berada di ruang keluarga lalu ia memanggil para pelayan baru yang menumpang hidup di keluarga Marquez.
__ADS_1
"Gisel!! Ameera!!" panggil hazel dengan sangat keras.
Gisel dan Ameera yang sedang berada di kamar mereka masing-masing pun langsung keluar dengan terburu-buru, karena jika hazel sudah berteriak maka mereka akan mendapatkan masalah.
Saat sudah sampai di depan hazel Gisel dan Ameera menatap ke arah hazel dan mereka berkata kepada'nya.
"Ada apa kamu memanggil kami?" tanya Ameera.
"Ada apa sih zel kamu memanggilku? Kamu kan tau kalau aku sedang hamil, dan aku harus membutuhkan istirahat," ucap Gisel memelas kepada hazel agar dia mau memberikan izin untuk dirinya istirahat.
Hazel langsung menatap Gisel dengan datar bahkan mata elangnya hampir menerkam Gisel, ia langsung berdiri dari duduk'nya dan mendekat ke arab Gisel dengan perlahan. Sampai membuat Gisel mundur berapa langkah.
"Mau apa kamu?" ucap Gisel dengan takut-takut.
"Mau apa saya? tentu saja saya ingin buat kamu berkerja." ucap hazel dengan sinis.
"Zel, kamu tau ini sudah malam, sudah waktunya aku untuk istirahat, aku juga cape seharian berkerja! Bisa tidak kamu memiliki hati nurani kalau terjadi sesuatu sama bayiku bagaimana?" tanya Gisel.
Hazel langsung menampar pipi Gisel dengan sangat keras sampai membuat tamparan itu menggema di ruangan itu dan sampai membekas di pipi Gisel.
Gisel memegang pipinya yang sangat perih karena bekas tamparan keras dari hazel.
"Berani sekali kamu mengatakan itu? Di saat saya membutuhkan hati nurani mu, kamu kemana? Asalkan kamu tau karena video yang kamu kirim itu membuat saya keguguran! Dan sekarang kamu meminta saya memberikan hati nurani saya kepada anak kamu? Itu tentu saja tidak akan pernah." ucap hazel yang sangat menggema,
Semua keluarga yang mendengar pertengkaran mereka hanya diam saja. Bahkan tidak ada yang memisahkan mereka berdua.
"Sekarang saya ingin kamu pergi ke dapur, lalu siapkan makanan dan minuman untuk saya!" ucap tegas hazel.
Ameera dan Gisel langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan dan minuman, Namun sebelum mereka melangkah lebih jauh kembali di hentikan oleh hazel.
__ADS_1
"Awas, saja kalau makanan dan minuman yang tidak enak maka saya akan melakukan hal kepada kalian.!" ucap hazel dengan datar.
Eriska dan Yulia yang berada tidak jauh dari tempat itu mengepalkan tangannya dengan kuat, ia sudah tidak terima lagi jika anaknya di perlakukan seperti seorang pembantu apa lagi dj kediaman rumahnya.
"Sebaiknya kita urus hazel nanti, kita harus segera mencari berkas pengalihan aset Marquez. Dan setelah itu kita harus rubah semuanya menjadi atas nama kita." ucap Eriska.
"Kamu benar, aku juga sudah muak jika hazel yang berkuasa, aku ingin semua kekayaan Marquez jatuh ke tangan kita dengan begitu kita bisa melakukan sesuka hati kita." ucap Yulia.
Namun sebelum mereka pergi ke kamar hazel Yulia menyuruh Gisel maupun Ameera untuk mencegah hazel pergi ke kamarnya, jika perlu beri obat tidur kepada hazel. Dan Yulia juga menceritakan kepada keduanya tentang apa yang akan mereka lakukan.
Ke-dua nya langsung pergi ke kamar hazel dan mencari berkas pengalihan kekayaan. Keduanya pun saling mencari mulai dari laci, lemari, bawah kursi, bawah kasur dan yang terakhir mereka mencari di walk in closet,
Hazel yang sedang memainkan ponselnya sangat terkejut melihat dua wanita licik sedang berada di kamarnya, ia tau pasti saat ini mereka berdua sedang mencari berkas pengalihan kekayaan.
"Apa yang kau tunggu, sebaiknya kamu hentikan wanita itu dan bongkar kebusukan mereka di depan Marquez family." ucap seorang wanita dengan tegas di balik Airpods.
"Tunggulah berapa saat lagi. Aku akan kesana, lagian aku tidak bodoh menyembunyikan berkas itu di ruangan seperti itu," ucap hazel lirih.
"Terserah kau saja karena jika sampai berkas itu jatuh aku sendiri yang bakalan menghabisi kamu.!" ancam seorang wanita.
"Cih bawel sekali kamu ini, lebih baik kamu bantu saya agar bisa menyingkirkan mereka." ucap hazel.
"Belum waktunya aku keluar, jika kamu benar-benar terdesak maka aku akan keluar." ucap wanita itu.
"Cih, bersembunyi di balik layar. Sedangkan aku mati-matian menghancurkan mereka sampai anak-anak ku membenciku." ucap hazel kesal kepada wanita di sebrang sana.
"Bukan..." Sebelum wanita itu menyelesaikan ucapannya sudah di matikan oleh hazel karena melihat kedatangan Gisel dan Ameera dengan membawa nampan berisi cemilan dan minuman.
Gisel lalu meletakan minuman itu di meja tepat di hadapan hazel, ia berharap agar hazel segera meminum-minuman yang sudah di berikan obat tidur di dalam minuman itu.
__ADS_1
"Minumlah hazel, setelah itu kamu akan tertidur dan kami akan memilik berkas kepemilikan kekayaan Marquez. Dan nanti kami akan buat kamu sama seperti yang kami rasakan.!" monolog Gisel.
BYURRR.