
Rebecca, wanita paruh baya yang di selamatkan oleh seorang pria yang tak lain adalah, vernando. Yang, saat ini keduanya sedang berada di restoran Korea. Tempat, makan favorit Rebecca dan temannya varisa. Dia, terus mengucapkan kata terima kasih kepada vernando. Yang, sudah menolongnya.
"Melihat, kamu Tante jadi teringat mantan suami Tante yang sudah tiada." ucap Rebecca, yang kembali mengingatkan saat dulu dirinya hampir di perkosa oleh para Preman. Jika, saja tidak ada mantan suaminya, mungkin saat ini dirinya sudah tak seperti ini.
Vernando, tidak menjawab perkataan dari Rebecca, dia hanya tersenyum simpul. Setelah, berapa lama menunggu. Makanan, yang mereka pesan pun jadi. Namun, vernando terkejut saat melihat menu yang ada di meja. Karena, semua pesanan itu adalah makanan kesukaan dirinya sejak kecil.
"Tante, dari mana Tante tau makanan kesukaan ku?" tanya vernando.
Mendengar, vernando berkata seperti itu membuat Rebecca terkejut, bahkan dia tidak tau kalau ini semua makanan kesukaan pria di depannya. "Maksud, kamu ini semua makanan kesukaan kamu ver?"
"Iya, tante semua ini makanan kesukaan aku semua." jawab vernando.
"Wah, kebetulan sekali. Padahal, Tante memesan semua makanan kesukaan sahabat Tante." ucap Rebecca. Yang, masih tidak percaya kalau selera makanan, sahabatnya dan pria di depannya sama.
Saat, vernando akan bertanya lagi, asisten Dika datang dan mengabari kalau ada yang harus segera di urus. Mendengar, hal itu membuat vernando mengurungkan niatnya untuk bertanya. Karena, dia tidak ingin mengecewakan rebecca dia makan berapa suap saja dengan menu yang berbeda.
Setelah, selesai makan. Vernando, berpamitan kepada Rebecca karena ada urusan pribadi yang harus segera di selesaikan. Dan, dia meminta maaf karena tidak bisa lama beranda di tempat itu. Lantas, vernando menyalami Rebecca dengan mencium punggung tangan Rebecca.
Rebecca, yang mengetahui kalau vernando ada urusan penting. Dia pun mengizinkan vernando untuk pergi. Dan, selesai urusannya.
"Kenapa, aku seperti merasa kenal sama pria itu.. Dan, kenapa juga aku seperti sudah dekat lama dengan vernando. Padahal, aku saja baru bertemu dengan dia." batin Rebecca, yang melihat kepergian vernando.
__ADS_1
Dan, tepat saat itu juga supir suruhan Victor datang menjemput Nyonya Rebecca, untuk pulang,
***
"Gimana, bisa perusahaan sebesar ini bisa ada yang berpenghianat?" bentak Faisal dengan keras, saat dia sudah berada di ruang meeting bersama dengan pemegang saham dan para petinggi Perusahaan. Dia, masih tidak habis pikir perusahaan sebesar ini harus ada penghianat atau orang yang korupsi. Apa, kurang gaji yang dia berikan kepada mereka. Sampai, melakukan cara kotor seperti ini.
"Lalu, kita harus bagaimana kak..Gak, mungkin juga kita harus tinggal diam. Seperti ini?" ucap Victor. Yang, masih sangat pusing, belum lagi masalah keluarga yang tidak ada habisnya, dan sekarang masalah kantor yang ada penghianat.
Faisal, berkata, kalau dia akan pergi perusahaan yang berada di Bali. Karena perusahaan itu hampir di batas kehancuran. Jika, dia tidak menghentikan, maka semua itu bakalan menyebar ke perusahaan lain. Jadi, dia memutuskan untuk pergi ke Bali.
Victor, menolak kakak'nya pergi ke Bali. Karena, jika kakak'nya pergi ke Bali sulit kemungkinan kalau dia gak bakalan kembali lagi ke ibu kota. Apa, lagi, rasa kecewa kakak'nya terhadap keluarganya masih belum pulih,
Faisal, tetap akan pergi. Walaupun semua itu di larang oleh Victor. Karena ini menyangkut tentang semua perusahaan cabang lain'nya. Dan, dia juga bakalan nunjukin siapa dirinya yang sebenarnya. Kalau, dia tidak bisa di remehkan lagi.
DUARRR..!! Semua, petinggi dan pemegang saham. Sangat terkejut melihat perubahan Faisal. Yang, seperti kembali ke masa lalu. Karena, mereka tau, saat mereka menjabat di perusahaan itu. Sifat Faisal sangat sadis, bahkan dengan terang-terangan dia menghancurkan siapa saja karena Faisal merasa terusik.
"Sisi, iblis terlah kembali lagi.!" ucap para petinggi dan pemegang saham, mereka sangat merinding melihatnya. Mereka, sangat bahagia saat sifat Faisal berubah menjadi lebih baik setelah menikah dengan Nyonya Kim. Yang, maka dari itu mereka sangat menyayangi Kim sebagai malaikat, yang sudah menjinakkan iblis.
Faisal, dengan dingin berkata kalau meeting, ini di selesaikan sampai disini. Namun, dia memberikan peringatan kepada mereka semua. Jika, mereka berpenghianat maka hukumannya adalah gantung.
***
__ADS_1
Lain, halnya dengan papanya yang sedang murka. Saat, ini anaknya Laksh, sedang berada di atas jurang. Dia, sedang memperhatikan kondisi sekitar. Dia, sangat menyesal karena membiarkan mami'nya pergi sendiri.
"Mami, kembalilah aku ingin meminta maaf karena terlah salah paham kepada mami. Dan, pasti mami melakukan itu karena suruhan seseorang? Mana, mungkin mami yang memiliki hati yang sangat lembut bisa melakukan hal itu?" ucap Laksh. Dia, benar-benar sangat menyesali perbuatannya, jika saja dia percaya mungkin kejadiannya tidak seperti ini. Walaupun, umur mereka hanya berbeda berapa tahun, tapi Laksh sangat menyayangi kim sebagai ibunya.
"Sebaiknya, kita pergi yuk kak. Kan, sebentar lagi kakak akan menikah dengan kak leksa." ucap Vernon, yang menemani sang kakak yang sedang patah hati, karena tidak bisa menikah sebelum mami mudanya ketemu.
"Aku, sudah bilang Vernon. Kalau aku tidak akan menikah sebelum mami ketemu. Dan, lagi aku juga gak berniat untuk menikah." ucap Laksh.
"Cih, dasar lemah. Baru saja di tinggal mami Kim pergi sudah down. Apa, lagi di tinggal mati beneran." ucap vernon tanpa sadar.
"Apa, maksud kamu? Jadi, selama ini mami Kim masih hidup?" tanya Laksh, yang menaikan nada bicaranya.
"Itu, baru dugaan ku kak. Jika, benar seperti itu maka kakak tidak boleh bersedih apa lagi menangis orang yang belum mati. Dan, sebaiknya kakak tata ulang, agar bisa mencintai Kaka leksa, biar saat mami Kim datang kakak langsung menikahinya." ucap Vernon.
Laksh, terdiam dia tidak menyala teryata adiknya memiliki otak. Yang bisa membuat dia tersenyum kembali. Bahkan, dia akan berusaha untuk mencintai leksa, wanita yang di jodohkan dengan dirinya oleh mami Kim.
Dengan, semangat Laksh, pergi dari tempat itu, dia pun masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Bahkan, dia lupa kalau dia bersama dengan Vernon.
"Dasar, gila aku di tinggalin di sini sendirian. Dan, lagi kenapa tempatnya menyeramkan sekali sih?" gumam Vernon. Dia, menelpon asisten pribadi untuk membawakan motor ke tempat dirinya berada.
"Awas, saja kau Laksh, akan aku balas. Karena, sudah meninggalkan seorang CEO dari perusahaan pengaman." gumam Vernon. Perusahaan, pengaman adalah perusahaan yang mengawasi gerak-gerik sekitar mulai dari karyawan, keluarga bahkan para musuh. Selain itu juga dia memiliki Anggota motor yang di perintahkan untuk menjaga keluarga dan perusahaan.
__ADS_1
"Tuan, ini motornya..?"