CINTA DI ATAS PERJODOHAN

CINTA DI ATAS PERJODOHAN
BAB 168


__ADS_3

Tepat, yang sudah di persiapkan. Persiapkan, jauh hari. Saat, ini keluarga Josh pamungkas sedang berbahagia karena acara pernikahan anak tunggal mereka. Dengan, seorang pria yang sangat sukses.


Saat, ini pitaloka, sedang di temani oleh orangtuanya, di ruang ganti. Pitaloka, sedang ber rias. Untuk, acara pernikahan nanti.


Josh, mendekati putri tunggalnya, lalu dia membelai wajah putrinya. Yang, sudah sangat cantik. "Sayang, kamu sangat cantik. Papa, tidak menyangka, kalau putri yang baru papa gendong, sering mengganggu papa waktu berkerja, dan sekarang sudah akan menjadi milik orang lain." ucap Josh, dengan sedih. Mengingat kembali, saat pertama kali dia mengadzani bayi mungil, dan sering dia gendong. Sekarang, putrinya sudah akan menjadi milik orang seutuhnya, tanggung jawab dia sudah akan di gantikan oleh vernando.


Shanty, lalu mendekati suami dan putrinya, yang sedang berpelukan penuh kasih sayang. Dan, ke-duanya menatap ke arah shanty, lalu mengulurkan tangannya, mereka meminta agar shanty ikut berpelukan bersama mereka. Shanty, pun langsung bergabung di pelukan itu, sebelum. Saat, sedang berpelukan, asisten pribadi Josh, datang menghampiri keluarga Josh, karena acara akan segera di laksanakan.


Saat, keluarga Josh keluarga, keluarga kavita Adhikara juga keluar dari ruang lain. Kavita, dan Tania sedang menggandeng vernando mereka ingin mengantar vernando ke pelaminan, sedangkan Josh pamungkas dan shanty pamungkas, menuntun putri tunggalnya.



( Visual, Baju Pengantin Vernando Dan Pitaloka )


Keduanya berjalan memasuki meja penghulu, yang sudah banyak tamu undangan, mulai dari rekan bisnis Josh, rekan bisnis vernando, dan seluruh keluarga besar. Terlah berdatangan. mereka ingin menyaksikan pernikahan sakral kedua pasangan itu.


Para, media, tidak ingin tinggal diam. Mereka, terus menyorot ke arah kedua mempelai pengantin. Saat, ini keduanya sedang duduk di depan penghulu.


Di tempat, lain seorang pria sedang menikmati hidangan dengan nikmat, tapi semua itu sirna saat kedatangan seorang wanita yang sangat menyebalkan dan wanita yang sempet menikah dengan dirinya.


"Sepertinya, kamu nikmat, banget ya?" ucap seorang wanita dengan sinis, kepada pria di depannya.


"Cih, dasar tikus pengganggu. Bisa-bisanya aku, harus bertemu dengan wanita seperti mu?" ucap pria yang tidak kalah sinis,


"Dan, kau kucing membuat onar." ucap wanita itu.


Seorang pria, yang tidak lain ada Laksh, mendekati adiknya itu. Yang, sedang bertengkar dengan seorang wanita. "Vernon. Sudahlah, jangan bertengkar terus. Lebih baik kalian nikah saja." ucap

__ADS_1


"Diam..!" ucap Vernon, kepada kakak'nya itu. Karena, ngomong asal jeplak saja. Tidak di saring dulu kalau ngomong.


Setelah, berdebat cukup sengit, Vernon, Laksh dan juga Tania. Berjalan ke arah meja penghulu. Mereka, ingin menyaksikan ijab qobul vernando dan juga pitaloka


Vernando, dan Josh, berjabat tangan dengan tegang. Lalu, Josh memulai ijab qobul'nya. Dengan aura yang sangat datar. Setelah menyelesaikan ijab qobul'nya. Sekarang, giliran vernando, dia mengucapkan dengan lantang Tanta ada hambatan sedikit pun.


"SAHHH..!" ucapan sakral. Terlah terucap oleh para saksi dan para tamu undangan.


Setelah, acara ijab qobul. Vernando Dan Pitaloka, pergi ke kamar mereka untuk istirahat, sebelum acara selanjutnya di laksanakan.


Rebecca, langsung ke ruang hidangan. Saat, sedang memilih hidangan yang akan di makan, dia bertemu dengan seorang wanita. Yang, seumuran dengan dirinya.


"Hai, jeng becca." ucap seorang wanita yang bernama Kavita.


"Hai..Juga, Kavita. Sudah lama tidak bertemu teryata kamu masih sangat cantik." ujar Rebecca kepada Kavita. Mereka, berteman sejak kuliah, saat itu dia sudah menikah dengan Daddy'nya Valdes. Dan, sejak saat itu dia bertemu dengan Kavita.


"Eh, ada nyonya shanty, saya turut bahagia. Karena, pernikahan putrimu." ucap Rebecca memberikan selamat kepada nyonya shanty karena putrinya menikah dengan vernando, pria yang menjadi idam-idaman para wanita.


Rebecca, juga mengatakan kalau vernando adalah seorang pria yang baik dan setia. Karena, saat waktu itu vernando menyelamatkan dirinya. Dari, perampokan dan dia percaya vernando bisa menjaga dan melindungi pitaloka dari siapapun.


Mendengar, hal itu Kavita dan shanty terkejut. Jadi, vernando pernah menolong Rebecca dari perampokan. Dan, itu di lakukan oleh vernando sendiri.


"Memang, aku tidak salah menikahkan mereka. Walaupun, kami sempat berdebat karena pernikahan itu. Apa, lagi status Pitaloka saat itu masih terikat tali perjodohan. Yang, di lakukan oleh aku dan ibu dari pria yang di jodohkan oleh Pitaloka." gumam shanty. Yang, sangat bangga bahwa mantu'nya adalah orang yang baik.


"Vera, andaikan kamu masih hidup pasti saat ini kamu adalah orang yang berbahagia terlah menyaksikan putra semata wayang kamu menikah dengan gadis yang di cintai oleh putramu." batin Kavita. Yang sangat sedih karena mengingat kembali sahabatnya yang berjuang dengan sendiri untuk membesarkan anaknya. Namun, saat usia vernando menginjak 4,5 tahun. Vera pergi meninggalkan dirinya, dia juga sempat menitikkan anaknya kepada dirinya.


Tanpa, sengaja air matanya keluar. Begitu, saja sampai membuat shanty dan Rebecca menatap ke arah Kavita. Penuh tanda tanya. Rebecca, lalu bertanya kepada Kavita kenapa dia menangis.

__ADS_1


Kavita, langsung mengelap air matanya, lalu dia berkata. Kalau dirinya tidak kenapa-kenapa. Dia, hanya sedih saja melihat putranya sudah menikah.


"Eh.. Nyonya, Rebecca, kok sejak pagi aku tidak melihat keberadaan anak-anak anda? Dan, yang datang di sini cuma anda, tuan Victor, tuan vinton, nyonya Agni. Dan, kedua remaja itu." ucap nyonya Shanty yang penasaran karena tidak melihat keluarga yang lain. Karena setau dirinya keluarga Marquez selalu bersama kemanapun berada.


"Mereka, sedang berlibur bersama dengan keluarga dari istrinya." ucap Rebecca menutupi, masalah Keluarga'nya.


Mereka, pun berjalan ke kamar mereka masing-masing. Untuk, istirahat, karena acara selanjutnya akan di gelar malam hari. Dan, mereka, juga harus bersiap untuk acara nanti malam.


Dan, setelah berapa jam acara kembali di lanjutan, sekarang adalah acara. Yang di nantikan oleh setiap pasangan. Yaitu, adalah acara tamu manten. Yang, akan di selenggarakan malam hari Ini,


Saat, ini kedua orang tua mereka menemani pasangan itu. Josh dan shanty berada di samping putrinya.Sedangkan Kavita, bersama dengan suaminya tuan Adhikara.



( Ilustrasi, Pakaian Yang Di Gunakan Vernando Dan Pitaloka Di, Acara Temu Manten.)


Acara pun kembali di gelar sangat mewah di gedung pernikahan. Dengan sangat meriah dan megah. Dengan di terangi lampu-lampu malam hari membuat pesta pernikahan semakin mewah.


Saat, ini kedua pengantin sudah berdiri berhadapan lalu, Pitaloka berjongkok di bantu oleh berapa wanita di sampingnya.



( Ilustrasi Pitaloka mencuci kaki Vernando. )


Setelah, acara pertama menginjak telur Pitaloka berdiri dengan di bantu oleh vernando, Lalu, mereka pun berjalan ke pelaminan dengan berjalan di belakang tuan Josh.


Setelah acara temu manten selesai. Mereka pun mulai sisi foto dan lain sebagainya. Dan, acara terlah selesai sampai jam dua belas malam..Dengan di temani alunan musik yang merdu. Bahkan, di tempat itu hanya ada para pemuda saja.

__ADS_1


"Apa, kamu sudah siap..."


__ADS_2