
Dua hari berlalu...
Lisin tidak ingin mengganggu malam pernikahan Mimin dan Juleha yang tertunda lebih dari 1 tahun, dikarenakan bagian bawah Mimin tidak berfungsi dengan normal.
Lisin memilih untuk tinggal di sebuah penginapan yang cukup dekat dengan kawasan jalan raya Thamrin.
Dua hari ini Lisin mengajarkan Mimin dan juga Juleha tentang cara membuat nasi goreng ketagihan.
Alasan kenapa dinamakan nasi goreng ketagihan atas saran dari Mimin dan juga Juleha, keduanya menyesuaikan setelah memakan nasi goreng ketagihan.
Setelah keduanya merasakan nasi goreng buatan Lisin mereka tidak berhenti untuk menyuruh Lisin untuk membuat nasi goreng beberapa lagi.
Sekarang keduanya sudah menguasai teknik dan cara pembuatan nasi goreng ketagihan dengan sempurna.
Bumbunya tidak ada yang spesial, karena selain nasi itu sendiri, semua bumbu dapat di temukan di pasar setempat.
Pertama Nasi harus di masak dengan cara tradisional, tanpa menggunakan alat penanak nasi elektrik. Untuk langkah ini sudah menjadi kebiasaan Mimin dan juga Juleha tanpa harus di ajarkan lagi. Hanya saja sebelum menjadi Nasi, beras harus dicampur dengan perasan jeruk nipis guna membuat nasi menjadi tahan dalam waktu sehari.
Lisin menghabiskan 10 juta dana sistem untuk menyewa ruko kecil yang ada di dekat jalan raya Thamrin, dan melakukan renovasi sederhana. sedangkan untuk bahan akan di serahkan kepada Mimin karena sudah memiliki kenalan di bidang tersebut.
Dengan dana sistem Lisin juga merekrut pegawai dari beberapa orang yang tinggal di sekitar komplek perumahan, Lisin merekrut dua orang, satu laki-laki sebagai pencuci piring sedangkan satunya lagi wanita sebagai pelayan rumah makan.
Untuk masalah resep nasi goreng Ketagihan Lisin hanya bisa merahasiakan pada Mimin dan Juleha, Seandainya juga di ketahui pihak luar Lisin sangat yakin tidak akan ada yang bisa menirunya.
Untuk Lisin baik itu pencegahan, rencana dan juga penyelesaian sangat mudah bagaikan membalik telapak tangan.
Dengan persiapan yang matang Hari ini Rumah makan nasi goreng ketagihan di buka sepenuhnya.
.....
Salah satu tempat di kawasan jalan raya Thamrin, Sebuah rumah makan baru saja terbuka dengan sebuah tulisan besar di bagian depan, Nasi Goreng Ketagihan khas Banyuwangi.
Tulisan itu entah kenapa membuat beberapa pengendara motor yang melewati kawasan jalan raya Thamrin sedikit tertarik.
Ada juga yang menggelengkan kepala karena bagi beberapa orang, yang namanya nasi goreng adalah sama. yaitu berbahan nasi dengan sedikit rempah-rempah lalu di goreng dengan sedikit minyak.
Namanya tempat rumah makan yang baru saja dibuka pasti kesulitan untuk mendapatkan pelanggan pertama, maka dari itu kebanyakan strategi pasar akan membuat tema tertentu atau tambahan lainya agar menarik minat pelanggan.
Namun rumah makan nasi goreng ketagihan tidak melakukan hal tersebut, sungguh aneh pikir beberapa pengendara motor atau mobil yang lewat.
Di bagian depan rumah makan ada juga tulisan lain yang cukup menantang beberapa pihak yaitu.
Makan nasi goreng ketagihan sendirian (jomblo) di kenakan tarif normal.
Makan nasi goreng ketagihan dengan pasangan mendapatkan diskon 20%.
Makan nasi goreng ketagihan dengan pacar atau istri orang mendapatkan diskon 50%.
Makan nasi goreng ketagihan dengan pelakor dan istri sah mendapatkan diskon 100%.
Pengendara jomblo yang melihat tulisan tersebut hampir menabrak pengendara yang ada di depannya.
Para jomblo mengutuk salam hati...
Suara Hati Jomblo.
Ku menangis....
Mengapa Tuhan memberikan perlakuan berbeda terhadap orang jomblo.
Apakah karena orang jomblo tidak layak di perhatikan.
Ataukan orang jomblo tidak harus mendapatkan pengakuan.
Mengapa Harus mendapatkan perbedaan yang cukup signifikan dalam kehidupan.
Mereka yang memiliki pasangan mendapatkan diskon tambahan, kenapa giliran Jomblo tidak mendatangkan diskon.
__ADS_1
Sungguh keterlaluan bahkan mereka yang memiliki pasangan lebih dari satu yaitu mereka yang membawa pelakor dan istri sah mendapatkan makanan gratis.
Sedangkan jomblo tidak.
Apakah ini yang di namakan diskriminasi kaum jomblo?
Dibalik pasangan yang bahagia akan ada jomblo yang terzolimi.
Ku menangis...
Salah satu jomblo yang merasa terhina mencoba untuk untuk mengungkapkan rahasia yang terkandung di dalam nasi goreng ketagihan.
Setelah duduk lalu melihat menu makanan, Mas jomblo sedikit menggeleng. karena selain makanan nasi goreng ketagihan tidak ada lagi jenis makanan lain.
Untuk harga cukup umum sepiring 10 ribu sedangkan segelas es teh 3 ribu.
Mas jomblo ingat jika dirinya hanya membawa uang sebesar 100 ribu dan merasa akan memiliki kembalian lebih.
"Pak pesan nasi goreng ketagihan satu, sama es teh satu..." Mas Jomblo dengan cepat memesan makanan.
"Ok..."
Dengan cepat sepiring nasi goreng ketagihan disajikan dan juga segelas es teh, di depan Mas jomblo.
"Nasi goreng ketagihan apanya... setelah aku memakannya dan rasanya tidak enak aku akan memposting ke sosial media... hahaha..." Jomblo berdoa sebelum makan.
Menghirup aroma nasi goreng ketagihan Mas jomblo entah kenapa merasa lapar, padahal dirinya belum lama ini memakan sesuatu, mengapa sekarang begitu lapar.
Seperti orang yang tidak makan selama satu tahun, Mas jomblo dengan lahapnya menghabiskan nasi goreng ketagihan.
Sial... enak sekali dan mengapa aku semakin lapar, apakah perutku berlubang, kemana perginya nasi goreng ketagihan yang aku makan.
"Pesan lagi..."
Dengan cepat nasi goreng ketagihan datang, dengan cepat juga nasi goreng ketagihan di habiskan.
"Pesan lagi..."
"Pesan lagi..."
"Pesan lagi..."
"Pesan lagi..."
Pak jomblo ingin menangis tanpa air mata, entah kenapa dirinya tidak kenyang-kenyang.
Setelah menghabiskan semua uangnya Mas jomblo pergi dengan enggan seolah menyesal meremehkan nasi goreng ketagihan.
Memang benar jangan menilai buku hanya dengan sampulnya.
Sekarang Mas jomblo bingung, di satu sisi menginginkan lagi, di satu sisi dirinya kehabisan uang, bahkan untuk makan besok tidak tau harus makan apa.
Karena penasaran beberapa orang berniat mencoba nasi goreng ketagihan.
"Pesan lagi..."
"Pesan lagi..."
"Pesan lagi..."
Satu demi satu orang berdatangan dan saat melihat jika beberapa orang tidak akan berdiri sampai uang yang di bawahnya habis. mereka yang baru saja datang tidak berdaya menggeleng.
"Pak Di bungkus satu..."
Beberapa orang yang tidak mendapatkan tempat hanya bisa memesan nasi goreng ketagihan untuk di makan di rumah.
Hanya dalam 1 jam setelah rumah makan nasi goreng ketagihan di buka bahan yang dengan sengaja dibuat untuk seribu porsi habis.
"Maaf Pak... kita kehabisan bahan..."
__ADS_1
Mimin berkata dengan tersenyum dapat terlihat keringat menetes melalui dahinya.
Baik itu Mimin, Juleha dan juga Lisin memasak nasi goreng ketagihan dengan antusias.
Lisin dengan sengaja membuat beberapa alat masak, satu untuk Mimin dan Satu untuk Juleha sedangkan untuk Lisin menggunakan tiga alat masak.
Lisin sudah menduga jika usaha nasi goreng ketagihan akan sangat laris namun tidak berharap jika Seribu porsi nasi goreng ketagihan akan habis dalam waktu satu jam.
Jika perporsinya 10.000 maka, 1.000 porsi nasi goreng ketagihan 10.000.000 Lisin dengan tersenyum, dapat memperkirakan jika tugas sistem akan terselesaikan dengan muda.
Dengan modal 10 juta dari dana sistem Lisin mendapatkan 10 juta omset dalam 1 jam. lalu bagaimana jika 10 jam lagi dengan 10.000 porsi, bukankah akan 100 juta omset yang akan di dapatkan.
"Apa habis! sial... bagaimana bisa..."
"Aku menunggu dari tadi dan yang aku dapatkan, nasi goreng ketagihan habis..."
"Temanku bilang jika nasi goreng ketagihan ini sangat enak, karena penasaran aku datang. siapa yang berharap jika nasi goreng ketagihan sudah habis, sepertinya temanku sedang mengerjai ku, mengapa tidak bilang jika sudah habis"
"Pak... ini kan masih pagi apakah tidak ada penambahan bahan sehingga kita semua bisa memakan nasi goreng ketagihan"
"Benar... kita akan menunggu walaupun itu 10 jam..."
"Benar... aku akan menunggu sehari semalam..."
"Aku menunggu 1 bulan..."
Mimin yang melihat kegigihan pelanggan hanya bisa tersentuh. kemudian dirinya melihat Lisin lalu tersenyum.
"Kami akan melakukan persiapan..."
Dengan begitu rumah makan nasi goreng ketagihan tutup dalam 1 jam guna melakukan persiapan.
.....
Seseorang yang sebelumnya memesan nasi goreng ketagihan untuk di bawa pulang.
"Sayang... Ini nasi goreng..." Sang Suami menyapa Sang istri dengan bahagia, seperti tidak pernah ada masalah di kehidupan rumah tangga mereka.
"Terima kasih sayang..." Sang Istri sangat bahagia.
"Sayang, kamu sudah berjanji hari ini kita akan melakukannya..." Sang suami berkata dengan semangat.
"Iya sayang..." Jika jomblo melihat ini pasti akan berhenti bernafas.
"Tapi aku akan memakan nasi goreng ini dulu..." Sang istri berkata dengan tersenyum.
"Kalau begitu cepat habiskan..." Sang suami menunggu dengan bahagia.
Sang suami tersenyum, sebelumnya dia membeli nasi goreng ketagihan karena banyak orang yang membelinya. jika banyak pelanggan yang membelinya itu berarti makanannya enak, namun siapa yang peduli.
Sangat jelas jika Sang suami tidak merasakan nasi goreng ketagihan.
"Sayang..." Sang istri memanggil.
"Ayo sayang aku sudah siap..." Sang suami bersemangat.
"Apanya yang siap... jika kamu tidak membeli lagi nasi goreng sebelumnya, malam ini kamu tidur di luar..." Sang istri berteriak marah.
"Bang..." Suara pintu tertutup dengan keras.
Sang suami tidak berdaya, pergi menuju rumah makan nasi goreng ketagihan, sambil mengutuk di dalam hati.
Saat melihat antrian panjang didepan rumah makan nasi goreng ketagihan Sang suami ingin menangis tanpa air mata.
Mengapa sebelumnya aku memesan nasi goreng ketagihan, jika akhirnya malam ini aku tidur di luar...
Bersambung...
*Karena banyak yang mengancam author jika Lisin berakhir pada episode 100 author hanya biasa melanjutkan perjalanan Lisin.
__ADS_1
*Mampir juga Novel baru author yang berjudul "SISTEM KERUGIAN dengan skill ONE PUNCH MAN"
*Terimakasih.