
Mode bloody hanyalah tranformasi iblis, itu bukan iblis sesungguhnya namun memiliki ketahan tubuh yang luar biasa bahkan peluru tidak dapat menggores kulitnya.
"Hahaha..."
Lisin dan Rong Yue melihat kearah Song Han yang sedang tertawa gila.
"Kekuatan yang luar biasa, Ini sepuluh kali lebih kuat dari kekuatanku yang sebelumnya..." Song Han berkata dengan nada menggema.
Penampilan Song Han tidak dapat lagi di katakan sebagai manusia, tubuhnya di kuasai oleh aura negatif yang sangat menakutkan.
Rong Yue dapat melihat penampilan Song Han yang memiliki warna kulit sedikit merah, Tidak hanya itu giginya juga tumbuh taring. pupil matanya juga berwarna merah dan sedikit tumbuh cakar yang memanjang.
"Dia... Dia... Apa yang sedang terjadi dengannya? Apakah dia sedang syuting film?..."
Rong Yue tidak peduli lagi dengan tangan Lisin yang meremas semangka miliknya. Saat ini dia tampak ngeri saat melihat Song Han berada dalam mode bloody.
"Kamu melihatnya?... Jika bukan karena kamu aku bisa menghentikannya dari menggunakan Serum bloody..."
Kata Lisin dengan kesal. Jika Lisin belum bertemu dengan James dirinya bisa melakukan tindakan ceroboh. Sekarang dia tidak akan melakukan kesalahan lagi. Cukup sekali karena kedatangan Rong Yue.
"Serum bloody?!..."
Rong Yue sedikit memahami jika Penjahatnya bukan Lisin. Melainkan pemilik kediaman yang ada di kaki gunung Jiajiao.
"Maaf..."
Rong Yue kemudian ingat jika dirinya dilarang mendekati kediaman Song Han. Dan dia akhirnya memahami jika Song Han adalah orang yang berbahaya. Walaupun dia tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, setidaknya dia memahami siapa yang jahat siapa yang tidak.
"Lupakan saja, Aku datang untuk menyelamatkan istriku. Dia diculik Song Han. Untuk itu aku datang terburu - buru. Apakah kamu pikir aku kebut - kebutaan tanpa alasan..."
"Maaf..."
"Jika sebenarnya kamu tidak datang, situasi ini tidak akan terjadi..."
"Maaf..."
"Sekarang bukan saja aku belum menyelamatkan istriku, tetapi harus berhadapan dengannya yang berada dalam mode bloody..."
"Maaf..."
"Mereka - mereka ini lebih buruk dari penjahat. Mereka memiliki kekuatan dan juga melakukan lebih dari sebuah kejahatan..."
"Maaf..."
"Apakah kamu hanya bisa meminta maaf..."
Lisin mengeluarkan semua unek - uneknya. Dia sangat kesal terhadap polisi wanita yang menyusahkan ini.
Rong Yue menggigit bibirnya. dia belum pernah meminta maaf berulang kali seperti ini. Walaupun dia kesal namun dia sangat menyadari akan kesalahan dirinya.
Sekarang Rong Yue melihat Lisin dengan tatapan lain, Walaupun kebencian sebelumnya masih tetap tertinggal. Namun secara bertahap dia mengabaikan kebencian tersebut.
Dia akhirnya menyadari, Pria yang mengambil ciuman pertamanya. Juga yang dia anggap sebagai penjahat kelamin karena dua kali tertangkap basah mengunjungi tempat prostitusi. Sekarang dia mengagumi Lisin karena seorang diri mendatangi tempat Song Han hanya untuk menemukan istrinya.
__ADS_1
Baiklah aku tidak akan kalah.
"Tuan Li, Kamu bisa menyelamatkan Nona Zhang. Sebagai Polisi aku akan menangani Song Han yang mengerikan ini..."
Jika itu wanita lainnya, pasti akan ketakutan saat melihat Song Han dalam mode bloody yang terlihat jauh mengerikan. Namun tidak untuk Rong Yue yang hampir setiap hari berurusan dengan kekerasan. bahkan dia sendiri cukup sering melihat mayat secara langsung.
Apa!
Ingin menangani Song Han yang dalam mode bloody seorang diri! Apakah Lisin tidak salah dengar?
James yang awalnya hanya manusia biasa bisa membuat Lisin kewalahan, bagaimana dengan Rong Yue yang biasanya berurusan dengan penjahat lokal seperti preman pasar.
Lisin ingin menghentikan Rong Yue dan mengatakan jika lawannya bukan kaleng - kaleng. Jika Rong Yue mendapatkan satu pukulan saja pasti akan berakhir dengan kematian.
Sayangnya Lisin terlambat menghentikan Rong Yue yang bertekad untuk menyelesaikan Song Han seorang diri.
Sepertinya memberi tahunya tidak akan membuat Rong Yue percaya, dan mungkin membiarkan dia mengalaminya sendiri adalah hal yang benar.
"Dor..."
"Dor..."
"Dor..."
Rong Yue mengangkat pistolnya dengan satu tangan kanan di atas, sedangkan satu tangan kiri menyanggahnya.
"Tidak mungkin..."
Rong Yue yang kehabisan peluru langsung melakukan Reload secepat mungkin. Dia sangat terkejut, Karena Song Han tidak terluka sama sekali. Sekarang peluru tembakan seperti gigitan nyamuk bagi Song Han.
Mendapatkan beberapa tembakan membuat Song Han merasa gatal. Dia sekarang melihat Rong Yue sambil berkata. "Sebenarnya aku akan akan melepaskan mu karena membantuku sebelumnya. Sayang sekali karena kamu menembak ku maka, aku putuskan juga kamu sebagai musuh..."
Song Han melesat sangat cepat kearahnya, Dia akan membunuh Rong Yue lebih awal kemudian membunuh Lisin. pada kesempatan berikutnya.
"Whoosssss..."
"Hahaha, Jangan khawatir di kehidupan selanjutnya, jangan melakukan kesalahan yang sama..."
Song Han menggunakan kedua cakar pada masing - masing tangannya saat menerkam kearah Rong Yue. Saat dia menyeringai akan terlihat sangat menyeramkan.
"Dor..."
"Dor..."
"Dor..."
Rong Yue menggerakkan kedua tangannya dengan panik, berharap tembakannya dapat membunuhnya. Namun dia terlalu percaya diri. Tidak satupun dari peluru yang dia miliki dapat menembus kulit Song Han.
Rong Yue akhirnya menyadari jika kematian akan menghampirinya. Dia hanya bisa menutup matanya dan berharap jika setelah dia membuka mata dia akan berada di kamarnya dan terbangun dari mimpi buruknya.
Sayangnya itu bukan mimpi buruk, melainkan kondisi yang sebenarnya. Dan dia akan mati dalam sayatan dua cakar yang mematikan.
"Duar..."
Song Han yang sangat yakin jika dia akan membelah Rong Yue menjadi beberapa bagian, hanya membela dinding yang ada di belakang Rong Yue.
__ADS_1
Dinding kokoh tersebut langsung hancur seketika. dan mengubur dirinya sendiri di dalam puing - puing dinding yang hancur.
Rong Yue yang siap mati, menemukan sesuatu yang aneh. Bukannya dia akan mati! mengapa tidak merasakan sakit sama sekali. Ketika dia membuka kedua matanya lagi. dia melihat wajah Lisin yang begitu dekat.
"Terima kasih..."
Saat ini Rong Yue berada dalam gendongan kedua tangan Lisin.
"Apakah kamu tidak ingin turun? kamu itu berat sekali..."
Kata - kata berat untuk seorang wanita adalah penghinaan besar. Walaupun Rong Yue cukup tomboi dan kurang memperhatikan tubuhnya sendiri. namun dia tetaplah seorang wanita.
Mendengar kata berat membuat Rong Yue kesal. Apakah dirinya gendut! Sehingga di katakan berat.
Tentunya Lisin hanya bercanda agar Rong Yue tidak terlalu ketakutan. Saat sebelum Cakar - cakar Song Han mengenai Rong Yue. Lisin dengan kecepatan supernya menangkap Rong Yue dan menjauh dari titik tempatnya berdiri.
Rong Yue turun dari gendongan kedua tangan Lisin dengan tidak puas. Dia mencibir secara langsung, "Mengendong saja tidak kuat. Dasar lelaki lemah. Kamu pasti terlalu banyak bermain sabun, bagaimana kamu menyenangkan Nona Zhang. Pasti tidak sampai Lima menit..."
Apa!
Lisin sangat tidak terima dengan yang satu ini. dia tidak masalah dihina miskin atau yang lainnya. Asalkan jangan menghina Joni agung. Dia sangat membanggakan rekor Joni Agung, namun wanita cantik ini menghinanya. Bagaimana dia tidak kesal.
Sebagai penjahat kelamin, jelas Lisin sangat mengandalkan Joni agung. Sekarang karena dia dihina maka harus memberikan pembalasan.
"Mengapa kamu bisa begitu yakin dengan penilaian mu. Mengapa kita tidak pergi ke hotel setelah ini dan membuktikan apakah aku Lima menit atau tidak..." Saran Lisin dengan kesal.
"Siapa takut..."
Lisin menyeringai, sepertinya korban lain telah datang dan menawarkan dirinya sendiri. Sepertinya kekesalan Lisin terhadap Rong Yue harus di balas dengan tubuhnya.
"Aaaarrrgggghhh..."
Song Han melolong saat melihat Lisin dan Rong Yue. Jelas dia mendengarkan pembicaraan keduanya. Mengapa kalian berdua merencanakan pergi ke hotel disaat dirinya tertimpa puing - puing dinding.
"Apakah kalian pikir bisa pergi dari sini hidup - hidup?..."
Song Han meraung, dengan kesal, kedua matanya semerah darah. Rong Yue yang biasanya tenang menjadi ketakutan.
"Aku pikir kamu sudah mati, sayang sekali kamu masih hidup..." Tatapan Lisin menjadi serius.
"Rong Yue, Aku membutuhkan bantuan mu... Ini adalah kertas jimat, dan kamu hanya perlu meletakkan kepada mayat - mayat yang tergeletak. Kemudian evakuasi semua orang yang ada di sekitar sini..."
"Aku mengerti..."
Dengan iming - iming pergi ke hotel, Rong Yue langsung menyanggupinya. Dia tidak tahu kegunaan kertas jimat. dia hanya bisa yakin terhadap Lisin.
"Rong Yue juga, evakuasi Zhang Fei yang ada di dalam. pastikan semua bawahan Song Han menjauhi tempat ini..."
"Oke..."
Berdasarkan pengalamannya saat melawan James. Lisin harus menyingkirkan semua mayat dan kehidupan lain yang ada di sekitar Song Han. karena mereka semua adalah sumber kekuatan Mode bloody.
Selama Song Han tidak mengkonsumsi darah atau esensi kehidupan, dia akan rapuh dengan sendirinya. dan Lisin akan mengalahkannya dengan mudah.
Bersambung...
__ADS_1