CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 66


__ADS_3

"Nona ikutlah bersama kami.."Ucap para pria berbadan besar.


Tanu yang saat ini sedang memeluk tubuh anaknya yang masih kecil langsung mengeratkan pelukannya, ia tak ingin terjadi sesuatu kepada anaknya.


Dia lalu mengusir para pria itu, dan berteriak meminta tolong kepada seluruh anak buah virendra.


"Nona.. Nona tak perlu khawatir karena tuan rudra yang menyuruh kami menjemput nona."Ucap pria yang tak lain adalah suruhan dari tuan rudra.


Rudra memerintahkan anak buah untuk menjemput Tanu, karena sudah waktunya dia muncul di permukaan masyarakat, dan dia juga ingin membebaskan Tanu dari sang pria kejam itu.


Tanu merasa terkejut, karena ia pernah mendengar nama Rudra namun ia tak mengingat dimana ia mendengar itu, tapi ia tak begitu mempercayai perkataan pria di depannya. Ia takut terlepas dari kandang singa masuk ke kandang banteng,


Ia juga tak ingin membuat anaknya harus merasakan sakit apa lagi saat ini anaknya harus merasakan kekerasan fisik, dan ia tidak ingin itu terjadi kembali.


Bodyguard itu pun menelpon atasan untuk berbicara dengan Tanu, karena Tanu terus saja menuduh kalau dirinya adalah seorang pembunuh.


Saat sudah terhubung dengan tuan rudra bodyguard itu menyerahkan ponselnya kepada Tanu agar berbicara dengan tuan rudra.


"Tanu, ikutlah bersama mereka.. Aku jamin mereka tidak akan menyakiti mu ataupun menyentuh kamu."


"Siapa kamu kenapa kamu ingin menolong ku?"Ucap Tanu dengan dingin.


"Kah akan mengenalku saat kau sampai di kediaman kami.. Dan aku pastikan suamimu tidak akan bisa menemukan,"


"Tapi..?"


"Cepatlah ikut dengan mereka sebelum virendra mengetahuinya.. Apa kamu ingin anakmu mengalami gangguan karena sering di siksa sejak dini oleh ayahnya?"


Tanu termenung, memikirkan semua ini, memang benar selama ini Virendra selalu memukul dirinya dan putranya. Karena virendra sangat membenci putranya karena hubungan terlarang.


Setelah mempertimbangkan semua ini Tanu pun menerima keputusan untuk ikut bersama dengan bodyguard tuan rudra. lalu ia menyerahkan ponselnya kepada bodyguard yang tadi.


Saat ini Tanu sudah keluar dari penjara neraka yang membuat mental dia hancur, dan setelah empat tahun ia bisa merasakan dunia luar kembali,


"Cepat masuk nona sebelum anak buah tuan viren sadar."Ucap bodyguard menyuruh nona Tanu segera masuk kedalam mobil.


Mobil yang membawa Tanu pun pergi dari halaman rumah virendra yang selama ini menyiksa Tanu dan sang buah hati.

__ADS_1


Rudra yang sudah menyambut kedatangan mereka pun langsung menyuruh bodyguard untuk mempersiapkan tenaga medis buat mengobati mental Tanu dan anak dari Tanu.


Berbulan-bulan Rudra merawat kesehatan mereka sebelum waktunya tiba, bahkan Rudra melatih anak Tanu agar menjadi anak yang tangguh.


...FLASHBACK OFF...


Eleanor Roosevelt yang mendengar cerita itu merasa tenang karena sekarang mental Tanu sudah kembali seperti semula tapi tidak dengan seorang anak kecil yang memendam kebencian kepada sosok virendra, tapi berusaha agar anaknya tidak memiliki rasa benci kepada virendra.


Setelah obrolan mereka selesai, Eleanor berniat ingin mengunjungi mansion tempat dimana Tanu tinggal. Pastinya dengan penjagaan yang sangat ketat.


Saat sudah keluar dari ruang rahasia Eleanor terkejut dengan kehadiran asisten dari suaminya.


"Tuan sepertinya cucu tuan sudah berhasil membobol informasi mengenai kasus kedua keluarga itu."Ucap defmon.


Rudra yang mendengar cucunya berhasil membobol keamanan yang dirinya buat hanya tersenyum simpul, ia tidak menyangka kalau dia pandai dalam hal apapun.


"Apa dia sudah memberi tau ke suaminya?"Tanya Rudra.


"Sepertinya belum tuan, karena anak saya tidak mengasih tau."


"Jadi Vanandya sudah mengetahui semua'nya?"Eleanor bertanya dengan penasaran.


Eleanor tak menyangka kalau vanandya akan secerdik dan dan sepintar ini.. Eleanor awalnya sempat curiga kalau vanandya hanya gadis lugu dan polos tapi sedikit bar-bar suka berantem, namun semua ia urungkan setelah mengetahui kalau cucunya adalah CEO VND GROUP yang dulu di bangun oleh ayah.


"Wuaaaa.. Teryata cucuku sangat jenius menuruni otakku."Teriak Eleanor.


"Vanandya menuruni otakku sayang dia tenang tapi menghanyutkan."


"Gak sayang dia menuruni otak dari aku."


"Lah Vanandya menuruni otak dan sifatku karena bibit unggul ku akan menang melawan sel telur mu jadi Yadi dia menurun dariku.


"Oh tidak bisa, sudah jelas kecantikan, kecerdasan dan sifat menurun dari sel telurku."


Defmon dan Mirna yang memang berada di situ hanya bisa menggelengkan kepala melihat perdebatan pasutri yang sudah nenek-nenek dan kakek-kakek. Defmon pun membawa Mirna pergi dari situ takut mereka jadi sasaran kemarahan sang tuan mereka.


***

__ADS_1


"Tante kapan kakak grayland pulang?"Tanya twins Al. kepada Tante Hazel. Yang sudah bosen terus-menerus di rumah.


Belum sempat menjawab pertanyaan keponakan, suara anaknya sudah lebih dulu bersuara.


"Apa adik-adik, kakak merindukan kakak hm?"


Kedua bocah kecil itu pun berlari memeluk kakaknya yang baru saja pulang dari tour sekolah. grayland pun mengajak adik-adiknya pergi ke kamarnya untuk membersihkan badan.


"Gimana perjalanan kamu son?"


"Lancar mah."


"Kamu ga melakukan aneh-aneh kan?"Selidik sang mamah kepada putranya, pasalnya ia merasa trauma dengan apa yang terlah di lakukan oleh putranya tiga tahun yang lalu.


Grayland pun tersenyum lalu berlari dari hadapan hazel. "Grayland cuma melakukan satu macem mah kepada pasien jones grayland."Teriak grayland saat sudah berada di tangga.


"GRAYLAND ANANTA LACERTA!!"Pekik hazel, karena kelakuannya yang hal nalar.


Hufhhh! Hazel pun menarik nafas, lalu ia hembuskan ia melakukan berulang-ulang kali agar darah tingginya tidak tail karena kelakuan sang putra.


"Ada apa sih zel? Teriak-teriak?"Tanya bunda varisa yang tiap hari kerjaannya marah-marah.


"Bunda lihat darah tinggi hazel sudah naik karena kelakuan cucu bunda,"Kesal hazel kepada sang bunda yang selalu membela cucunya di bandingkan sang anak.


"Emang apa lagi yang di lakukan grayland?"Varisa kembali bertanya.


"Tau Akhh, katanya dia ingin menyembuhkan penyakit para wanita Jones."


Barisan hanya menggelengkan kepala yang memang sudah mengetahui tabiat sang cucu pertama yang menjadi seorang dokter buat para wanita Jones. Apa lagi kalau bukan menyembuhkan dengan cara memacari wanita-wanita jomblo. Bahkan tak heran grayland mendapatkan penghasilan dari berprofesi sebagai dokter.


Hazel pun mengecek ponselnya dan ia buka notifikasi yang menampilkan nominal yang tidak main-main. Bahkan ia hanya bisa mengusap dada.


"Ada apa?"Varisa yang melihat raut wajah anaknya bertanya tentang apa yang terjadi.


Lantas hazel memberikan ponselnya kepada sang bunda untuk melihat sendiri apa yang terlah cucunya perbuat.


Lagi-lagi varisa hanya tersenyum melihat angka-angka yang berjejer di ponsel anaknya, pasti ini karena kerjaan sang cucu yang menjadi seorang dokter.

__ADS_1


"Lihat karena dia..Aku sangat malu.."


__ADS_2