CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 140


__ADS_3

"Apa aku anak yang. Tidak, di inginkan oleh kalian, sampai kalian tega melakukan hal itu kepadaku.. Menang, saat ini aku terlah memaafkan kalian, tapi bukan berarti aku melupakan kenangan buruk yang terlah menggores hatiku." ucap valdes dengan datar. Ia baru saja mengeluarkan beban yang selama ini ia pendam.


"Bukan, seperti itu nak." ucap rebecca. Dia, sudah kehilangan kata-kata setelah anaknya mengatakan hal seperti itu. Dirinya tak pernah sekalipun menyakiti atau melukai hati putranya.


"Lalu, apa ma? Bukannya selama ini aku terlah di asuh oleh nenek dan kakek semenjak Daddy meninggal. Lalu, mama menikah dengan tuan Victor. Yang, baru aku ketahui kalau dia adalah ayah yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, dia pernah membenciku karena aku tak menyetujui pernikahan kalian." kata Valdes. Yang, sudah mulai sedikit menaikan nada bicaranya.


Rebecca, yang memang tak pernah mengetahui kalau Victor sempat membenci Valdes putranya pun terkejut dengan apa yang terlah di katakan oleh putranya itu.


Dan, karena hal itu. Valdes membenci Victor bahkan, sampai sekarang dia belum bisa menerima kalau Victor adalah ayah kandungnya yang hampir melenyapkan dirinya saat hari pernikahan mereka.


"Dan, apa mama. Tau, karena rencana itu membuat Daddy harus kehilangan nyawanya. Hanya, untuk menyelamatkan nyawa seorang anak berusia 5 tahun. Apa, dia pantas di sebut sebagai seorang ayah hah?" Valdes kembali berteriak kepada mama'nya. Dia, sangat sakit saat mengingat tenta kematian Daddy'nya.


Rebecca, menutup mulutnya, ia sangat terkejut mendengar perkataan dari Valdes jadi dia meninggal bukan karena terkena serangan jantung melainkan karena pembunuhan berencana. Dan, semua itu di lakukan oleh suaminya yang hanya ingin mendapatkan dirinya.


Valdes, menatap sang mama. Dia berkata dengan suara seraknya menahan tangisnya. "Kenapa ma? Apa, mama terkejut. Apa mama baru mengetahui kenyataan ini? Sudah sejak hal di mana. aku memaafkan mama, aku sudah mengetahui kalau tuan Victor adalah seorang pembunuh Daddy venton." ucap valdes.


Dan, karena dirinya tak pernah menyetujui pernikahan itu, Victor menyuruh Valdes untuk tinggal bersama dengan nenek dan kakeknya. Karena, hal itu membuat kebencian Valdes terhadap Victor Semakin besar.

__ADS_1


Valdes, kecil yang menangis karena tidak ingin di pisahkan dari ibunya hanya bisa pasrah. Apa lagi Valdes kecil baru saja kehilangan Daddy venton, orang yang sangat menyayangi dirinya. Bahkan, dia selalu menjaga dirinya dari orang-orang jahat.


...* Flashback on *...


Saat itu Valdes sedang bermain di halaman rumah bersama dengan Grey's dan Laksh. Namun, saat mereka sedang bermain ada seorang pria menghampiri mereka, dan pria itu menawarkan permainan kepada anak-anak Grey's dan yang lain. Mereka, sangat takut karena mereka baru melihat orang itu di dalam kediaman mereka yang sangat ketat oleh penjagaan.


Pria itu memperkenalkan, kalau dia adalah Victor Austin Marquez. Adik, dari venton Hutabarat Marquez. Victor yang melihat wajah Grey's sangat senang. Karena, dia tau kalau Grey's adalah putra kandungnya. Hasil dari dari tidak kesengajaan. Karena, dia ingin mendapatkan gelar dan ingin menjadi seorang CEO. Dia, tak bertanggung jawab dengan apa yang terlah dia perbuat. Dia, juga mengetahui kalau rebecca tengah hamil. Jadi, dia meminta kepada kakak'nya untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.


Mendengar hal itu, venton merasa kecewa atas apa yang terlah di perbuat oleh adiknya itu yang tidak ingin bertanggung jawab. Karena sayang seorang kakak yang begitu besar terhadap adiknya dia mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Sampai dia melahirkan dan membesarkan Grey's. Tapi, lambat laun mereka saling memiliki perasaan yang begitu besar. Sampai, dia hampir melakukan hubungan. Namun, semua itu gagal karena Grey's menangis.


Singkat, saja usia pernikahan mereka hampir berjalan tiga tahun, dan Rebecca positif mengandung, tapi hal itu tak bertahan lama Rebecca harus mengalami keguguran karena tindakan ceroboh Rebecca. Namun, hal itu tak memudarkan rasa cinta venton terhadap Rebecca. Sampai sesuatu seketika, Victor yang baru pulang dari luar negri dan berniat ingin menikahi Rebecca, di kejutkan dengan kehamilan Rebecca bersama dengan venton.


Mengetahui kalau, saat ini Victor dalam pengaruh obat. Dia, segera pulang ke kediamannya yang berada di rumah Marquez, saat dia sampai di kediaman. Victor menggedor pintu mansion'nya berharap ada yang mau membuka pintu.


Dan, benar ada seorang wanita yang membukakan pintu mansion, karena dia sedang dalam pengaruh alkohol dan obat perangsang dia meminta bantuan kepada wanita itu. Dan, wanita itu pun menuntun tubuh Victor sampai kedalam kamar. Namun, naas Victor melecehkan wanita itu dengan sangat brutal. Bahkan, sampai area sensitifnya mengeluarkan darah.


Setelah, melakukan kegiatan panas, wanita itu pergi dari kamar Victor, dan dia berjalan memasuki kamarnya bersama dengan suaminya.

__ADS_1


Sejak hari itu Rebecca bersama dengan venton pindah rumah dia ikut bersama dengan keluarga Agni. Lantas, Rebecca menceritakan hal itu kepada venton. Venton yang mendengar kalau adiknya terlah melecehkan istrinya merasa murka dan marah. Dia, ingin menghajarnya. Namun, semua itu di hentikan oleh Rebecca.


"Aku, mohon jangan pernah kamu menceritakan kejadian ini kepada Victor atau kepada orang tua kita. Dan, biarkan anak ini lahir menjadi anakmu." ucap Rebecca memohon dengan tangisnya.


Hal itupun membuat venton tak berdaya, ia pun berusaha menerima anak itu sebagai darah dagingnya sendiri sama seperti Grey's. Dan, hari kelahiran pun tiba, saat ini seluruh keluarga sedang menunggu bayi yang akan lahir kedunia.


Satu, jam berlalu. Tangisan seorang bayi pun terdengar di ruangan itu. Venton merasa bahagia melihat anak yang tak berdosa terlah lahir ke-dunia. Venton lalu mengadzani bayi mungil itu.


"Ven, apa kamu sudah menyiapkan nama buat anak kalian?" tanya ibu meneer dan ibu agni.


"Sudah, Bu. Aku akan memberikan dia nama Valdes Hutabarat Marquez. Aku mengambil nama Tengah ku untuk di selipkan ke bayi mungil ini." ucap Venton.


Sudah lima tahun hubungan pernikahan antara venton dan Rebecca terus berjalan. Bahkan, venton semakin cinta dan sayang terhadap kedua anak Rebecca itu.


Sampai masalah datang kepada keluarga mereka, Victor kembali perebut Rebecca dari tangan kakak'nya. Karena, dia tidak Sudi jika kakak'nya bahagia bersama wanita pujaannya. Dia bahkan melakukan pernikahan di hadapan keluarga dan Venton. Namun, di pernikahan itu venton, tak melihat keberadaan putranya. Dia pun terus mencari, sampai ia melihat Valdes sedang di pukuli dan di hajar oleh seorang. Venton yang melihat itu pun langsung membantu Valdes agar selamat. Namun, naas orang itu menembakan peluru kedalam jantung venton.


...* Flashback off *...

__ADS_1


"Jadi gara-gara aku....?"


__ADS_2